Jesya
https://stiealwashliyahsibolga.ac.id/jurnal/index.php/jesya
<p>Jesya (Jurnal Ekonomi dan Ekonomi Syariah) adalah kumpulan karya ilmiah tentang ekonomi dengan ruang lingkup antara lain : 1. Ekonomi Syariah 2. Ekonomi Makro 3. Ekonomi Pembangunan 4. Perbankan 5. keuangan dan Pasar Modal 6. Ekonomi International 7. Perdagangan dan Ekonomi International 8. Ekonomi Keuangan Berbasis Syariah. 9 dan lain lain</p> <p>Jurnal Jesya dikelola Oleh LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Al-Washliyah Sibolga </p> <p><strong>Prosedur Submit Paper<br></strong>Para Periset / Penulis yang akan submit di jurnal Jesya diwajibkan untuk mengikuti ketentuan berikut:<br>1. Naskah sudah disesuaikan dengan <a href="https://drive.google.com/file/d/1oTAKDS5x7d22HiNQNUuTCU-RZX2fsNuu/view">template<br></a>2. Mengirimkan hasil plagiarism check yang dapat diunggah di <strong>form discussion pada OJS</strong><a href="https://drive.google.com/file/d/1oTAKDS5x7d22HiNQNUuTCU-RZX2fsNuu/view"><br></a>3. Mengikuti durasi peer review paling lama 30 hari setelah submit<br>4. Tidak melakukan double submission di jurnal yang lain sebelum ada keputusan dari editor<br>5. Mencantumkan alamat email saat mengisi form author dengan baik dan benar. hal ini perlu untuk menghindari komunikasi yang komprehensif</p> <p> <strong>Untuk Menghindari informasi yang tidak sesuai dan personal yang tidak bertanggung jawab, mohon hanya menghubungi <a href="https://stiealwashliyahsibolga.ac.id/jurnal/index.php/jesya/about/contact">Kontak Person </a>yang hanya terdaftar pada website kami</strong></p> <div id="gtx-trans" style="position: absolute; left: -6px; top: -12px;"> </div>LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Al-Washliyah Sibolgaen-USJesya2614-3259Peran Emosi dan FOMO Dalam memediasi Limited Time Offer terhadap Keputusan Pembelian
https://stiealwashliyahsibolga.ac.id/jurnal/index.php/jesya/article/view/2781
<p>Industri kosmetik terus tumbuh dan persaingan di dalamnya semakin sulit diabaikan. Setiap merek berlomba mempertahankan pangsa pasarnya, dan strategi promosi menjadi salah satu senjata utama yang terus diasah. Di antara berbagai pendekatan yang ada, promosi <em>limited time offer </em>adalah yang paling sering dipilih pemasar untuk mendorong konsumen segera mengambil keputusan pembelian. Strategi ini secara sengaja dirancang untuk memicu respons psikologis konsumen, khususnya dalam bentuk peningkatan gairah emosi dan munculnya perasaan <em>fear of missing out</em>. Penelitian ini menguji peran emosi dan <em>fear of missing out</em> sebagai mediator dalam hubungan antara promosi <em>limited time offer</em> dan keputusan pembelian produk kecantikan di kalangan konsumen muda Kota Bandung. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan structural equation modeling, yang memungkinkan pengujian validitas alat ukur dan hipotesis dilakukan dalam satu kerangka analisis yang terintegrasi. Hasil menunjukkan bahwa <em>limited time offer</em> berpengaruh positif dan signifikan secara langsung terhadap emosi, <em>fear of missing out</em>, sekaligus keputusan pembelian. Di sisi lain, emosi dan <em>fear of missing out</em> tidak terbukti berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian ketika diposisikan sebagai mediator. Temuan ini mengindikasikan bahwa <em>limited time offer</em> bekerja langsung pada keputusan pembelian, emosi dan <em>fear of missing out</em> ikut terstimulasi, tapi tidak menjadi jembatan yang menghubungkan keduanya. Kesimpulan akhir menegaskan bahwa konsumen masa kini memiliki mekanisme kontrol diri yang sangat rasional pada tahap akhir transaksi. Pembelian murni didasarkan pada penilaian logis atas keuntungan ekonomis dari promosi, bukan karena desakan emosional semata.</p>Yessa WinardiRahmat HidayatLeni Cahyani
##submission.copyrightStatement##
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0
2026-05-282026-05-289259861210.36778/jesya.v9i2.2781Pengaruh User-Generated Content terhadap Pembentukan Brand Awareness Telkom University di Era Digital
https://stiealwashliyahsibolga.ac.id/jurnal/index.php/jesya/article/view/2780
<p>Dunia pendidikan saat ini mengalami pergeseran signifikan akibat intervensi internet, yang secara langsung mengubah pola komunikasi digital serta memperbarui strategi dalam membangun citra merek via optimalisasi media sosial. Fenomena ini memicu lahirnya konten buatan pengguna sebagai saluran komunikasi digital yang digerakkan oleh kontribusi sukarela khalayak. Tujuan utama riset ini ialah mendeteksi pengaruh konten buatan pengguna dalam membentuk kesadaran merek Telkom University melalui akun media sosial yang dikelola mahasiswa Telkom University. Pendekatan kuantitatif dengan metode eksplanatif-deskriptif diterapkan dalam studi ini, melibatkan partisipasi sebanyak 106 responden dari kalangan pengikut akun media sosial yang dikelola mahasiswa Telkom University menggunakan teknik probability sampling. Proses pengolahan data primer dilakukan menggunakan perangkat lunak statistik dengan rangkaian pengujian yang mencakup validitas, reliabilitas, statistik deskriptif, pendekatan regresi linear sederhana, uji-t, serta penentuan koefisien determinasi. Berdasarkan hasil analisis, tingkat keterlibatan konten buatan pengguna tergolong tinggi, yakni 79,31%, sejalan dengan capaian kesadaran merek yang juga berada di angka 80,18%. Melalui verifikasi hipotesis, ditemukan bukti bahwa konten buatan pengguna berkolaborasi positif dan signifikan dalam memengaruhi kesadaran merek Telkom University dengan nilai signifikansi 0,000 dan nilai koefisien determinasi mencapai 52,9%. Temuan ini menunjukkan bahwa keterlibatan digital audiens bukan sekadar pendukung, melainkan aset utama bagi perguruan tinggi. Pihak universitas perlu mengadopsi model komunikasi yang lebih interaktif dan partisipatif agar citra merek tetap terjaga dan selalu relevan dengan ekspektasi publik di masa depan.</p>Dzaky Aly RamdhaniRahmat HidayatAstri Wulandari
##submission.copyrightStatement##
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0
2026-05-282026-05-289261362710.36778/jesya.v9i2.2780PERAN MODERASI NILAI TUKAR DALAM HUBUNGAN KEPUTUSAN INVESTASI DAN KEPUTUSAN PENDANAAN TERHADAP NILAI PERUSAHAAN PADA SEKTOR PERBANKAN INDONESIA
https://stiealwashliyahsibolga.ac.id/jurnal/index.php/jesya/article/view/2745
<p>Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh keputusan investasi dan keputusan pendanaan terhadap nilai perusahaan serta menguji peran nilai tukar sebagai variabel moderasi pada perusahaan sub-sektor perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2019–2024. Research gap penelitian ini terletak pada masih terbatasnya kajian yang menempatkan nilai tukar sebagai faktor kontinjensi dalam hubungan keputusan keuangan dan nilai perusahaan, khususnya pada sektor perbankan di tengah pandemi, pemulihan ekonomi, dan ketidakpastian makroekonomi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder laporan keuangan tahunan. Sampel terdiri atas 27 perusahaan perbankan yang dipilih melalui purposive sampling sehingga diperoleh 162 observasi. Analisis dilakukan menggunakan regresi linier berganda dan Moderated Regression Analysis (MRA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa keputusan investasi dan keputusan pendanaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan dengan koefisien masing-masing 0,578 (p=0,000) dan 0,381 (p=0,001). Nilai koefisien determinasi sebesar 0,445 menunjukkan model mampu menjelaskan 44,5% variasi nilai perusahaan. Namun, nilai tukar tidak mampu memoderasi pengaruh keputusan investasi (p=0,531) maupun keputusan pendanaan (p=0,117) terhadap nilai perusahaan. Temuan ini menunjukkan bahwa nilai perusahaan perbankan lebih dipengaruhi oleh keputusan keuangan internal dibandingkan fluktuasi nilai tukar. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan literatur manajemen keuangan dengan menunjukkan bahwa nilai tukar belum menjadi faktor kontinjensi utama dalam hubungan keputusan keuangan dan nilai perusahaan pada sektor perbankan Indonesia.</p>Ardhan Ardiansyah KawakibiSumiati SumiatiRita Indah Mustikowati
##submission.copyrightStatement##
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0
2026-05-182026-05-189262864610.36778/jesya.v9i2.2745Maqashid al-Sharia-Based Accountability in ZIS Accounting Practices: Evidence from BMH Bangkalan
https://stiealwashliyahsibolga.ac.id/jurnal/index.php/jesya/article/view/2718
<p>Zakat, infaq, and sadaqah (ZIS) institutions are required to demonstrate accountability not only through financial reporting compliance but also through the realization of Islamic social objectives. However, previous studies have largely emphasized technical compliance with PSAK 109, while the integration of maqashid al-sharia as an accountability framework in ZIS accounting remains underexplored, particularly in local zakat institutions. This study aims to analyze the role of maqashid al-sharia as a basis for accountability in ZIS accounting practices at Baitul Maal Hidayatullah Bangkalan. A descriptive qualitative approach was employed through in-depth interviews, participatory observation, and documentation of financial reports and institutional activities. The findings show that maqashid al-sharia strengthens ZIS accountability by linking financial reporting, transparency, fund distribution, and social programs to the objectives of preserving religion, life, intellect, lineage, and wealth. The institution’s accounting practices are supported by PSAK 109, while its accountability is reflected in educational, da’wah, social-humanitarian, health, and economic empowerment programs for beneficiaries. The novelty of this study lies in positioning maqashid al-sharia as an analytical accountability framework that extends beyond administrative compliance toward social impact and public trust. This study contributes theoretically to the development of maqashid-based Islamic accounting and practically to improving governance, transparency, and accountability in ZIS management institutions.</p>Fahrizal FahrizalAhmad MakhtumLuluk Hanifah
##submission.copyrightStatement##
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0
2026-05-132026-05-139264766010.36778/jesya.v9i2.2718Determinan Niat Penggunaan Dompet Digital Syariah pada Generasi Z dan Milenial di Jabodetabek.
https://stiealwashliyahsibolga.ac.id/jurnal/index.php/jesya/article/view/2713
<table width="574"> <tbody> <tr> <td width="472"> <p>Fenomena dominasi e-wallet konvensional di kalangan generasi muda menunjukkan bahwa kuatnya infrastruktur pengetahuan keuangan syariah belum otomatis terkonversi menjadi niat menggunakan dompet digital syariah. Penelitian ini menawarkan kontribusi baru dengan secara simultan mengintegrasikan Theory of Planned Behavior dan UTAUT2 yaitu literasi keuangan syariah dan influencer syariah diposisikan sebagai determinan sikap dan norma subjektif dalam membentuk niat, sedangkan habitual financial behavior diuji sebagai kebiasaan teknologi yang berpotensi menghambat atau memperkuat niat tersebut. Penelitian kuantitatif explanatory terhadap 80 responden Generasi Z dan Milenial pengguna e-wallet/paylater di Jabodetabek dianalisis menggunakan PLS-SEM dan menghasilkan nilai R² sebesar 0,633. Hasil menunjukkan bahwa literasi keuangan syariah dan influencer syariah berpengaruh positif signifikan terhadap niat, sedangkan habitual financial behavior berpengaruh negatif kecil dan tidak signifikan. Temuan ini menegaskan bahwa gap antara ketersediaan knowledge dan awareness dapat dipersempit bukan dengan menambah fitur teknologi, tetapi dengan mengarahkan ulang arsitektur literasi dan kampanye influencer syariah pada kanal yang paling dekat dengan kebiasaan digital generasi muda.</p> <p> </p> </td> </tr> </tbody> </table>Silva Andini YunizaRies Wulandari
##submission.copyrightStatement##
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0
2026-05-232026-05-239266167410.36778/jesya.v9i2.2713Determinan Minat Adopsi Layanan Keuangan Syariah pada Masyarakat Muslim di Jawa Barat
https://stiealwashliyahsibolga.ac.id/jurnal/index.php/jesya/article/view/2708
<table width="574"> <tbody> <tr> <td width="472"> <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh literasi keuangan syariah, pendapatan, gaya hidup, dan promosi terhadap minat masyarakat Muslim di Jawa Barat dalam menggunakan layanan keuangan syariah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Data primer diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada 200 responden masyarakat Muslim yang berdomisili di Jawa Barat. Teknik analisis data menggunakan Structural Equation Modeling–Partial Least Square (SEM-PLS) untuk menguji hubungan antarvariabel laten dalam model penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi keuangan syariah, gaya hidup, dan promosi berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat masyarakat dalam menggunakan layanan keuangan syariah. Sementara itu, pendapatan tidak berpengaruh signifikan terhadap minat menggunakan layanan keuangan syariah. Nilai R-square sebesar 0,527 menunjukkan bahwa literasi keuangan syariah, pendapatan, gaya hidup, dan promosi mampu menjelaskan 52,7% variasi minat masyarakat terhadap layanan keuangan syariah. Novelty penelitian ini terletak pada pengujian faktor literasi, ekonomi, gaya hidup, dan promosi dalam konteks masyarakat Muslim di Jawa Barat sebagai wilayah dengan potensi pasar syariah yang besar. Secara praktis, hasil penelitian ini memberikan rekomendasi bagi industri keuangan syariah untuk memperkuat literasi, promosi digital, dan pengembangan layanan yang sesuai dengan gaya hidup masyarakat Muslim modern.</p> </td> </tr> </tbody> </table> <p> </p>Aida ZuraidaIntan FaujiahCupian Cupian
##submission.copyrightStatement##
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0
2026-05-122026-05-129267568810.36778/jesya.v9i2.2708Analisis Konseptual melalui Bibliometric-Systematic Literature Review: Keberhasilan Redenominasi Rupiah dan Implikasinya terhadap Pertumbuhan Ekonomi Indonesia
https://stiealwashliyahsibolga.ac.id/jurnal/index.php/jesya/article/view/2689
<p>Rencana redenominasi rupiah dalam PMK Nomor 70 Tahun 2025 muncul di tengah tekanan nilai tukar, sementara kajian terdahulu masih terbatas pada studi parsial dan belum memetakan kondisi kritis keberhasilannya bagi Indonesia. Penelitian ini menggunakan <em>Bibliometric-Systematic Literature Review</em> (B-SLR) terhadap 27 artikel Scopus, dianalisis dengan VOSviewer melalui <em>keyword co-occurrence analysis</em> dan sintesis naratif tematik. Hasil penelitian mengidentifikasi empat kluster: <em>Redenomination Risk & Monetary Union Shock, Legal & Financial Contract Redenomination, Economic Impact, Growth & Policy, dan Policy Implementation & Public Perception</em>. Sintesis menunjukkan bahwa keberhasilan redenominasi bergantung pada kesiapan analitik-legislatif, sosialisasi tersegmentasi untuk mencegah <em>money illusion</em>, kesiapan ekosistem bisnis, dan manajemen biaya transisi. Kontribusi penelitian ini adalah menyusun kerangka konseptual keberhasilan redenominasi rupiah yang menghubungkan risiko kebijakan, perilaku publik, kesiapan institusional, dan pertumbuhan ekonomi. Keterbatasan penelitian terletak pada jumlah artikel yang terbatas dan penggunaan basis data Scopus, sehingga studi lanjutan perlu memperluas sumber data dan pengujian empiris.</p>Surya Tegar WidjiantoroAhda SegatiYusrizal Yusrizal
##submission.copyrightStatement##
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0
2026-05-062026-05-069268970910.36778/jesya.v9i2.2689Faktor-Faktor yang Memengaruhi Perilaku Kecurangan Akademik Mahasiswa Akuntansi dengan Menggunakan ChatGPT: Perspektif Fraud Hexagon Theory
https://stiealwashliyahsibolga.ac.id/jurnal/index.php/jesya/article/view/2658
<table width="574"> <tbody> <tr> <td width="472"> <p>Pesatnya perkembangan teknologi kecerdasan buatan, khususnya ChatGPT, tidak hanya mempermudah proses pembelajaran, tetapi juga meningkatkan potensi penyalahgunaan yang dapat memicu kecurangan akademik di kalangan mahasiswa. Kondisi ini menegaskan pentingnya kajian komprehensif untuk memahami faktor-faktor yang mendorong perilaku tersebut, terutama dalam konteks pendidikan tinggi yang semakin terdigitalisasi dan kompetitif. Berdasarkan hal tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi perilaku kecurangan akademik mahasiswa akuntansi dalam penggunaan ChatGPT berdasarkan perspektif teori fraud hexagon. Pendekatan kuantitatif digunakan dengan populasi mahasiswa akuntansi di perguruan tinggi di Kota Surabaya. Teknik purposive sampling diterapkan dengan kriteria mahasiswa dari program studi akuntansi terakreditasi A atau Baik serta telah menempuh mata kuliah Etika Bisnis dan Profesi, sehingga diperoleh 163 responden. Data yang digunakan merupakan data primer yang dianalisis menggunakan metode PLS-SEM dengan bantuan SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku kecurangan akademik dengan menggunakan ChatGPT dipengaruhi secara positif oleh tekanan, kesempatan, kemampuan, arogansi, dan kolusi, sedangkan rasionalisasi tidak berpengaruh. Penelitian ini berkontribusi dengan mengintegrasikan penggunaan ChatGPT sebagai konteks baru dalam pengujian teori fraud hexagon yang masih terbatas dalam studi sebelumnya. Temuan ini menegaskan relevansi teori fraud hexagon dalam menjelaskan kecurangan akademik di era digital serta pentingnya penguatan pengawasan, etika akademik, dan pemanfaatan teknologi secara bijak untuk menjaga integritas akademik secara berkelanjutan.</p> <p> </p> </td> </tr> </tbody> </table>Titiyoni Abdyan WuriSofie Yunida PutriDiah Hari Suryaningrum
##submission.copyrightStatement##
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0
2026-04-282026-04-289271072910.36778/jesya.v9i2.2658ANALYSIS OF THE APPLICATION OF MURABAHAH CONTRACT TO IB GOLD OWNERSHIP PRODUCTS AT KB BANK SYARIAH SURABAYA
https://stiealwashliyahsibolga.ac.id/jurnal/index.php/jesya/article/view/2652
<p>This study examines the implementation of the murabahah contract in the iB Gold Ownership product at KB Bank Syariah KCP Surabaya. The research is motivated by the gap between administrative sharia compliance and substantive sharia compliance in murabahah-based gold financing, particularly regarding asset ownership, margin transparency, risk allocation, and contract validity. This study uses a descriptive qualitative approach, with data collected through interviews, observation, and documentation involving bank officers and customers. The findings show that the product demonstrates strong administrative compliance through the use of murabahah, disclosure of price and margin, fixed installment terms, and the integration of rahn as collateral. However, substantive compliance still requires stronger evidence of gold ownership by the bank before the sale contract, clearer documentation of ownership transfer, and better customer understanding of the distinction between murabahah margin and conventional interest. The contribution of this study lies in its analytical distinction between administrative compliance and substantive sharia compliance, offering a more critical framework for evaluating murabahah-based gold financing practices in Islamic banking.</p>Afaf FitriatiMashudi MashudiTrischa Relanda Putra
##submission.copyrightStatement##
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0
2026-04-252026-04-259273074710.36778/jesya.v9i2.2652OPERATIONAL ANALYSIS OF ISLAMIC MARKETING MIX (9+1P): A QUALITATIVE NVIVO-BASED STUDY ON HAJJ SAVINGS IN ISLAMIC BANKING
https://stiealwashliyahsibolga.ac.id/jurnal/index.php/jesya/article/view/2651
<table width="558"> <tbody> <tr> <td width="456"> <p>This study addresses the limited operational explanation of the Islamic Marketing Mix 9+1P in Hajj savings products. Unlike previous studies that mainly examine its effect on customer satisfaction and loyalty, this study analyzes how sharia marketing values are practiced in daily banking services. Using a descriptive qualitative approach, data were collected through interviews, observation, and documentation, then analyzed through thematic coding with NVivo 14. The findings reveal that People, Process, and Pray are the most prominent elements in shaping customer trust and spiritual service value. This study contributes by positioning the 9+1P framework as an operational and spiritual service model for Islamic banking, especially in worship-oriented financial products.</p> <p> </p> </td> </tr> </tbody> </table> <table width="558"> <tbody> <tr> <td width="456"> <p> </p> </td> </tr> </tbody> </table>Maratus SolihahNasrulloh NasrullohTrischa Relanda Putra
##submission.copyrightStatement##
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0
2026-04-252026-04-259274876410.36778/jesya.v9i2.2651The Influence of Islamic Business Ethics, and Service Quality on Customer Satisfaction through Corporate Image
https://stiealwashliyahsibolga.ac.id/jurnal/index.php/jesya/article/view/2577
<p>The purpose of this study is to examine how customer satisfaction is affected directly by Islamic business ethics and service quality, as well as indirectly by both factors using corporate image as an intervening variable at the Al-Badar Syariah Hotel Makassar. The study employs a descriptive quantitative methodology, and the research sample consists of 200 respondents who completed a questionnaire that collected primary data. The Structural Equation Model (SEM), which combines outer and inner model analysis with hypothesis testing to investigate the relationship between variables simultaneously and thoroughly, is the data analysis method employed. The findings demonstrate that customer Satisfaction and Corporate image are positively and significantly impacted by Islamic business ethics. It has also been demonstrated that customer satisfaction and corporate image are significantly impacted by service quality. Additionally, consumer satisfaction is significantly impacted by the company's image. Another significant study supports the strategic function of Corporate image as an intervening variable by demonstrating that Islamic business ethics and service quality indirectly affect customer satisfaction through corporate image. The management of Hotel Al-Badar Makassar might utilize the study's findings as a guide when developing sharia-based service plans to enhance patron happiness and experience.</p>Ramlah RamlahAmiruddin KSudirman Sudirman
##submission.copyrightStatement##
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0
2026-06-012026-06-019276577410.36778/jesya.v9i2.2577The Effect of Gold Price and Integrated Marketing Communication: Determinants of Interest in Gold Installment Financing at BSI
https://stiealwashliyahsibolga.ac.id/jurnal/index.php/jesya/article/view/2580
<p>This research explores how the price of gold and Integrated Marketing Communication (IMC) influence customer interest in gold installment financing at PT Bank Syariah Indonesia (BSI). Gold installment financing serves as a Sharia-compliant investment option based on a murabahah contract, allowing customers to gradually obtain gold through fixed installment payments. The rising demand for gold as a safe haven asset underscores the significance of both economic and marketing elements in shaping customer choices. This study utilizes a quantitative explanatory approach and employs multiple linear regression analysis. Data were gathered via structured questionnaires distributed among BSI customers and were examined through validity and reliability assessments, classical assumption tests, and hypothesis testing methods. The results indicate that gold price and IMC positively and significantly affect customer interest. Moreover, IMC demonstrates a more dominant influence compared to gold price, indicating that effective and integrated marketing communication strategies play a critical role in enhancing customer awareness, trust, and understanding of gold installment products. These results suggest that while gold price reflects rational economic considerations, IMC functions as a strategic communication mechanism that strengthens customers’ behavioral intentions. This study provides theoretical contributions by integrating economic and marketing determinants within a single analytical framework and offers practical implications for Islamic banking institutions in developing adaptive pricing policies and more effective communication strategies to increase customer interest in gold installment financing.</p>Riris Tri MaulidaTri PujiatiTaufiqur Rahman
##submission.copyrightStatement##
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0
2026-06-012026-06-019277578910.36778/jesya.v9i2.2580PENGEMBANGAN SISTEM E-ASPIRASI BERBASIS WEB UNTUK MENINGKATKAN PARTISIPASI PUBLIK DALAM PELAYANAN PEMERINTAHAN KELURAHAN
https://stiealwashliyahsibolga.ac.id/jurnal/index.php/jesya/article/view/2591
<p>Partisipasi masyarakat merupakan unsur penting dalam mewujudkan pembangunan daerah yang transparan dan responsif. Namun, mekanisme penyampaian aspirasi masyarakat di Desa Kebon Jeruk masih dilakukan secara manual melalui kotak saran, surat tertulis, atau komunikasi langsung dengan pejabat desa. Kondisi ini menimbulkan sejumlah masalah, antara lain lambatnya proses verifikasi laporan, risiko hilangnya dokumen, serta keterbatasan transparansi terkait status tindak lanjut aspirasi yang diajukan. Tantangan-tantangan ini menunjukkan perlunya sistem informasi yang dapat meningkatkan efisiensi, ketertelusuran data, dan transparansi dalam pengelolaan aspirasi masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan mengevaluasi efektivitas aplikasi E-Aspirasi sebagai platform digital yang menghubungkan masyarakat dengan pemerintah desa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain Penelitian dan Pengembangan (R&D). Sistem tersebut dikembangkan menggunakan model Waterfall, yang mencakup analisis kebutuhan, perancangan sistem, implementasi, pengujian, dan pemeliharaan. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan kuesioner yang melibatkan pejabat desa dan anggota masyarakat. Fungsi sistem diuji menggunakan metode Black Box Testing, sedangkan analisis data dilakukan dengan statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem E-Aspirasi meningkatkan efisiensi dan transparansi administrasi. Waktu verifikasi laporan berkurang dari dua hingga empat hari menjadi sekitar satu hari, sehingga meningkatkan efisiensi sebesar 50–75%. Selain itu, fitur pemantauan dan respons secara real-time meningkatkan partisipasi masyarakat serta mendukung penerapan tata kelola yang baik di tingkat lokal.</p>Gelar Alam RamdhaniawanHendra Gunawan
##submission.copyrightStatement##
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0
2026-06-012026-06-019279080410.36778/jesya.v9i2.2591Mendorong Keputusan Investasi Mahasiswa: Peran Pengetahuan Investasi, Modal Minimal, dan Motivasi Berbasis Theory of Planned Behavior
https://stiealwashliyahsibolga.ac.id/jurnal/index.php/jesya/article/view/2603
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh pengetahuan investasi, Modal Minimal, dan Motivasi Investasi terhadap Keputusan Investasi di pasar modal pada mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sumatera Utara. Variabel independen yang digunakan dalam penelitian ini adalah pengetahuan investasi, Modal Minimal, dan Motivasi Investasi. Populasi penelitian ini berjumlah 598 orang mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sumatera Utara tahun 2017. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah <em>simple random sampling</em>, sehingga jumlah sampel dalam penelitian ini berjumlah 86 orang Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sumatera Utara. Teknik analisis menggunakan analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara parsial masing-masing variabel pengetahuan investasi, Modal Minimal, dan Motivasi Investasi.</p>Abdillah Arif NasutionMuhammad Rijal Balatif
##submission.copyrightStatement##
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0
2026-06-012026-06-019280581510.36778/jesya.v9i2.2603PENGARUH PRODUCT VARIETY DAN ONLINE CUSTOMER REVIEW TERHADAP PURCHASE INTENTION DENGAN SHOPPING ENJOYMENT SEBAGAI VARIABEL INTERVENING
https://stiealwashliyahsibolga.ac.id/jurnal/index.php/jesya/article/view/2588
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh <em>Product Variety</em> dan <em>Online Customer Review</em> terhadap <em>Purchase Intention</em> dengan <em>Shopping Enjoyment </em>sebagai variabel intervening. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian asosiatif dengan pendekatan kuantitatif. Pengambilan sampel dilakukan menggunakan metode <em>non-probability sampling</em> melalui <em>purposive sampling</em> dengan jumlah 156 responden, yang mencakup Generasi Z berusia 13–28 tahun yang berdomisili di Surabaya, aktif menggunakan aplikasi Shopee, serta mengetahui atau pernah melihat produk Hanasui. Data diperoleh melalui penyebaran kuesioner secara daring dan dianalisis menggunakan metode <em>Partial Least Squares–Structural Equation Modeling</em> (PLS-SEM) dengan bantuan perangkat lunak SmartPLS 4.0. Hasil penelitian menunjukkan : (1) <em>Product Variety</em> berpengaruh positif dan signifikan terhadap <em>Purchase Intention</em> dengan <em>path coefficients</em> 0,300, <em>t-statistic</em> 3,851, dan <em>p-value</em> 0,000; (2) <em>Online Customer Review</em> berpengaruh positif dan signifikan terhadap <em>Purchase Intention</em> dengan <em>path coefficients</em> 0,275, <em>t-statistic</em> 3,897, dan <em>p-value</em> 0,000; (3) <em>Product Variety</em> berpengaruh positif dan signifikan terhadap <em>Shopping Enjoyment</em> dengan <em>path coefficients</em> 0,598, <em>t-statistic</em> 14,243, dan <em>p-value</em> 0,000; (4) <em>Online Customer Review</em> berpengaruh positif dan signifikan terhadap <em>Shopping Enjoyment</em> dengan <em>path coefficients</em> 0,419, <em>t-statistic</em> 8,388, dan <em>p-value</em> 0,000; (5) <em>Shopping Enjoyment</em> berpengaruh positif dan signifikan terhadap <em>Purchase Intention</em> dengan <em>path coefficients</em> 0,348, <em>t-statistic</em> 4,135, dan <em>p-value</em> 0,000; (6) <em>Shopping Enjoyment</em> mampu memediasi secara positif dan signifikan pengaruh <em>Product Variety</em> terhadap <em>Purchase Intention</em> dengan nilai <em>indirect effect</em> 0,208, <em>t-statistic</em> 3,895, dan <em>p-value</em> 0,000; serta (7) <em>Shopping Enjoyment</em> mampu memediasi secara positif dan signifikan pengaruh <em>Online Customer Review</em> terhadap <em>Purchase Intention</em> dengan nilai <em>indirect effect</em> 0,146, <em>t-statistic</em> 3,539, dan <em>p-value</em> 0,000.</p>Intan Dwi CahyaniAcep Samsudin
##submission.copyrightStatement##
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0
2026-06-012026-06-019281683010.36778/jesya.v9i2.2588Peran Pengetahuan Investasi, Persepsi Risiko, dan Modal dalam Meningkatkan Minat Investasi Mahasiswa
https://stiealwashliyahsibolga.ac.id/jurnal/index.php/jesya/article/view/2602
<p>Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat bagaimana pengetahuan investasi, persepsi risiko, dan modal investasi berdampak pada minat investasi mahasiswa. Salah satu variabel pengetahuan investasi adalah pengetahuan individu tentang instrumen, risiko, dan mekanisme pasar keuangan. Salah satu variabel pengetahuan investasi adalah persepsi risiko, yang merupakan penilaian subjektif terhadap ketidakpastian dan potensi kerugian dalam investasi. Modal investasi adalah sumber daya finansial yang tersedia untuk investasi. Teori rencana tindakan dan teori prospek adalah beberapa teori yang digunakan. Penelitian ini dilakukan pada tahun 2017 pada 598 mahasiswa FEB Universitas Sumatera Utara. Penelitian ini mengambil sampel acak sederhana dari 86 mahasiswa dari FEB Universitas Sumatera Utara. Analisis regresi linear berganda digunakan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengetahuan investasi, persepsi risiko, dan modal investasi secara parsial berdampak positif dan signifikan terhadap minat investasi. Dengan memperkuat bukti nyata bahwa pengetahuan investasi, persepsi risiko, dan modal secara signifikan memengaruhi minat investasi, penelitian ini memberikan kontribusi akademik. Selain itu, penelitian ini memberikan panduan praktis bagi mahasiswa dan lembaga keuangan dalam merancang program edukasi dan pemberdayaan finansial. Oleh karena itu, penelitian ini tidak hanya memberikan penjelasan tentang faktor-faktor yang memengaruhi minat investasi, tetapi juga menekankan betapa pentingnya strategi pengembangan literasi dan kesiapan modal untuk membantu orang membuat keputusan investasi yang bijak.</p>Abdillah Arif NasutionAulia Arif NasutionSafrizal Fazli TariganMuhammad Rijal Balatif
##submission.copyrightStatement##
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0
2026-06-012026-06-019283184110.36778/jesya.v9i2.2602Influence Orientation Entrepreneurship and Innovation on MSME Performance with Superiority Compete Sustainable as Variables Mediation
https://stiealwashliyahsibolga.ac.id/jurnal/index.php/jesya/article/view/2742
<p>This study examines how entrepreneurial orientation and innovation affect MSME performance through sustainable competitive advantage among MSMEs registered in the SMESCO ecosystem. The research responds to inconsistent empirical findings on whether entrepreneurial orientation and innovation improve performance directly or through competitive mechanisms. Its novelty lies in testing an integrative SMESCO-based model that positions sustainable competitive advantage as a mediator in a structured SEM-PLS framework. A quantitative explanatory design was applied using a survey of 100 MSME owners and managers selected through purposive quota sampling. Data were collected using a five-point Likert questionnaire and analyzed with SmartPLS 4. The results show that entrepreneurial orientation has a positive and significant effect on performance. Innovation also has a positive and significant effect on performance and sustainable competitive advantage. Sustainable competitive advantage positively affects performance, but it does not significantly mediate the effect of entrepreneurial orientation and innovation on performance. These findings indicate that innovation is the most important driver for strengthening MSME outcomes, while long-term competitiveness requires more structured product differentiation, brand development, quality consistency, and customer retention strategies. Practically, SMESCO-assisted MSMEs need to convert innovative activities into measurable market value and sustainable strategic positioning.</p>Muhammad IqbalRina Yuliastuty Asmara
##submission.copyrightStatement##
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0
2026-06-012026-06-019284285710.36778/jesya.v9i2.2742Determinan Kemiskinan Sektor Pertanian pada Provinsi Termiskin Indonesia dalam Perspektif Panel Dinamis
https://stiealwashliyahsibolga.ac.id/jurnal/index.php/jesya/article/view/2665
<p>Kemiskinan agraris di Indonesia tetap bersifat struktural dan persisten, khususnya di provinsi-provinsi yang ditandai oleh ketimpangan mendalam, dominasi pertanian subsisten, dan lemahnya integrasi pasar. Penelitian ini bertujuan menganalisis determinan kemiskinan sektor pertanian pada sepuluh provinsi termiskin di Indonesia selama periode 2019–2024, dengan fokus pada peran kausal Nilai Tukar Petani (NTP), produktivitas lahan, luas panen, modal manusia yang diproksikan melalui rata-rata lama sekolah, serta akses pembiayaan yang diukur melalui penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR). Dengan menggunakan pendekatan panel dinamis melalui System Generalized Method of Moments (System GMM) untuk mengoreksi endogenitas dan dependensi lag, analisis menghasilkan tiga temuan utama. Pertama, kemiskinan agraris menunjukkan persistensi dinamis yang kuat, mengonfirmasi keberadaan ekuilibrium kemiskinan yang bersifat self-reinforcing dan tidak dapat diatasi oleh intervensi sektoral jangka pendek. Kedua, NTP merupakan satu-satunya variabel yang berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kemiskinan, menegaskan bahwa perbaikan terms of trade petani—bukan perluasan produksi fisik—adalah mekanisme kausal dominan. Ketiga, luas panen menghasilkan pengaruh positif dan sangat signifikan terhadap kemiskinan, mencerminkan paradoks subsistence expansion di mana ekspansi pertanian di wilayah yang terpinggirkan secara struktural merupakan sinyal distress ekonomi, bukan kemakmuran. Pendidikan, produktivitas lahan, dan KUR menunjukkan arah pengaruh yang konsisten dengan teori namun tidak signifikan secara statistis, mengindikasikan kegagalan ekosistem pasar dan keterbatasan kapasitas absorpsi kredit. Temuan ini menantang paradigma kebijakan berbasis ekspansi produksi dan menegaskan urgensi reorientasi strategi pembangunan pertanian menuju penguatan posisi tawar petani, pembangunan infrastruktur pasar, dan reformasi desain program kredit subsidi</p>Orisa AmandaSucihatiningsih Dian Wisika Prajanti
##submission.copyrightStatement##
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0
2026-06-012026-06-019285887310.36778/jesya.v9i2.2665Jumlah Penduduk Sebagai Pemoderasi Pengaruh Kemandirian Keuangan, PDRB DAN Level Of Capital Outlay Terhadap Efesiensi Keuangan Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Barat dan Jawa TengahTahun Anggaran 2016-2020
https://stiealwashliyahsibolga.ac.id/jurnal/index.php/jesya/article/view/2612
<p>Riset ini dilaksanakan dengan tujuan menganalisis dampak dari Kemandirian Keuangan, Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), serta <em>Level of Capital Outlay</em> (LCO) terhadap tingkat efisiensi finansial pada pemerintah daerah. Lebih lanjut, studi ini juga menguji kapasitas jumlah penduduk sebagai variabel pemoderasi dalam interaksi tersebut. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan memanfaatkan data sekunder periode 2016–2020 yang bersumber dari laporan keuangan daerah, DJPK, dan BPS. Sebanyak 62 sampel dari populasi kabupaten/kota di Provinsi Jawa Barat dan Jawa Tengah (periode amatan 2016-2020) diekstraksi melalui metode sensus dengan memanfaatkan data sekunder dari BPS, DJPK, serta laporan keuangan terkait. Data dianalisis menggunakan teknik regresi linear berganda serta <em>Moderated Regression Analysis</em> (MRA) untuk menguji efek moderasi. Hasil analisis menunjukkan bahwa secara simultan, seluruh variabel independen beserta variabel moderasi memiliki pengaruh signifikan terhadap efisiensi keuangan daerah. Namun, hasil uji parsial menunjukkan temuan yang berbeda: kemandirian keuangan, PDRB, dan LCO tidak berpengaruh signifikan terhadap tingkat efisiensi. Selain itu, variabel jumlah penduduk terbukti gagal menjalankan perannya sebagai moderasi karena tidak mampu memengaruhi kaitan antara variabel independen terhadap efisiensi keuangan. Temuan ini mengindikasikan bahwa kapasitas ekonomi makro dan struktur belanja modal belum mampu menjadi determinan utama dalam menjelaskan variasi efisiensi keuangan daerah di lokasi penelitian. Hal ini memberikan sinyal bagi pemerintah daerah untuk mengevaluasi kembali efektivitas pengelolaan anggaran di luar faktor-faktor tersebut. Bagi peneliti selanjutnya, disarankan untuk mengeksplorasi variabel lain yang lebih teknis guna memberikan kontribusi yang lebih mendalam bagi ilmu pengetahuan dan kebijakan manajerial publik.</p>Victorinus LaoliTry Edi SuwarnoRiyadatu MuthmainnahHamonangan Siallagan
##submission.copyrightStatement##
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0
2026-06-012026-06-019287488410.36778/jesya.v9i2.2612Macroeconomic Drivers of ROA in Indonesian Islamic Commercial Banks: A Time Series Analysis (2019-2024)
https://stiealwashliyahsibolga.ac.id/jurnal/index.php/jesya/article/view/2695
<p>This study examines the impact of the BI Rate, inflation, and the rupiah exchange rate on the profitability of Islamic Commercial Banks in Indonesia during 2019–2024. Previous studies on Islamic bank profitability have produced inconsistent findings due to differences in research periods, data structures, and analytical approaches. Most prior studies relied on annual or panel data, limiting their ability to capture short-run macroeconomic dynamics during the post-pandemic recovery period and monetary policy tightening. This study addresses these gaps by employing monthly time-series data and the Error Correction Model (ECM) framework to analyze both short-run and long-run relationships within the Monetary Transmission Mechanism (MTM) perspective. Secondary data were obtained from Bank Indonesia, the Financial Services Authority (OJK), and Statistics Indonesia (BPS), comprising 72 monthly observations from January 2019 to December 2024. The findings reveal that, in the long run, the BI Rate negatively and significantly affects Return on Assets (ROA), while inflation and the exchange rate positively and significantly influence profitability. In the short run, macroeconomic variables do not significantly affect ROA, indicating that Islamic bank profitability is relatively resilient to temporary macroeconomic shocks. However, the significant Error Correction Term (ECT) confirms the existence of a long-run adjustment mechanism toward equilibrium. This study aims to fill the gap in knowledge about banking and provide new perspectives for policymakers, especially central banks, managers, and stakeholders. By focusing on macroeconomic factors that influence profitability.</p>Anggun Milania Vio MKhusnudin Khusnudin
##submission.copyrightStatement##
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0
2026-06-012026-06-019288589910.36778/jesya.v9i2.2695Pengaruh Green Finance dan ESG Disclosure terhadap Nilai Perusahaan dengan Profitabilitas sebagai Variabel Mediasi: Pendekatan PLS-SEM pada Perusahaan Non-Keuangan yang Terdaftar di BEI
https://stiealwashliyahsibolga.ac.id/jurnal/index.php/jesya/article/view/2596
<p>Melemahnya kinerja sektor rill berdampak pada penurunan nilai perusahaan non-keuangan di Indonesia, yang tercermin dari rata-rata rasio nilai pasar terhadap nilai aset yang terus menurun dari 1,9214 pada tahun 2021 menjadi 1,6009 pada tahun 2024. Inkonsistensi temuan penelitian terdahulu mengenai pengaruh <em> green finance </em>dan <em>Environmental, Social, and Governance disclosure </em> terhadap nilai perusahaan menjadi masalah utama karena berpotensi menyesatkan investor dan pembuat kebijakan. Kekurangan mendasar dari penelitian sebelumnya adalah pengujian yang hanya berfokus pada pengaruh langsung tanpa mempertimbangkan profitabilitas sebagai mekanisme transmisi, khususnya pada perusahaan non-keuangan di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh <em>green finance</em> dan <em>Environmental, Social, and Governance disclosure </em> terhadap nilai perusahaan yang diproksikan dengan Tobin’s Q dengan profitabilitas sebagai variable intervening pada perusahaan non-keuangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2021-2024. Sampel terdiri dari 46 perusahaan yang dipilih dengan metode purposive sampling dengan beberapa kriteria yang telah ditentukan. Analisis dilakukan menggunakan pemodelan persamaan structural berbasis partial least squares melalui SmartPLS 3.0 untuk menguji hubungan langsung maupun tidak langsung antar variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa <em>green finance</em> berpengaruh negatif signifikan terhadap nilai perusahaan (T-statistik 5,53; p=0,000), sedangkan <em>Environmental, Social, and Governance disclosure </em> tidak berpengaruh langsung terhadap nilai perusahaan (p=0,506). Profitabilitas terbukti memediasi secara parsial pengaruh <em>Environmental, Social, and Governance disclosure </em> terhadap nilai perusahaan (T-statistik 2,826; p=0,005), namun tidak memediasi pengaruh <em>green finance</em> (p=0,861). Temuan ini mengidikasikan bahwa investor di pasar modal Indonesia masih membutuhkan konfirmasi melalui kinerja keuangan sebelum mengapresiasi praktik keberlanjutan. Secara teoritis, penelitian ini memperkaya teori sinyal dengan membuktikan profitabilitas sebagai mekanisme transmisi antara praktik keberlanjutan dan nilai perusahaan, serta secara praktis merekomendasikan manajer untuk memprioritaskan peningkatan profitabilitas guna memaksimalkan dampak praktik keberlanjutan terhadap nilai perusahaan.</p> <p> </p>Retno MularsihNilmawati Nilmawati
##submission.copyrightStatement##
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0
2026-06-012026-06-019290091310.36778/jesya.v9i2.2596PENGARUH NET PROFIT MARGIN (NPM) DAN RETURN ON EQUITY (ROE) TERHADAP HARGA SAHAM PADA PT CENTURY TEXTILE INDUSTRY TBK
https://stiealwashliyahsibolga.ac.id/jurnal/index.php/jesya/article/view/2697
<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan menjelaskan pengaruh <em>Net Profit Margin</em> (NPM) dan <em>Return on Equity</em> (ROE) terhadap harga saham yang diukur menggunakan BVPS pada PT Century Textile Industry Tbk selama periode pengamatan. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian asosiatif dengan pendekatan kuantitatif yang bertujuan untuk menguji hubungan dan pengaruh antar variabel secara empiris. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan perusahaan dan dipublikasikan melalui Bursa Efek Indonesia. Teknik analisis data yang digunakan meliputi analisis statistik deskriptif, uji asumsi klasik, serta analisis regresi linear berganda untuk mengetahui pengaruh variabel independen terhadap variabel dependen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial <em>Net Profit Margin</em> (NPM) tidak berpengaruh signifikan terhadap harga saham yang diukur menggunakan BVPS, yang mengindikasikan bahwa kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba dari penjualan belum menjadi pertimbangan utama bagi investor dalam menentukan keputusan investasi. <em>Return on Equity</em> (ROE) juga tidak berpengaruh signifikan terhadap harga saham yang diukur menggunakan BVPS, yang menunjukkan bahwa tingkat pengembalian atas modal yang dimiliki perusahaan belum mampu mempengaruhi pergerakan harga saham secara langsung. Secara simultan, <em>Net Profit Margin</em> (NPM) <em>dan Return on Equity</em> (ROE) juga tidak berpengaruh signifikan terhadap harga saham. Hal ini menunjukkan bahwa harga saham yang diukur menggunakan BVPS tidak hanya dipengaruhi oleh kinerja profitabilitas perusahaan, tetapi juga oleh faktor lain seperti kondisi makroekonomi, tingkat suku bunga, inflasi, serta sentimen pasar..</p> <p> </p>Nabila NurcahyaniPuji MuniartyNafisah Nurulrahmatia
##submission.copyrightStatement##
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0
2026-06-012026-06-019291492810.36778/jesya.v9i2.2697Pengaruh Ukuran Perusahaan, Profitabilitas, dan Leverage Terhadap Tax Avoidance
https://stiealwashliyahsibolga.ac.id/jurnal/index.php/jesya/article/view/2611
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Ukuran Perusahaan, Profitabilitas, dan Leverage terhadap Tax Avoidance pada Perusahaan Industri Konstruksi yang Terdaftar Dalam Bursa Efek Indonesia Periode 2019-2023. Penelitian ini merupakan penelitian asosiatif kausal dan jenis data yang digunakan adalah data kuantitatif. Data yang digunakan diperoleh dari laporan keuangan perusahaan yang diaudit di Bursa Efek Indonesia selama periode penelitian. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif dan regresi linier berganda. Populasi penelitian ini adalah Perusahaan Industri Konstruksi yang Terdaftar Dalam Bursa Efek Indonesia Periode 2019-2023, dengan sampel dalam penelitian ini berjumlah 17 perusahaan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Ukuran Perusahaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap Tax Avoidance, Profitabilitas berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap Tax Avoidance. Leverage berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap Tax Avoidance.</p>Abdillah Arif NasutionAulia Arif NasutionSafrizal Fazli TariganMuhammad Rijal Balatif
##submission.copyrightStatement##
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0
2026-06-012026-06-019292994210.36778/jesya.v9i2.2611PENGARUH CURRENT RATIO (CR), DEBT TO EQUITY RATIO (DER) DAN TOTAL ASSET TURNOVER (TATO) TERHADAP PERTUMBUHAN LABA PADA PT. INDOCEMENT TUNGGAL PRAKARSA TBK
https://stiealwashliyahsibolga.ac.id/jurnal/index.php/jesya/article/view/2698
<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh <em>Current Ratio</em> (CR), <em>Debt to Equity Ratio</em> (DER), dan <em>Total Asset Turnover</em> (TATO) terhadap pertumbuhan laba pada PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk periode 2010–2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif. Data yang digunakan merupakan data sekunder berupa laporan keuangan tahunan perusahaan. Metode analisis yang digunakan meliputi uji asumsi klasik, analisis regresi linear berganda, uji t (parsial), dan uji F (simultan). Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial <em>Current Ratio</em> (CR), <em>Debt to Equity Ratio</em> (DER), dan <em>Total Asset Turnover</em> (TATO) tidak berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan laba. Hal ini ditunjukkan oleh nilai signifikansi masing-masing variabel yang lebih besar dari 0,05. Namun, secara simultan ketiga variabel tersebut berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan laba dengan nilai signifikansi sebesar 0,008. Temuan ini mengindikasikan bahwa rasio likuiditas, solvabilitas, dan aktivitas secara bersama-sama dapat memengaruhi pertumbuhan laba, meskipun secara individu tidak memberikan pengaruh yang signifikan. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa pertumbuhan laba perusahaan tidak hanya dipengaruhi oleh masing-masing rasio keuangan secara terpisah, tetapi lebih dipengaruhi oleh kombinasi dari ketiga rasio tersebut serta faktor lain di luar model penelitian.</p>Yuyun FebriyantiPuji MuniartyRahmatia Rahmatia
##submission.copyrightStatement##
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0
2026-06-012026-06-019294395810.36778/jesya.v9i2.2698Pengaruh BOPO dan NPF terhadap Return on Assets (ROA) Bank Umum Syariah pada Transisi Pandemi dan Pascapandemi 2020–2024
https://stiealwashliyahsibolga.ac.id/jurnal/index.php/jesya/article/view/2617
<p>Aset perbankan syariah Indonesia tumbuh pesat mencapai Rp863 triliun pada 2024, profitabilitas yang diukur melalui <em>Return on Assets</em> (ROA) justru mengalami penurunan dari 1,74% pada 2021 menjadi 1,38% pada 2023. Kondisi ini diduga dipengaruhi oleh inefisiensi operasional (BOPO) dan risiko pembiayaan bermasalah (NPF) selama periode transisi dan pascapandemi COVID-19, sehingga penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh keduanya secara parsial maupun simultan terhadap ROA tujuh Bank Umum Syariah di Indonesia periode 2020–2024. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif asosiatif dengan data panel dari tujuh Bank Umum Syariah (35 observasi) yang dipilih melalui <em>purposive sampling</em> dan dianalisis menggunakan regresi data panel <em>Common Effect Model</em> (CEM) berbantuan Eview 12. Hasil penelitian menunjukkan bahwa BOPO berpengaruh negatif dan signifikan secara parsial terhadap ROA (t = 34,997; prob. = 0,000; koef. = −0,064), sedangkan NPF tidak berpengaruh signifikan secara parsial (t = 1,874; prob. = 0,0701) meskipun arah koefisiennya negatif. Secara simultan, BOPO dan NPF berpengaruh signifikan terhadap ROA dengan <em>Adjusted</em> R² sebesar 97,79% (F = 754,327; prob. = 0,000). Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa BOPO merupakan faktor dominan penekan profitabilitas bank syariah selama periode pandemi dan pascapandemi, sementara tidak signifikannya NPF disebabkan oleh tingkat NPF yang masih terkendali serta dampak kebijakan restrukturisasi pembiayaan OJK. Bank syariah disarankan untuk memprioritaskan efisiensi operasional melalui digitalisasi sebagai strategi utama peningkatan profitabilits.</p>Kasmawati KasmawatiMuhammad AlbahiRaja Sakti Putra Harahap
##submission.copyrightStatement##
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0
2026-06-012026-06-019296997610.36778/jesya.v9i2.2617Revisiting Entrepreneurial Opportunity Recognition: An Integrative Systematic Review of Human Capita, Cognition, and Capabilities
https://stiealwashliyahsibolga.ac.id/jurnal/index.php/jesya/article/view/2680
<p>This study aims to systematically examine the relationship between entrepreneurial human capital and opportunity recognition by integrating cognitive and capability based perspectives. Although prior research highlights the importance of human capital in entrepreneurship, the mechanisms linking it to opportunity recognition remain theoretically fragmented. To address this gap, this study employs a systematic literature review using the PRISMA protocol and analyzes peer reviewed articles from leading entrepreneurship and management journals.The findings indicate that entrepreneurial human capital serves as a foundational resource that enhances opportunity recognition through cognitive mechanisms, including entrepreneurial alertness, information processing, and opportunity perception. In addition, entrepreneurial capabilities such as knowledge integration capability, learning capability, and digital capability play a crucial role in transforming cognitive insights into opportunity discovery and exploitation. The review also shows that opportunity recognition increasingly occurs within digitally enabled entrepreneurial ecosystems. This study contributes by proposing an integrative framework that connects human capital, cognition, and entrepreneurial capabilities, positioning opportunity recognition as a dynamic and multilayered process. It enriches entrepreneurship literature by clarifying the mediating role of cognition and the enabling role of capabilities, while offering implications for education and policy development.</p>Muskinta MuskintaYunia WardiSandi HeriSusi Evanita
##submission.copyrightStatement##
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0
2026-06-012026-06-019297999010.36778/jesya.v9i2.2680Pengaruh Podcast Edukatif dan Brand Awareness terhadap Customer Engagement Mahasiswa Telkom University
https://stiealwashliyahsibolga.ac.id/jurnal/index.php/jesya/article/view/2725
<p>This study examines the extent to which Educational Podcasts and Brand Awareness influence student engagement on the Ready Radio Channel of the Communication Studies Department at Telkom University not merely by measuring “likability,” but by establishing a causal relationship between listening experiences, brand recall, and engagement as reflected in audience behavior. A quantitative approach was chosen as a lens that forces empirical arguments to meet numbers: data was collected online via a Google Form questionnaire, so that response traces became a timeline that could be replicated and retested. The population consists of active students who have interacted with the channel people who are bombarded with content daily, yet here are systematically asked: who is truly “present” and listening, rather than merely scrolling through the news feed? The final sample comprises 92 respondents, selected through sampling logic not as a decorative number, but as a balance between limited representativeness and analytical feasibility. Behind the scenes in SPSS version 21, a series of tests runs like a chain of data quality checks: Pearson Product-Moment validity to ensure that the instrument’s items measure the same variable; Cronbach’s Alpha reliability to see if responses are consistent across measurement rounds; followed by classical assumption tests for normality, multicollinearity, heteroscedasticity, and autocorrelation, which function as statistical filters before multiple linear regression is permitted to proceed. At the inference stage, the t-test and F-test pose two distinct questions regarding the same model: what is the partial effect of each predictor, and does the simultaneous combination of predictors truly explain the variation in Customer Engagement? The findings confirm a consistent yet nuanced narrative: Educational Podcasts have a positive and significant effect on student Customer Engagement evidence that audio designed to teach, prompt reflection, or spark discussion is more than just entertainment in between campus activities. Brand awareness is equally important as a driver of engagement; moreover, together these two variables have a simultaneous, positive, and significant effect, with brand awareness playing a more dominant role in explaining variations in engagement than educational podcasts. This means that within the campus channel ecosystem, a recognizable name and the meaning associated with that channel can act as a “cognitive magnet” that makes it easier for listeners to move into the next behavioral layers commenting, sharing, repeated consumption, and listening loyalty before the content itself has a chance to take the lead. Theoretically, these results align campus empirical experiences with the logic of customer engagement: when the quality of educational podcast content meets mature brand awareness, engagement ceases to be a vague phenomenon and begins to be understood as a combination of content competence and the audience’s mental capital toward the channel’s brand. For higher education communication practitioners, the implication is almost like the analogy that good podcast infrastructure is a smooth path, but brand awareness is the map that makes people choose that path again and again.</p>Akhiva Jeven ChristianRahmat HidayatLaksmi Saraswati Hadiansyah
##submission.copyrightStatement##
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0
2026-06-012026-06-0192991100010.36778/jesya.v9i2.2725Peran Literasi Keuangan Islam terhadap Perilaku Keuangan Siswa
https://stiealwashliyahsibolga.ac.id/jurnal/index.php/jesya/article/view/2705
<p>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya literasi keuangan Islam dalam membentuk perilaku keuangan siswa pada lingkungan pendidikan berbasis Islam, di tengah masih adanya kecenderungan perilaku konsumtif meskipun siswa telah memiliki pemahaman dasar mengenai pengelolaan keuangan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran literasi keuangan Islam dalam membentuk perilaku keuangan siswa di Muslimeen Suksa School Hat Yai, Thailand, serta mengidentifikasi kesenjangan antara pemahaman dan praktik keuangan siswa. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus melalui teknik wawancara mendalam, observasi, dokumentasi, dan kuesioner pendukung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi keuangan Islam berperan dalam membentuk perilaku keuangan siswa, terutama dalam kemampuan membedakan kebutuhan dan keinginan, membiasakan menabung, serta menghindari perilaku konsumtif. Nilai-nilai Islam seperti amanah, kesederhanaan, dan tanggung jawab juga terinternalisasi dalam praktik keuangan sehari-hari. Namun, temuan utama penelitian ini menunjukkan adanya cognitive-behavioral gap, yaitu kesenjangan antara pemahaman normatif siswa terhadap prinsip keuangan Islam dengan praktik nyata pengelolaan keuangan sehari-hari. Sebagian siswa telah memahami pentingnya menabung, pengendalian konsumsi, dan larangan israf, tetapi belum mampu menerapkannya secara konsisten akibat pengaruh lingkungan sosial, gaya hidup, dan lemahnya kontrol diri. Penelitian ini menegaskan bahwa efektivitas literasi keuangan Islam tidak hanya ditentukan oleh aspek pengetahuan, tetapi juga oleh keberhasilan internalisasi nilai syariah menjadi kebiasaan finansial yang berkelanjutan. Temuan ini memberikan kontribusi ilmiah melalui penegasan konsep cognitive-behavioral gap sebagai faktor utama dalam menjelaskan ketidaksesuaian antara pemahaman dan perilaku keuangan siswa.</p>Evi Nailur RokhmahAbdillah MundirSukamto SukamtoFateemah Aleemama
##submission.copyrightStatement##
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0
2026-06-012026-06-01921001100910.36778/jesya.v9i2.2705Influencer Marketing and Electronic Word of Mouth on Skincare Purchase Decisions Among Generation Z Students in Indonesia
https://stiealwashliyahsibolga.ac.id/jurnal/index.php/jesya/article/view/2726
<p>Indonesia’s skincare market is increasingly shaped by Generation Z consumers who rely heavily on social media platforms such as TikTok and Instagram for product information and recommendations. This study examines the effects of influencer marketing and electronic word-of-mouth (E-WoM) on skincare purchase decisions among Indonesian Generation Z university students. Using a quantitative cross-sectional approach, data were collected from 400 respondents through online questionnaires distributed via social media platforms. The data were analyzed using Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) with SmartPLS 4.0. The findings indicate that influencer marketing (β = 0.173; p = 0.001) and E-WoM (β = 0.150; p = 0.037) both exert significant positive effects on purchase decisions. Although the model explains a modest proportion of variance (R² = 0.058), predictive relevance analysis confirms that the model possesses acceptable out-of-sample predictive capability. The novelty of this study lies in integrating influencer marketing and E-WoM simultaneously within Indonesia’s TikTok-driven skincare ecosystem using a predictive PLS-SEM perspective. Academically, the study strengthens digital persuasion literature by contextualizing consumer behavior in algorithm-driven social commerce environments. Practically, the findings suggest that skincare brands should combine influencer credibility with authentic consumer reviews to enhance marketing effectiveness among Indonesian Generation Z consumers.</p>Salsabilla Rahma SabrinaRatih Amelia
##submission.copyrightStatement##
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0
2026-06-012026-06-01921010102610.36778/jesya.v9i2.2726Pengaruh Kepemilikan Manajerial, Struktur Modal, Dan Pengungkapan Tanggung Jawab Sosial Terhadap Nilai Perusahaan Pada Perusahaan Infrastruktur, Utilitas, Transportasi Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Periode 2020-2024
https://stiealwashliyahsibolga.ac.id/jurnal/index.php/jesya/article/view/2609
<p>Dalam penelitian ini bertujuan untuk mengetahui analisis faktor yang mempengaruhi nilai perusahaan pada perusahaan infrastruktur, utilitas, transportasi. Penelitian ini menggunakan penelitian asosiatif kausal ini dengan pendekatan data kuantitatif. Data yang digunakan berasal dari laporan keuangan perusahaan yang diaudit selama periode penelitian di Bursa Efek Indonesia. Data panel diamati melalui analisis deskriptif dan regresi linier berganda. Perusahaan Infrastruktur, Utilitas, dan Transportasi (36 perusahaan) menjadi subjek penelitian dari tahun 2020–2024. Dalam penelitian ini, ada 30 perusahaan. Penelitian ini menunjukkan bahwa kepemilikan manajemen memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan, struktur modal memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan, dan tanggung jawab sosial perusahaan memiliki pengaruh negatif dan signifikan terhadap nilai perusahaan secara keseluruhan.</p>Abdillah Arif NasutionMuhammad Rijal Balatif
##submission.copyrightStatement##
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0
2026-06-012026-06-01921027103610.36778/jesya.v9i2.2609Forced Selling di Kampung Inggris Pare: Uji Keabsahan Akad Berbasis Prinsip An Tarāḍin
https://stiealwashliyahsibolga.ac.id/jurnal/index.php/jesya/article/view/2706
<p>Praktik <em>forced selling</em> oleh pedagang lokal di Kampung Inggris Pare kawasan dengan lebih dari 250 lembaga kursus dan mobilitas konsumen yang sangat tinggi menjadi persoalan muamalah yang belum banyak dikaji secara normatif. Fenomena ini ditandai oleh penjual yang secara aktif memaksa peserta kursus membeli produk, seperti alat tulis, melalui tekanan verbal, psikologis, maupun pengikatan situasional, sehingga pembeli tidak memiliki ruang yang cukup untuk menolak secara bebas. Kajian terdahulu tentang prinsip <em>an tarāḍin</em> mayoritas berfokus pada jual beli daring dan akad kerja sama produksi, sehingga belum menjangkau praktik penjualan paksa di ruang ekonomi lokal inilah celah yang diisi penelitian ini. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif empiris-normatif dengan data primer yang diperoleh melalui observasi lapangan dan wawancara terhadap pelaku usaha serta konsumen (peserta kursus) di Kampung Inggris Pare, Kabupaten Kediri, tahun 2026. Hasil penelitian mengidentifikasi tiga bentuk <em>forced selling</em> yang terbukti melanggar prinsip <em>an tarāḍin</em>: (1) tekanan verbal berulang hingga pembeli menyerah karena kelelahan, (2) tekanan psikologis melalui pemanfaatan rasa sungkan dan penempatan barang di tangan pembeli tanpa persetujuan, serta (3) pengikatan situasional yang menghilangkan ruang penolakan secara sosial. Sebaliknya, transaksi yang berlangsung secara terbuka dan tanpa tekanan dinyatakan sah menurut prinsip <em>an tarāḍin</em>. Kontribusi penelitian ini adalah mengoperasionalkan prinsip <em>an tarāḍin</em> sebagai instrumen uji normatif yang konkret untuk membedakan transaksi yang sah dari yang cacat akad, berdasarkan kualitas kerelaan bukan sekadar ada atau tidaknya persetujuan formal</p>Nazwa Az ZahraShofiyun Nahidlohmohammad Ali HisyamAhmad Musadad
##submission.copyrightStatement##
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0
2026-06-012026-06-01921037105110.36778/jesya.v9i2.2706ANALISIS PENGARUH CURRENT RATIO, DEBT TO EQUITY RATIO, RETURN ON EUITY, DAN TOTAL ASSET TURNOVER TERHADAP NILAI PERUSAHAAN PADA PERUSAHAAN SUB SEKTOR KOSMETIK & BARANG KEPERLUAN RUMAH TANGGA YANG TERDAFTAR DI BEI
https://stiealwashliyahsibolga.ac.id/jurnal/index.php/jesya/article/view/2684
<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh <em>Current Ratio</em>, <em>Debt to Equity Ratio, Return on Equity, dan Total Asset Turnover</em> terhadap nilai perusahaan yang diproksikan dengan Tobin’s Q pada perusahaan subsektor kosmetik dan barang keperluan rumah tangga yang terdaftar di BEI. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian asosiatif dengan data sekunder berupa laporan keuangan yang telah ditabulasi, kemudian dianalisis menggunakan metode regresi data panel melalui perangkat lunak EViews 14. Sampel penelitian terdiri dari 6 perusahaan dengan jumlah data sebanyak 30 dari tahun 2020-2024 yang ditentukan menggunakan metode purposive sampling berdasarkan kriteria ketersediaan data laporan keuangan yang lengkap selama periode pengamatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial variabel <em>Current Ratio</em>, <em>Debt to Equity Ratio, </em>dan<em> Total Asset Turnover</em> tidak memiliki pengaruh terhadap nilai perusahaan. Sedangakan variabel <em>Return on Equity</em> cenderung memberikan pengaruh terhadap nilai perusahaan. Secara simultan, CR, DER, ROE, dan TATO berpengaruh terhadap nilai perusahaan, yang menunjukkan bahwa kinerja keuangan secara keseluruhan menjadi pertimbangan penting bagi investor dalam menilai perusahaan.</p>Reza FitrianiM. RimawanHanifah Muthiah
##submission.copyrightStatement##
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0
2026-06-012026-06-01921052106510.36778/jesya.v9i2.2684ANALISIS PENERAPAN PSAK 409 TENTANG AKUNTANSI ZAKAT, INFAK, DAN SEDEKAH DALAM MENINGKATKAN TRANSPARANSI DAN AKUNTABILITAS LAPORAN KEUANGAN PADA BAZNAS SUMATERA UTARA
https://stiealwashliyahsibolga.ac.id/jurnal/index.php/jesya/article/view/2633
<p><em>This study aims to analyze the implementation of PSAK 409 concerning Accounting for Zakat, Infaq, and Alms in enhancing the transparency and accountability of financial statements at BAZNAS North Sumatra Province. The research method employed is descriptive qualitative, with data collection conducted through in-depth interviews and documentation studies. The results indicate that BAZNAS North Sumatra has met the elements of technical accountability through cash-based fund recognition, strict fund separation, and the use of the SIMBA application for integrated reporting. Transparency is realized through the open publication of audited financial statements on the institution's official website to build public trust. However, such accountability and transparency are still hindered by dependence on the centralized system, limited human resource competence regarding the latest standards, and information asymmetry on the mustahik side concerning aid details. This study suggests increasing human resource capacity and optimizing public communication so that accountability is not merely an audit formality but becomes an inclusive organizational culture for all stakeholders</em></p>Zahra Amalia KhairaniYenni Samri Juliati NasutionWahyu Syarvina
##submission.copyrightStatement##
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0
2026-06-012026-06-01921066107710.36778/jesya.v9i2.2633ANALYSIS OF AIRBNB TAX POTENTIAL IN INDONESIA USING WEB-SCRAPED DATA AND HEDONIC PRICING MODEL
https://stiealwashliyahsibolga.ac.id/jurnal/index.php/jesya/article/view/2649
<p>Since its inception in Indonesia in 2013, Airbnb has grown rapidly in several provinces, reaching a total of 72,721 listings by 2019. However, the Airbnb business in Indonesia remains unregulated, as operational and taxation studies are still underway. Based on this, this study aims to investigate the feasibility and calculate the potential of Airbnb hosts as a new source of tax revenue in Indonesia. Furthermore, this study also aims to identify factors influencing rental prices as a source of income for Airbnb hosts in Indonesia. The data used in this study were obtained from the Airdna website and web-scraping results on the Airbnb website, with a sample size of 628 listings. The descriptive analysis results indicate that Airbnb hosts can be considered as MSME tax objects, with an estimated potential tax revenue of IDR 359 million in 2019. The third finding indicates that the factors influencing Airbnb rental prices in Indonesia are location, accommodation type, and facilities.</p> <p> </p>Aulia RahmanSartika Djamaluddin
##submission.copyrightStatement##
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0
2026-06-012026-06-01921078109210.36778/jesya.v9i2.2649Determinants of Audit Quality in Energy Sector Firms: The Moderating Role of Audit Committee use in Indonesia
https://stiealwashliyahsibolga.ac.id/jurnal/index.php/jesya/article/view/2677
<p>Penelitian ini bertujuan menguji pengaruh audit tenure, audit fee, dan audit delay terhadap kualitas audit dengan komite audit sebagai variabel moderasi serta ukuran perusahaan dan leverage sebagai variabel kontrol pada perusahaan sektor energi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2022–2024. Penelitian menggunakan data sekunder dari laporan tahunan dengan 144 observasi yang diperoleh melalui purposive sampling dan dianalisis menggunakan Moderated Regression Analysis (MRA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa audit fee berpengaruh positif signifikan, sedangkan audit delay berpengaruh negatif signifikan terhadap kualitas audit. Audit tenure, ukuran perusahaan, leverage, dan komite audit tidak berpengaruh signifikan terhadap kualitas audit, serta komite audit tidak mampu memoderasi hubungan variabel independen terhadap kualitas audit. Penelitian ini memberikan kontribusi dengan menguji faktor audit dan tata kelola perusahaan secara simultan pada sektor energi yang memiliki karakteristik risiko tinggi.</p>Evelyn FlorenciaTemy SetiawanTheresia Hesti BwarlelingDavid Harianto
##submission.copyrightStatement##
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0
2026-06-012026-06-01921093110410.36778/jesya.v9i2.2677Pengaruh Ukuran Perusahaan, Kebijakan Dividen, Dan Profitabilitas Terhadap Kebijakan Hutang Dalam Perspektif Teori Keagenan Pada Perusahaan Manufaktur Go Public Di Indonesia
https://stiealwashliyahsibolga.ac.id/jurnal/index.php/jesya/article/view/2604
<p>Tujuan penelitian ini adalah untuk mempelajari bagaimana kebijakan hutang berdampak pada perusahaan manufaktur go public Indonesia melalui ukuran perusahaan, kebijakan dividen, dan profitabilitas. Penelitian asosiatif kausal ini menggunakan data sekunder dan kuantitatif. Data digunakan untuk analisis deskriptif dan regresi linier berganda. Seluruh perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia, berjumlah 124 perusahaan, adalah subjek penelitian ini. Dalam penelitian ini, teknik purposive sampling digunakan untuk memilih sembilan perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan dividen, ukuran, dan profitabilitas perusahaan berpengaruh secara serempak dan signifikan terhadap kebijakan hutang perusahaan manufaktur selama periode 2021–2024. Profitabilitas berpengaruh positif dan signifikan terhadap kebijakan hutang selama periode 2021–2024. Kebijakan dividen dan ukuran perusahaan berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap kebijakan hutang perusahaan manufaktur selama periode 2021–2024. Perusahaan manufaktur yang beroperasi di luar industri manufaktur.</p>Abdillah Arif NasutionMuhammad Rijal Balatif
##submission.copyrightStatement##
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0
2026-06-012026-06-01921105111810.36778/jesya.v9i2.2604Pengaruh Motivasi, Kompetensi, dan Disiplin Kerja terhadap Kinerja Karyawan: Studi pada Sektor Jasa Keuangan di Indonesia
https://stiealwashliyahsibolga.ac.id/jurnal/index.php/jesya/article/view/2630
<p>Kinerja karyawan menjadi faktor kunci dalam keberhasilan organisasi jasa keuangan yang menuntut efisiensi dan kualitas layanan tinggi. Meskipun banyak studi telah mengkaji determinan kinerja, temuan mengenai pengaruh motivasi dan disiplin kerja masih inkonsisten. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh motivasi, kompetensi, dan disiplin kerja terhadap kinerja karyawan dalam konteks organisasi jasa keuangan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei terhadap 150 karyawan pada unit operasional PT Pegadaian (Persero) melalui teknik purposive sampling. Data dianalisis menggunakan regresi linier berganda. Hasil menunjukkan bahwa secara simultan ketiga variabel berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan (F = 214,393; p < 0,001). Secara parsial, motivasi (β = 0,294; p = 0,022), kompetensi (β = 0,445; p = 0,001), dan disiplin kerja (β = 0,258; p = 0,003) berpengaruh positif dan signifikan, dengan kompetensi sebagai faktor dominan. Nilai R² = 0,647 menunjukkan bahwa model menjelaskan 64,7% variasi kinerja. Temuan ini menegaskan bahwa dalam organisasi jasa keuangan, kompetensi lebih menentukan kinerja dibandingkan faktor motivasional dan disiplin. Studi ini berkontribusi dengan menjelaskan inkonsistensi temuan sebelumnya melalui pendekatan kontekstual. Implikasi praktis menekankan pentingnya penguatan kompetensi sebagai prioritas strategi peningkatan kinerja..</p>Andi Muhammad Fara KessiImran Tajuddin
##submission.copyrightStatement##
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0
2026-06-012026-06-01921119113210.36778/jesya.v9i2.2630PENGARUH HEDONIC SHOPPING MOTIVATION DAN SALES PROMOTION TERHADAP IMPULSE BUYING MELALUI POSITIVE EMOTION SEBAGAI VARIABEL MEDIASI
https://stiealwashliyahsibolga.ac.id/jurnal/index.php/jesya/article/view/2714
<p>This study aims to analyze the effect of hedonic shopping motivation and sales promotion on impulse buying with positive emotion as a mediating variable among visitors of Armada Town Square Mall Magelang. This research uses a quantitative approach with a survey method through questionnaires distributed to 150 respondents selected using a purposive sampling technique. Data analysis was conducted using Structural Equation Modeling based on Partial Least Squares (PLS-SEM) with SmartPLS 4.1.1.6 software. The results show that hedonic shopping motivation and sales promotion have a positive and significant effect on impulse buying. In addition, both variables also have a positive and significant effect on positive emotion. Positive emotion is found to have a positive and significant effect on impulse buying. Furthermore, positive emotion is proven to mediate the relationship between hedonic shopping motivation and sales promotion toward impulse buying. These findings indicate that consumers’ positive emotions play an important role in strengthening impulsive buying behavior triggered by hedonic motivation and sales promotions. This study contributes theoretically to the development of the Stimulus–Organism–Response (S–O–R) model and enriches consumer behavior literature in the retail context. Practically, the findings can be used by shopping mall managers and tenants to design marketing strategies that create positive emotional experiences to enhance consumers’ impulse buying behavior.</p>Ana LatifaEndah Pri AriningsihDedi Runanto
##submission.copyrightStatement##
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0
2026-05-232026-05-23921133114610.36778/jesya.v9i2.2714Pengaruh Kemudahan Penggunaan Aplikasi dan Inovasi Fitur Flash Sale terhadap Impulse Buying pada Pengguna E-Commerce Generasi Z
https://stiealwashliyahsibolga.ac.id/jurnal/index.php/jesya/article/view/2556
<p>Era digital yang terus berkembang telah mengubah pola perilaku konsumen dalam berbelanja, termasuk munculnya fenomena pembelian tidak direncanakan di platform <em>e-commerce</em>. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis <strong>pengaruh</strong> kemudahan penggunaan aplikasi dan inovasi fitur <em>flash sale</em> terhadap pembelian tidak direncanakan (<em>impulse buying</em>) pada pengguna aplikasi Shopee di Kota Semarang. Populasi dalam penelitian ini adalah semua pengguna aplikasi Shopee di Kota Semarang dengan jumlah sampel sebanyak 120 responden yang dipilih menggunakan teknik <em>purposive sampling</em> dan <em>accidental sampling</em>. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan analisis regresi linear berganda dengan bantuan SPSS 21. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemudahan penggunaan aplikasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap pembelian tidak direncanakan dengan nilai koefisien beta 0.589 dan signifikansi 0.000 (p < 0.05). Inovasi fitur <em>flash sale</em> juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap pembelian tidak direncanakan dengan nilai koefisien beta 0.236 dan signifikansi 0.001 (p < 0.05). Temuan ini mengindikasikan bahwa semakin mudah aplikasi digunakan dan semakin inovatif fitur <em>flash sale</em> yang ditawarkan Shopee, maka perilaku pembelian tidak direncanakan pada pengguna akan meningkat. Penelitian ini menegaskan pentingnya platform <em>e-commerce </em>untuk terus meningkatkan kemudahan penggunaan aplikasi dan menghadirkan inovasi fitur <em>flash sale</em> yang menarik untuk mendorong transaksi konsumen.</p>Nurchayati NurchayatiDina NataliaAris MardiyonoGaluh Juniarto
##submission.copyrightStatement##
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0
2026-06-012026-06-01921147115510.36778/jesya.v9i2.2556Konstruksi Gaya Hidup Paylater Gen Z Muslim : Fenomenologi Literasi Keuangan Syariah dan Gharar Digital
https://stiealwashliyahsibolga.ac.id/jurnal/index.php/jesya/article/view/2663
<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konstruksi gaya hidup penggunaan fitur paylater pada Generazi Z muslim serta mengidentifikasi bentuuk gharar digital dalam praktik fintech lending. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain fenomenologi melalui wawancara mendalam terhadap informan pengguna paylater. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan paylater tidak semata didorong oleh perilaku konsumtif,tetapi juga sebagai strategi bertahan hidup (survival strategy) dalam menghadapi kebutuhan ekonomi yang mendesak. Namun demikian terdapat fenomena dionansi kognitif Dimana pengguna tetap menggunakan layanan yang mengandung unsur ribawi meskipu memiliki kesadaran religious. Selain itu,praktik fintech lending menunjukan adanya potensi gharar digital yang tercermin dari ketidakjelasan kntrak. Kurangnya transparansi biaya serta pengabaian syarat dan ketentuan oleh pengguna. Penelitian ini menegaskan bahwa literasi keuangan syariah berperan penting dalam membentuk kemampuan individu dalam memahami risiko dan menjaga integritas Keputusan finansial di era digital.</p>Sekar Kumala DhaniFuad Yanuar Akhmad RifaiQurotul Aini
##submission.copyrightStatement##
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0
2026-06-012026-06-01921156116310.36778/jesya.v9i2.2663Indeks Pembangunan Manusia, Penyerapan Tenaga Kerja, dan Pertumbuhan Ekonomi: Bukti Data Panel dari 34 Provinsi di Indonesia
https://stiealwashliyahsibolga.ac.id/jurnal/index.php/jesya/article/view/2719
<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Indeks Pembangunan Manusia dan penyerapan tenaga kerja terhadap pertumbuhan ekonomi di Indonesia selama periode 2020-2024. Permasalahan utama yang dikaji adalah belum selarasnya peningkatan kualitas sumber daya manusia dengan pemulihan pertumbuhan ekonomi di daerah. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode regresi data panel pada 34 provinsi di Indonesia. Berdasarkan hasil pengujian, model efek tetap dengan koreksi cluster robust standard error dipilih sebagai metode estimasi terbaik karena mampu mengatasi pelanggaran asumsi ekonometrika. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Indeks Pembangunan Manusia dan penyerapan tenaga kerja secara parsial belum berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa peningkatan kualitas manusia dan tenaga kerja belum sepenuhnya diikuti oleh peningkatan produktivitas ekonomi. Penanaman Modal Asing menjadi variabel yang paling berpengaruh dalam mendorong pertumbuhan ekonomi. Selain itu, persentase penduduk miskin berpengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi, hal ini memperlihatkan adanya ketimpangan dalam penyerapan dampak positif pertumbuhan ekonomi di masyarakat. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa hubungan pembangunan manusia dan pertumbuhan ekonomi tidak selalu terjadi secara langsung dalam jangka pendek. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pemerintah daerah perlu memperkuat keterkaitan investasi dengan industri lokal agar dapat menciptakan lapangan kerja yang lebih produktif dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif.</p>Muhammad Muadz Al AfifAhmad Syahrul Fauzi
##submission.copyrightStatement##
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0
2026-06-012026-06-01921164118110.36778/jesya.v9i2.2719Analisis Pemahaman Sertifikasi Halal Pada Pelaku UMKM Ingkung di Kalurahan Guwosari
https://stiealwashliyahsibolga.ac.id/jurnal/index.php/jesya/article/view/2730
<p><em>This study aims to analyze the level of understanding of micro, small, and medium enterprise (MSME) actors in the ingkung culinary sector toward halal certification in Guwosari Village, Pajangan District, Bantul Regency, Special Region of Yogyakarta. Indonesia, as the country with the largest Muslim population in the world, holds strategic importance in the global halal industry. However, data from the Halal Product Guarantee Agency (BPJPH) indicates that as of 2024, only approximately 12.35% of registered MSMEs in Indonesia have obtained halal certification — a figure that reflects a significant implementation gap. This research employs a mixed methods approach with an explanatory sequential design, integrating quantitative and qualitative data. Quantitative data were collected via questionnaire distributed to 13 MSME actors selected through total sampling, while qualitative data were gathered through in-depth interviews to corroborate the quantitative findings. Data analysis employed descriptive statistics, validity testing, reliability testing, Spearman rank correlation analysis, and the interactive model of Miles and Huberman. The Spearman correlation analysis revealed a significant positive relationship between respondents’ level of understanding (conceptual and technical), motivation, and perception of benefits with their readiness to implement halal certification. Findings indicate that MSME actors possess a high level of conceptual understanding of halal certification, particularly concerning product halalness, consumer trust, and business competitiveness. However, understanding of technical and administrative aspects remains low. This study identifies a conceptual-implementation gap: although motivation and perception of benefits are high, actual implementation remains minimal due to limited information access, low digital literacy, perceived procedural complexity, and insufficient technical assistance. The novelty of this research lies in its analysis of the implementation gap within traditional culinary MSMEs at the sub-district level — a context underexplored in prior literature that typically focuses on urban or district-level MSMEs. These findings are expected to inform policy strategies for halal certification education and technical assistance programs targeting traditional MSME actors.</em></p>Hamidah RayhanahNur Saudah Al Arifah D
##submission.copyrightStatement##
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0
2026-06-032026-06-03921182119610.36778/jesya.v9i2.2730Supervision as Governance Instrument: Compliance and Accountability in PTKIN-BLU Indonesia
https://stiealwashliyahsibolga.ac.id/jurnal/index.php/jesya/article/view/2673
<p>This study investigates the supervision strategies employed by the Internal Supervisory Units (Satuan Pengawasan Internal/SPI) of four State Islamic Universities (Universitas Islam Negeri/UIN) operating under Public Service Agency (Badan Layanan Umum/BLU) status in Indonesia — hereinafter referred to as PTKIN-BLU Institutions. In 2024, a qualitative multiple-case study was carried out, involving in-depth interviews with Organ SPI at UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, UIN Raden Mas Said Surakarta, UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, and UIN Mataram. Drawing on Agency Theory, Stewardship Theory, the internal audit effectiveness literature, hybrid governance scholarship, and the Supervision–Compliance–Accountability (SCA) Framework developed herein, the study analyses five dimensions of internal supervision practice: reporting structure, evidence and documentation management, internal–external audit coordination, authority and execution governance, and strategic orientation. Findings show considerable differences between institutions across a governance maturity spectrum, from emphasis on compliance and accountability to preventive, developmental, and process-renewal strategies. UIN Sunan Kalijaga demonstrates the highest level of supervisory maturity, characterised by dual-principal reporting, dedicated archival infrastructure, and long-term institutional knowledge management. The study contributes an integrated empirical model of supervisory strategy for hybrid public service organisations. It offers practical recommendations to strengthen compliance and accountability in PTKIN-BLU institutions in developing-country contexts.</p>Irma AgustinaZaki Sima FashimadoAnitasari Anitasari
##submission.copyrightStatement##
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0
2026-06-052026-06-05921192121210.36778/jesya.v9i2.2673PENGARUH DANA PERIMBANGAN DAN BELANJA MODAL TERHADAP KEMANDIRIAN KEUANGAN DAERAH
https://stiealwashliyahsibolga.ac.id/jurnal/index.php/jesya/article/view/2755
<p>Penelitian ini dilakukan untuk menguji pengaruh Dana Bagi Hasil, Dana Alokasi Khusus, Dana Alokasi Umum, serta Belanja Modal terhadap tingkat kemandirian keuangan daerah pada 114 kabupaten/kota di Pulau Jawa selama tahun 2021–2025. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode asosiatif kausal. Data panel dianalisis melalui metode regresi data panel menggunakan aplikasi EViews 12. Penentuan model terbaik dilakukan melalui Uji Chow, Uji Hausman, dan Uji Lagrange Multiplier, yang menunjukkan bahwa Fixed Effect Model merupakan model yang paling tepat digunakan. Hasil analisis menunjukkan bahwa Dana Bagi Hasil dan Belanja Modal memberikan pengaruh positif serta signifikan terhadap kemandirian keuangan daerah. Sementara itu, Dana Alokasi Khusus dan Dana Alokasi Umum memiliki pengaruh negatif dan signifikan terhadap tingkat kemandirian keuangan daerah.</p>Yanuar Zerina Nur IstiqomahGrace Natalia Marpaung
##submission.copyrightStatement##
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0
2026-06-052026-06-05921213122810.36778/jesya.v9i2.2755Determinants of Economic Growth in ASEAN-5: A Sharia Economics Analytical Perspective
https://stiealwashliyahsibolga.ac.id/jurnal/index.php/jesya/article/view/2731
<p>Economic growth in ASEAN countries faces persistent challenges from macroeconomic instability and structural constraints. This study examines labor, inflation, exchange rates, and foreign direct investment (FDI)as determinants of economic growth in the ASEAN-5, namely Indonesia, Vietnam, Malaysia, the Philippines, and Thailand. Employing a quantitative associative method, the research uses panel data from the World Bank period 2004 until 2023 with a total of 100 observations and applies a Fixed Effect Model using Eviews 12. The results indicate that inflation, exchange rates, and FDI significantly determine economic growth, whereas labor does not. The key empirical contribution is to provide robust, country-specific evidence that can guide policymakers in prioritizing macroeconomic stability and investment climate reforms over labor quantity expansion to sustain regional growth. From a Sharia economics perspective, growth must uphold justice, balance, and holistic welfare.</p>Ahsanal HudaAnton BawonoMuhammad IqbalWan Ruslan Abdul GhaniKhavid Normasyhuri
##submission.copyrightStatement##
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0
2026-06-052026-06-05921229124910.36778/jesya.v9i2.2731Determinan Penggelapan Pajak pada WP Badan dan UMKM di Kota Pelaihari Kalimantan Selatan
https://stiealwashliyahsibolga.ac.id/jurnal/index.php/jesya/article/view/2732
<p>Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh tarif pajak, keadilan, dan diskriminasi terhadap penggelapan pajak dengan berlandaskan pada teori motivasi. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan teknik pengambilan sampel <em>convenience sampling</em>. Total sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah sebanyak 85 responden. Data dianalisis menggunakan metode regresi linier berganda yang telah memenuhi uji asumsi klasik (normalitas, multikolinearitas, dan heteroskedastisitas). Hasil penelitian membuktikan bahwa tarif pajak dan diskriminasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap penggelapan pajak, yang berarti beban tarif yang tinggi dan perlakuan yang tidak setara dapat meningkatkan tindakan penggelapan pajak. Sebaliknya, keadilan terbukti berpengaruh negatif dan signifikan, di mana sistem pajak yang adil dapat menurunkan praktik penggelapan pajak. Secara simultan, ketiga variabel tersebut mampu menjelaskan variasi penggelapan pajak sebesar 53,5% (berdasarkan nilai <em>Adjusted</em> R²). Kontribusi empiris utama dari penelitian ini membuktikan bahwa penggelapan pajak merupakan respons langsung terhadap kondisi lingkungan fiskal, sehingga pemerintah perlu mengoptimalkan kebijakan tarif dan menjamin pelayanan yang adil tanpa membeda-bedakan wajib pajak untuk meningkatkan kepatuhan.</p>Anindya Ratna Kartika HadyKristianto Tricahya PrabowoAnnisa SariDiva TrimulianiJanitra Prabowo
##submission.copyrightStatement##
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0
2026-06-052026-06-05921250126110.36778/jesya.v9i2.2732THE EFFECT OF CURRENT RATIO (CR), DEBT TO EQUITY RATIO (DER), AND WORKING CAPITAL TURNOVER (WCT) ON RETURN ON EQUITY (ROE) AT PT. INDOCEMENT TUNGGAL PRAKARSA, TBK
https://stiealwashliyahsibolga.ac.id/jurnal/index.php/jesya/article/view/2758
<p><em>This study aims to determine the effect of Current Ratio (CR), Debt to Equity Ratio (DER), and Working Capital Turnover (WCT) on Return On Equity (ROE) at PT. Indocement Tunggal Prakarsa Tbk for the period 2015–2024. The type of research used is associative quantitative research using the company's financial report data for 10 years. Data analysis techniques used are classical assumption tests, multiple linear regression analysis, correlation and determination coefficients, t-tests, and F-tests with the help of the SPSS version 22 program. The results of the study indicate that Current Ratio (CR) and Debt to Equity Ratio (DER) have a partial significant effect on Return On Equity (ROE), while Working Capital Turnover (WCT) does not have a partial significant effect on Return On Equity (ROE). Simultaneously, Current Ratio (CR), Debt to Equity Ratio (DER), and Working Capital Turnover (WCT) have a significant effect on Return On Equity (ROE). The results of this study indicate that the company's ability to manage liquidity and capital structure has an important role in increasing the company's profitability.</em></p>Wulandari WulandariWulandari WulandariM. Rimawan
##submission.copyrightStatement##
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0
2026-06-052026-06-05921262127310.36778/jesya.v9i2.2758Kepatuhan Wajib Pajak Pekerja Bebas: Peran Mediasi Kesadaran atas Pemahaman dan Sanksi Pajak
https://stiealwashliyahsibolga.ac.id/jurnal/index.php/jesya/article/view/2768
<p>Studi ini menginvestigasi dampak pemahaman regulasi pajak dan konsekuensi hukum terhadap kepatuhan pembayar pajak yang bekerja mandiri, dengan kesadaran pajak sebagai faktor perantara. Metode Structural Equation Modeling-Partial Least Squares dipergunakan dalam penelitian ini melalui pendekatan kuantitatif, dengan keterlibatan 100 responden orang pribadi pekerja mandiri yang dipilih secara purposif. Kuesioner dengan skala Likert 4 poin sebagai instrumen pengumpulan data. Temuan studi mengindikasikan bahwa baik pemahaman terkait aspek perpajakan maupun sanksi pajak tidak memberikan pengaruh yang substansial terhadap kepatuhan pembayar pajak pekerja mandiri. Sebaliknya, kesadaran pembayar pajak terbukti memiliki korelasi positif dan signifikan dengan tingkat kepatuhan mereka. Pemahaman perpajakan terhadap kepatuhan pajak tidak dapat dimediasi oleh variable kesadaran. Namun pengaruh sanksi pajak terhadap kepatuhan wajib pajak pekerja bebas dapat dimediasi secara oleh variabel kesadaran. Hasil investigasi tingkat kepatuhan wajib pajak lebih ditentukan oleh faktor kesadaran dari dalam diri dibandingkan dengan pemahaman mengenai aspek perpajakan dan implikasi sanksi pajak secara langsung. Riset ini diharapkan dapat berkontribusi sebagai basis pertimbangan bagi pembuat kebijakan dan institusi perpajakan dalam upaya optimalisasi kepatuhan wajib pajak pekerja lepas.</p>Alya Muthia Rivakhoirina Farina
##submission.copyrightStatement##
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0
2026-06-052026-06-05921274128710.36778/jesya.v9i2.2768Peran Brand Awareness dalam Memediasi Pengaruh Digital Marketing terhadap Kinerja UMKM di Kota Kupang
https://stiealwashliyahsibolga.ac.id/jurnal/index.php/jesya/article/view/2784
<p>This study aims to analyze the role of Brand awareness in mediating the effect of Digital marketing on SME Performance in Kupang City. This research is important because many SMEs still face challenges in optimizing digital marketing strategies and strengthening brand awareness in the rapidly growing digital economy. The novelty of this study lies in the use of Brand awareness as a mediating variable in explaining the relationship between Digital marketing and SME Performance within the context of SMEs in Eastern Indonesia, particularly in Kupang City. This study employed a quantitative approach using a survey method through questionnaires distributed to SMEs actively utilizing digital media in their business activities. The sampling technique used purposive sampling, and data were analyzed using Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM) with SmartPLS software. The findings indicate that Digital marketing positively and significantly affects Brand awareness and SME Performance. Furthermore, Brand awareness positively influences SME Performance and significantly mediates the relationship between Digital marketing and SME Performance. These results highlight the importance of integrating digital marketing strategies with consistent branding activities to improve competitiveness and business sustainability among SMEs in the digital era.</p>Alya Elita SjioenAngela Merici MingguHerry Aprilia ManubuluGabriela E. HethariaChristian Daniel ManuArdi B. T. Ndaumanu
##submission.copyrightStatement##
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0
2026-06-052026-06-05921288130410.36778/jesya.v9i2.2784Pengaruh Social Proof, Brand Image dan Brand Ambassador terhadap Keputusan Pembelian Produk Lozy Hijab pada Konsumen Gen Z Di E-Commerce
https://stiealwashliyahsibolga.ac.id/jurnal/index.php/jesya/article/view/2741
<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh social proof, brand image dan brand ambassador terhadap keputusan pembelian produk Lozy Hijab pada konsumen Gen Z di <em>e-commerce</em>. Penelitian ini dilakukan karena masih terdapat perbedaan temuan mengenai pengaruh brand ambassador terhadap keputusan pembelian pada konsumen digital, khususnya pada brand fashion muslim yang aktif menerapkan strategi pemasaran digital seperti Lozy Hijab. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan 100 responden yang dipilih menggunakan purposive sampling dan dianalisis menggunakan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa social proof dan brand image berpengaruh positif dan signifikan, sedangkan brand ambassador tidak berpengaruh signifikan secara parsial. Namun, ketiga variabel berpengaruh signifikan secara simultan. Temuan ini menunjukkan bahwa keputusan pembelian konsumen lebih dipengaruhi oleh faktor kepercayaan dan persepsi merek dibandingkan penggunaan <em>public figure</em> sebagai media promosi. Hasil penelitian ini memberikan implikasi bagi Lozy Hijab dan UMKM fashion muslim dalam mengembangkan strategi digital branding yang lebih efektif.</p>Silma AuliaAlfian Izzat El Rahman
##submission.copyrightStatement##
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0
2026-06-052026-06-05921305131510.36778/jesya.v9i2.2741Determinants of Purchasing Decisions with Developer Reputation and Location at Kharisma Cahaya Residence Housing
https://stiealwashliyahsibolga.ac.id/jurnal/index.php/jesya/article/view/2821
<p>This study aims to examine the influence of developer reputation and location as determining factors in home purchase decisions. The research was conducted at Kharisma Cahaya Residence, Bekasi. The method employed in this study is a quantitative approach, with the population consisting of consumers who have purchased houses at Kharisma Cahaya Residence, Bekasi. A total of 120 respondents were selected as the sample using a non-probability sampling technique to collect relevant data. Hypothesis testing was subsequently conducted using the SEM-PLS (Structural Equation Modeling-Partial Least Squares) analysis method. The results of the study indicate that developer reputation and location have a significant influence on property purchase decisions. A solid track record and extensive industry experience serve as a guarantee of trust for consumers. Meanwhile, strategic location serves as a key competitive factor influencing buyer preferences, as it relates to accessibility and long-term investment value. This study constructs a new model that integrates the theories of developer reputation, location, and purchase decisions. The uniqueness of this model lies in the comparison of current findings with previous research, as well as the use of primary data obtained from Kharisma Cahaya Residence, Bekasi. The research findings are expected to provide practical contributions to the property industry, particularly in urban fringe areas.</p>Windi WindiPrasetyo HarisandiPipin Sukandi
##submission.copyrightStatement##
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0
2026-06-102026-06-10921316133110.36778/jesya.v9i2.2821PERAN MEDIASI IPM DALAM HUBUNGAN EMISI KARBON, PDB, DAN HARAPAN LAMA SEKOLAH TERHADAP HARAPAN HIDUP DI INDONESIA
https://stiealwashliyahsibolga.ac.id/jurnal/index.php/jesya/article/view/2735
<p>Penelitian ini bertujuan menganalisis peran mediasi Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dalam hubungan antara emisi karbon (CO₂), Produk Domestik Bruto (PDB), dan Harapan Lama Sekolah (HLS) terhadap harapan hidup di Indonesia periode 2004–2024. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data <em>time series</em> tahunan sebanyak 21 observasi yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik dan World Bank. Metode analisis yang digunakan meliputi statistik deskriptif, uji asumsi klasik, regresi linear, <em>Structural Equation Modeling</em> (SEM), dan <em>bootstrap mediation</em> sebanyak 1.000 replikasi menggunakan Stata 17. Hasil penelitian menunjukkan bahwa emisi karbon, PDB, dan HLS berpengaruh positif signifikan terhadap IPM. Sementara itu, emisi karbon, PDB, dan HLS berpengaruh negatif signifikan terhadap harapan hidup secara langsung, sedangkan IPM berpengaruh positif signifikan terhadap harapan hidup. Hasil <em>bootstrap</em> menunjukkan bahwa IPM memediasi secara signifikan hubungan antara CO₂, PDB, dan HLS terhadap harapan hidup dengan kategori <em>partial mediation</em>. Temuan ini menunjukkan bahwa pembangunan manusia berperan sebagai mekanisme penting dalam menjelaskan hubungan faktor ekonomi, pendidikan, dan lingkungan terhadap kualitas hidup masyarakat di Indonesia.</p>Naufal Andre SetiawanGrace Natalia Marpaung
##submission.copyrightStatement##
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0
2026-06-102026-06-10921332134710.36778/jesya.v9i2.2735Pengaruh Intensitas Aset Biologis, Leverage, dan Environmental, Social, Governance (ESG) Disclosure Terhadap Profitabilitas Pada Perusahaan Agrikultur yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2022-2024
https://stiealwashliyahsibolga.ac.id/jurnal/index.php/jesya/article/view/2827
<table width="574"> <tbody> <tr> <td width="472"> <p>Profitabilitas sering dipakai sebagai indikator kinerja keuangan untuk menunjukkan sejauh mana perusahaan mampu menghasilkan laba dari sumber dayanya. Salah satu ukuran yang sering dipakai adalah <em>Return on Equity</em>. Menurut Arrifki (2023), perusahaan agrikultur yang sehat biasanya mencapai <em>Return on Equity</em> sebesar 10%. Namun pada kenyataannya, banyak perusahaan masih belum mencapai rentang ideal tersebut.Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh Intensitas Aset Biologis, <em>Leverage</em>, dan <em>Environmental, Social, Governance Disclosure</em> terhadap Profitabilitas. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Populasi terdiri dari 56 perusahaan agrikultur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2022-2024. Sampel diambil menggunakan teknik <em>purposive sampling </em>dan diperoleh 19 perusahaan, sehingga total data yang dianalisis sebanyak 57 data. Data sekunder diperoleh dari laporan tahunan dan laporan keberlanjutan yang diakses melalui situs Bursa Efek Indonesia dan situs resmi masing-masing Perusahaan. Analisis data menggunakan regresi data panel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Intensitas Aset Biologis tidak berpengaruh positif dan signifikan terhadap Profitabilitas. (2) <em>Leverage</em> tidak berpengaruh negatif dan signifikan terhadap Profitabilitas. (3) <em>Environmental, Social, Governance Disclosure</em> berpengaruh positif dan signifikan terhadap Profitabilitas.</p> </td> </tr> </tbody> </table>Khalisha CandrawatiPatria Prasetio Adi
##submission.copyrightStatement##
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0
2026-06-102026-06-10921348136310.36778/jesya.v9i2.2827The Influence of Sharia-Based Financial Planning and Self-Control on Succes of Students’ Financial Management
https://stiealwashliyahsibolga.ac.id/jurnal/index.php/jesya/article/view/2734
<table width="574"> <tbody> <tr> <td width="472"> <p>The rapid development of digital financial services has significantly influenced students’ financial behavior, often leading to increased consumptive tendencies without proper planning. This study aims to analyze the effect of sharia-Based financial planning and self-control on the Succes of Students’ Financial Management at the Faculty of Islamic Studies, Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara. A quantitative approach with an explanatory survey design was employed, involving 93 students selected through proportional random sampling from a population of 1,364. Data were collected using a structured questionnaire with a five-point Likert scale and analyzed using multiple linear regression with SPSS version 25. The results indicate that sharia-based financial planning has a positive and significant effect on Succes of Students’ Financial Management (t = 9.140; p < 0.05), and self-control also shows a positive and significant effect (t = 4.648; p < 0.05). Simultaneously, both variables significantly influence Succes of Students’ Financial Management (F = 205.205; p < 0.05), with a coefficient of determination (R²) of 0.820, indicating that 82% of the variation in Succes of Students’ Financial Management is explained by the model. These findings suggest that the integration of sharia-based financial planning and strong self-control plays a crucial role in improving students’ Succes of Students’ Financial Management. Sharia-based financial planning provides a structured and value-based framework, while self-control ensures consistent implementation in daily financial decisions. This study contributes to the development of Islamic financial behavior literature by highlighting the importance of combining cognitive and psychological factors in achieving financial well-being among students.</p> </td> </tr> </tbody> </table>M. Satrya MutthaqinRicca HendartiMutiah Khaira SihotangMuslim MarpaungRahmanta Rahmanta
##submission.copyrightStatement##
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0
2026-06-102026-06-10921363137710.36778/jesya.v9i2.2734A Comparative Study of Burnout among Civil Servants and State-Owned Enterprise Employees in the Coastal Regions of North Maluku
https://stiealwashliyahsibolga.ac.id/jurnal/index.php/jesya/article/view/2819
<p>This study aims to investigate the comparative differences in burnout levels between Civil Servants and State-Owned Enterprise (SOE) employees in the coastal regions of North Maluku. A quantitative approach with a cross-sectional design was employed. The sample consisted of 120 respondents (60 civil servants and 60 SOE employees) selected via purposive sampling. Data were collected using a modified 28-item Maslach Burnout Inventory (MBI) scale that demonstrated validity (Pearson Product Moment) range of Item–Total Correlations ranging from 0.238 to 0.854 (criterion r-table = 0.232) and excellent internal consistency (Cronbach alpha = 0.952). Due to the non-normal distribution of the data, non-parametric analyses were performed. Descriptive results indicated that all respondents experienced low (65.8%) to moderate (34.2%) levels of burnout, with zero prevalence of high burnout. The Mann-Whitney U test revealed no significant difference in burnout between civil servants and SOE employees (U = 1592.5, z = -1.090, <em>p</em> = 0.276, effect size <em>r</em> = 0.0995). Furthermore, the Kruskal-Wallis test demonstrated no significant differences in burnout across the healthcare, finance, and public works sectors (χ²= 5.832, df = 2, <em>p</em> = 0.054, effect-size = 0.0327). These findings imply that neither employment status nor work sector directly determines burnout variations in this specific geographic context, suggesting the presence of overriding macro-environmental or socio-cultural buffers in coastal areas.</p>Nur Fathin AttiyahAbdul Hamid
##submission.copyrightStatement##
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0
2026-06-102026-06-10921378138910.36778/jesya.v9i2.2819SIMPA-CYF: Rancangan Sistem Informasi Manajemen Persediaan Obat Berbasis Early Warning System, ROP, EOQ, dan FEFO untuk Pencegahan Stockout pada Apotek Komunitas
https://stiealwashliyahsibolga.ac.id/jurnal/index.php/jesya/article/view/2798
<p>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tingginya risiko kekosongan obat (<em>stockout</em>) pada Apotek Cahaya Yusril Farma Kendari akibat penggunaan sistem pencatatan manual yang menyebabkan keterlambatan informasi persediaan dan pengambilan keputusan pengadaan. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan implementasi manajemen persediaan yang berjalan, mengidentifikasi hambatan yang dihadapi, serta merancang sistem informasi manajemen persediaan untuk mendukung pencegahan stockout. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan analisis dokumen. Informan penelitian terdiri atas apoteker pengelola apotek, tenaga teknis kefarmasian, dan pelanggan tetap. Keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber, triangulasi teknik, dan member checking. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem manual menyebabkan keterlambatan pembaruan data stok, rendahnya kemampuan pemantauan persediaan secara real-time, serta meningkatkan risiko terjadinya stockout. Hambatan utama ditemukan pada aspek metode kerja dan pemanfaatan teknologi informasi dalam pengelolaan persediaan. Penelitian ini menghasilkan rancangan sistem informasi manajemen persediaan berbasis web yang mengintegrasikan mekanisme peringatan dini dan pengendalian persediaan untuk mendukung ketersediaan obat. Hasil validasi melalui member checking menunjukkan bahwa seluruh informan menilai rancangan sistem sesuai dengan kebutuhan operasional apotek dan berpotensi meningkatkan kecepatan pemantauan stok serta pengambilan keputusan pengadaan obat.</p>Fitri Inda
##submission.copyrightStatement##
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0
2026-06-122026-06-12921390140810.36778/jesya.v9i2.2798The Effect of AI on Financial Statement Preparation: An Experimental Study of Accounting Students
https://stiealwashliyahsibolga.ac.id/jurnal/index.php/jesya/article/view/2806
<table width="564"> <tbody> <tr> <td width="462"> <p>The increasing adoption of generative artificial intelligence (AI) in higher education has created new opportunities to enhance accounting learning outcomes. Despite growing interest in AI-assisted learning, empirical evidence regarding the effectiveness of AI tools in improving students’ financial statement preparation skills remains limited. This study examines whether the use of ChatGPT improves students’ ability to prepare financial statements. A quasi-experimental design employing a non-equivalent control group was conducted involving 34 fourth-semester accounting students at Universitas IBBI. Participants were divided into an experimental group using ChatGPT and a control group without AI assistance. Data were collected through essay-based tests and analyzed using an independent samples t-test. The findings reveal a significant difference between the groups, with students who used ChatGPT achieving higher performance in financial statement preparation than those in the control group. These results suggest that ChatGPT can serve as an effective learning support tool in accounting education by enhancing students’ understanding and application of accounting concepts. The findings also provide empirical support for the principles of Connectivism Theory, which emphasizes technology-enabled knowledge acquisition and learning. This study contributes to the emerging literature on AI in accounting education and offers practical insights for educators seeking to integrate AI tools into teaching and learning activities. Future research is encouraged to adopt regression-based or structural equation modelling approaches to better examine the causal mechanisms of ChatGPT on accounting learning outcomes, while also incorporating larger, multi-institutional samples to enhance generalizability. In addition, future studies should consider key individual factors such as AI literacy, self-efficacy, and learning motivation to provide a more comprehensive understanding of its effectiveness.</p> </td> </tr> </tbody> </table>Anggono AnggonoFazlida Mohd RazaliMelinda SiregarSauh Hwee TengCorinna Wongsosudono
##submission.copyrightStatement##
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0
2026-06-122026-06-12921409141910.36778/jesya.v9i2.2806Analisis Kesiapan, Tingkat Kesesuaian, Dan Hambatan Dalam Penyusunan Laporan Keuangan Pada Ramp TR-C Desa Teluk Rampah, Kecamatan Torgamba Berdasarkan SAK EMKM
https://stiealwashliyahsibolga.ac.id/jurnal/index.php/jesya/article/view/2761
<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesiapan sumber daya manusia, tingkat kesesuaian, serta hambatan dalam penyusunan laporan keuangan berdasarkan Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro, Kecil, dan Menengah (SAK EMKM) pada Ramp TR-C Desa Teluk Rampah, Kecamatan Torgamba, serta melakukan rekonstruksi laporan keuangan sesuai standar akuntansi. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh data transaksi keuangan Ramp TR-C, sedangkan sampel penelitian berupa data transaksi harian dan laporan penerimaan Tandan Buah Segar (TBS) periode 08 Agustus 2026. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan memilih data transaksi yang relevan dan lengkap untuk kebutuhan analisis. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan teknik analisis data dilakukan melalui analisis kesiapan, analisis tingkat kesesuaian dengan SAK EMKM, identifikasi hambatan, dan rekonstruksi laporan keuangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Ramp TR-C memiliki kesiapan administrasi yang cukup baik karena seluruh transaksi usaha telah dicatat secara konsisten menggunakan Microsoft Excel. Namun, tingkat pemahaman sumber daya manusia terhadap penyusunan laporan keuangan berbasis SAK EMKM masih rendah sehingga laporan keuangan yang disusun belum sesuai standar akuntansi. Entitas belum menyusun laporan laba rugi, laporan posisi keuangan, dan catatan atas laporan keuangan secara formal serta belum melakukan pengakuan dan penyusutan aset tetap. Melalui rekonstruksi laporan keuangan berbasis SAK EMKM, penelitian ini menghasilkan informasi keuangan yang lebih sistematis, realistis, dan akuntabel. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan SAK EMKM dapat meningkatkan kualitas, transparansi, dan akuntabilitas laporan keuangan pada usaha perantara TBS kelapa sawit.</p>Jahara SiregarKusmilawaty KusmilawatyBudi Harianto
##submission.copyrightStatement##
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0
2026-06-142026-06-14921420143610.36778/jesya.v9i2.2761PENGARUH DAYA TARIK WISATA, AKSESIBILITAS, DAN MEDIA SOSIAL TERHADAP KEPUTUSAN BERKUNJUNG WISATAWAN DI IBARBO PARK
https://stiealwashliyahsibolga.ac.id/jurnal/index.php/jesya/article/view/2754
<p>Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana faktor aksesibilitas, daya tarik wisata, dan media sosial memengaruhi keputusan wisatawan untuk berkunjung ke Ibarbo Park. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan melibatkan 40 responden yang pernah mengunjungi Ibarbo Park. Data kemudian dianalisis menggunakan metode regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa daya tarik wisata, aksesibilitas, dan media sosial memiliki peran dalam meningkatkan keputusan masyarakat untuk berkunjung. Namun, faktor aksesibilitas merupakan faktor yang paling dominan dibandingkan faktor lainnya. Selain itu, ketiga faktor tersebut secara simultan berpengaruh signifikan terhadap keputusan wisatawan untuk mengunjungi Ibarbo Park. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa Ibarbo Park berpotensi menarik lebih banyak pengunjung apabila daya tarik wisatanya terus ditingkatkan, akses menuju lokasi semakin mudah, dan pemanfaatan media sosial dilakukan secara lebih efektif.</p>Sinta AprilianMurry Harmawan SaputraHubi Rahmat Andika
##submission.copyrightStatement##
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0
2026-06-142026-06-14921437145210.36778/jesya.v9i2.2754Good Corporate Governance as a Moderator of Tax Planning, Profitability, and Firm Value in Food and Beverage Companies
https://stiealwashliyahsibolga.ac.id/jurnal/index.php/jesya/article/view/2751
<p>The purpose of this study is to investigate the impact of Good Corporate Governance as a moderating variable in food and beverage companies listed on the Indonesia Stock Exchange, as well as the implications of tax planning and profitability on firm value. The motivation for this study stems from earlier research on the impact of profitability and tax planning on firm value, which produced mixed results. The research uses a quantitative methodology with descriptive-causal features. The secondary data used came from the financial statements and annual reports of companies in the food and beverage industry that are listed on the Indonesia Stock Exchange. Multiple linear regression and Moderated Regression Analysis (MRA) were used in the data analysis process to examine the direct and moderating effects between the variables. The findings show that firm value is positively and significantly impacted by profitability, indicating that firms with higher profitability levels typically have higher firm value. On the other hand, firm value is not much impacted by tax planning. Additionally, neither the relationship between profitability and firm value nor the association between tax planning and firm value is moderated by good corporate governance. Nonetheless, it has been demonstrated that firm value is directly and significantly impacted by sound corporate governance. These results show that, without enhancing the impacts of tax planning or profitability on firm value, the application of sound corporate governance contributes to a direct increase in firm value.</p>Bunga FitalokaBani Binekas
##submission.copyrightStatement##
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0
2026-06-142026-06-14922453246510.36778/jesya.v9i2.2751Analisis Hubungan Fluktuasi Harga BBM (Solar) dengan Sustainable Livelihood Nelayan di Kecamatan Percut Sei Tuan Kabupaten Deli Serdang
https://stiealwashliyahsibolga.ac.id/jurnal/index.php/jesya/article/view/2850
<table width="574"> <tbody> <tr> <td width="472"> <p>Fluktuasi harga bahan bakar minyak (BBM) solar merupakan salah satu kondisi ekonomi yang dihadapi nelayan karena BBM menjadi komponen penting dalam aktivitas penangkapan ikan. Perubahan harga BBM sering dikaitkan dengan kondisi ekonomi rumah tangga nelayan dan keberlanjutan penghidupan mereka. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara fluktuasi harga BBM (solar) dan <em>sustainable livelihood</em> nelayan di Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 30 nelayan aktif yang dipilih menggunakan teknik <em>purposive sampling</em>. Data primer diperoleh melalui kuesioner skala Likert yang mengukur persepsi nelayan mengenai fluktuasi harga BBM dan kondisi <em>sustainable livelihood</em> berdasarkan lima dimensi <em>Sustainable Livelihood Framework</em> (SLF), yaitu <em>financial capital, human capital, physical capital, social capital,</em> dan <em>natural capital</em>. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif dan korelasi Spearman Rank. Hasil penelitian menunjukkan bahwa <em>financial capital</em> memiliki skor rata-rata terendah (2,41), sedangkan <em>social capital</em> memiliki skor rata-rata tertinggi (3,76). Uji korelasi Spearman menunjukkan adanya hubungan negatif yang kuat dan signifikan antara fluktuasi harga BBM dan <em>sustainable livelihood</em> nelayan (rs = -0,83; p = 0,036). Temuan ini mengindikasikan bahwa nelayan yang merasakan tekanan ekonomi yang lebih tinggi terkait perubahan harga BBM cenderung memiliki kondisi <em>sustainable livelihood</em> yang lebih rendah. Penelitian ini memberikan gambaran mengenai keterkaitan antara fluktuasi harga BBM dan keberlanjutan penghidupan nelayan melalui pendekatan <em>Sustainable Livelihood Framework</em>.</p> </td> </tr> </tbody> </table>Mardiah RadiatamYusrizal Yusrizal
##submission.copyrightStatement##
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0
2026-06-142026-06-14922466248110.36778/jesya.v9i2.2850Kepemimpinan dalam Konteks Sosial, Budaya dan Lokal pada Raja Adat Harahap di Desa Padanggarugur Padang Lawas Utara
https://stiealwashliyahsibolga.ac.id/jurnal/index.php/jesya/article/view/2848
<p>Beragam teknik kepemimpinan telah diimplementasikan dalam upaya menjaga harmonisasi antara tujuan yang ingin dicapai dengan kondisi sosial terkait. Khususnya terhadap model kepemimpinan di Indonesia, ini menjadi tantangan yang direlasikan atas kondisi budaya daerah yang masih sarat dengan adat istiadat, dengan kondisi pergerakan jaman yang mendorong masuknya budaya asing tanpa bisa dihindari. Penelitian ini membahas mengenai bagaimana model kepemimpinan yang diimplementasikan oleh keturunan raja adat pada suatu desa di Padang Lawas Utara, bagaimana pemimpin adat menyikapi pergerakan jaman dan menyelaraskan antara budaya dan nilai-nilai keagamaan menjadi suatu nilai seni memimpin agar adat budaya tetap terjaga dan bernafas harmonis bersama nilai-nilai keagamaan di sana.Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif , dengan hasil posisi raja adat di desa tersebut lebih mengarah kepada bagaimana implementasi tata budaya yang mampu disematkan secara selaras dengan tata administrasi kenegaraan serta tatacara kehidupan beragama di masyarat desa tersebut.</p>Yeanny SuryadiYusnadi YusnadiAsih Menanti
##submission.copyrightStatement##
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0
2026-06-142026-06-14922482248810.36778/jesya.v9i2.2848Pengaruh Islamic Philanthropy, Pengguna QRIS, dan Tingkat Konsumsi Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Di Indonesia
https://stiealwashliyahsibolga.ac.id/jurnal/index.php/jesya/article/view/2837
<p>Penelitian ini menganalisis pengaruh <em>Islamic philanthropy</em>, pengguna <em>QRIS</em>, dan konsumsi rumah tangga terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia periode 2020–2024. Dalam penelitian ini dilatar belakangi oleh terbatasnya yang mengintegrasikan instrument filantropy islam, pengguna QRIS dan konsumsi rumah tangga dalam satu model analisis terhadap pertumbuhan ekonomi indonesia. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder <em>time series</em> dari Badan Pusat Statistik, Bank Indonesia, dan Badan Amil Zakat Nasional, yang dianalisis menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan EViews. Hasil penelitian menunjukkan bahwa zakat dan konsumsi rumah tangga berpengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi, sedangkan <em>digital payment</em> berpengaruh positif namun tidak signifikan secara parsial. Namun secara simultan ketiga variabel tersebut berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Penelitian selanjutnya disarankan mengkaji instrumen filantropi Islam lainnya seperti infak dan sedekah.</p>Arvina WahyuniKhairina TambunanAqwa Naser Daulay
##submission.copyrightStatement##
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0
2026-06-142026-06-14921489150210.36778/jesya.v9i2.2837Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Minat Masyarakat Muslim Dalam Berwakaf Secara Online Di Kota Medan
https://stiealwashliyahsibolga.ac.id/jurnal/index.php/jesya/article/view/2860
<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh literasi digital, pemahaman wakaf, dan kepercayaan terhadap lembaga wakaf digital terhadap minat masyarakat Muslim dalam berwakaf secara online di Kota Medan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain asosiatif kausal. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada 200 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling dengan kriteria masyarakat Muslim Kota Medan yang berusia minimal 17 tahun dan memiliki pemahaman atau pengalaman terkait layanan wakaf digital. Analisis data dilakukan menggunakan SEM-PLS dengan bantuan perangkat lunak SmartPLS melalui tahapan uji validitas konvergen, validitas diskriminan, reliabilitas, uji determinasi dan uji hoptesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial literasi digital tidak berpengaruh signifikan terhadap minat berwakaf secara online (sig. 0,569 > 0,05), demikian pula pemahaman wakaf yang tidak berpengaruh signifikan (sig. 0,965 > 0,05). Sebaliknya, kepercayaan terhadap lembaga wakaf digital berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat berwakaf secara online (sig. 0,000 < 0,05). Nilai Adjusted R Square sebesar 0,066 menunjukkan bahwa 6,6% variasi minat berwakaf secara online dapat dijelaskan oleh model penelitian. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kepercayaan terhadap lembaga wakaf digital merupakan faktor dominan dalam meningkatkan minat masyarakat Muslim untuk berwakaf secara online di Kota Medan.</p> <p> </p>Nelmi Sari NasutionMuhammad YafizAqwa Naser Daulay
##submission.copyrightStatement##
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0
2026-06-212026-06-21921503151510.36778/jesya.v9i2.2860Pengaruh Pendidikan Perkoperasian Terhadap Kinerja Manajemen Keuangan Di Mediasi Kesadaran Partisipasi Anggota (Studi Pada Koperasi Simpan Pinjam Gloria Kayu Putih Kota Kupang)
https://stiealwashliyahsibolga.ac.id/jurnal/index.php/jesya/article/view/2773
<table width="574"> <tbody> <tr> <td width="472"> <p>Koperasi memainkan peranan yang sangat penting dalam mendukung perekonomian masyarakat yang berskala kecil dan menengah melalui kinerja manajemen keuangan yang berkelanjutan. Kajian ini meneliti pengaruh pengaruh pendidikan perkoperasian terhadap kinerja manajemen keuangan di mediasi kesadaran partisipasi anggota. Survei ini dilakukan secara daring dan luring dengan melibatkan 93 responden. Analisis data menggunakan <em>Stuctural Equation Modeling</em> – <em>Partial Least Square </em>(SEM-PLS). Hasil penelitian ditemukan bahwa pendidikan perkoperasian dan kesadaran partisipasi anggota secara langsung berpengaruh signifikan terhadap kinerja manajemen keuangan. Dari hasil analisis di temukan juga bahwa kesadaran partisipasi anggota mampu berperan dalam me-mediasi pengaruh pendidikan perkoperasian terhadap kinerja manajemen kuangan koperasi, dengan peran mediasi penuh. Kajian ini berkontribusi pada peran pendidikan perkoperasian dan kesadaran partisipasi anggota dalam meningkatkan kinerja manajemen keuangan.</p> <p> </p> </td> </tr> </tbody> </table>Stefanus ReinatiLende DanggaAplonia Atto
##submission.copyrightStatement##
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0
2026-06-212026-06-21921516152810.36778/jesya.v9i2.2773Analisis Faktor yang Mempengaruhi Preferensi Mahasiswa Gen-Z terhadap Instrumen Investasi Syariah: Antara Emas Cicilan dan Reksadana Syariah di Platform Digital
https://stiealwashliyahsibolga.ac.id/jurnal/index.php/jesya/article/view/2856
<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik instrumen yang membentuk preferensi mahasiswa Gen-Z terhadap investasi syariah (emas cicilan dan reksadana syariah) dengan menggunakan pendekatan <em>Item Response Theory</em> (IRT). Fokus utama penelitian ini adalah mengevaluasi sejauh mana variabel Literasi Keuangan Syariah (X1), Persepsi Risiko (X2), serta Kualitas Platform Digital (X3) efektif dalam mencerminkan Preferensi Mahasiswa (Y). Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa Perbankan Syariah FEBI UINSU dengan sampel sebanyak 90 responden. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner skala Likert dan dianalisis menggunakan model <em>Partial Credit Model</em> (PCM) pada paradigma IRT. Hasil penelitian melalui parameter tingkat kesulitan (b) dan daya pembeda (a) menunjukkan bahwa Kualitas Platform Digital (X3) merupakan faktor yang paling mudah diterima dan memiliki daya pembeda paling kuat dalam menentukan preferensi mahasiswa. Sebaliknya, Persepsi Risiko (X2) ditemukan sebagai indikator dengan tingkat kesulitan tertinggi, yang berarti risiko tetap menjadi hambatan utama bagi mahasiswa meskipun memiliki literasi yang cukup. Secara keseluruhan, instrumen penelitian dinyatakan fit dengan model IRT, membuktikan bahwa preferensi mahasiswa Gen-Z lebih didorong oleh kemudahan aksesibilitas teknologi dibandingkan sekadar pemahaman teoritis.</p>Abdurrahman AbdurrahmanMaidalena MaidalenaRahmi Syahriza
##submission.copyrightStatement##
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0
2026-06-212026-06-21921526154110.36778/jesya.v9i2.2856Pemetaan Riset Pemasaran pada UKM Pariwisata: Analisis Bibliometrik dan Agenda Penelitian Masa Depan
https://stiealwashliyahsibolga.ac.id/jurnal/index.php/jesya/article/view/2864
<p>Usaha kecil dan menengah (UKM) atau small and medium-sized enterprises (SMEs) memiliki peran penting dalam memperkuat daya saing sektor pariwisata melalui praktik pemasaran yang adaptif, inovatif, dan berorientasi pada pelanggan. Namun, perkembangan penelitian mengenai pemasaran UKM pada sektor pariwisata masih tersebar dalam berbagai tema, sehingga diperlukan pemetaan ilmiah untuk memahami struktur pengetahuan dan arah risetnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis visualisasi bibliometrik mengenai pemasaran UKM pada sektor pariwisata dengan menggunakan data publikasi dari basis data Scopus periode 2000–2026. Analisis dilakukan menggunakan VOSviewer untuk memetakan ko-okurensi kata kunci, hubungan antartema, tren temporal, dan kepadatan topik penelitian. Hasil visualisasi menunjukkan bahwa tema enterprise performance, business performance, digital marketing, tourist, social media, entrepreneurial branding, innovation culture, digital literacy, food tourism, dan budget hotel menjadi isu utama dalam kajian ini. Network visualization memperlihatkan bahwa enterprise performance dan digital marketing berperan sebagai tema sentral yang menghubungkan berbagai klaster penelitian. Overlay visualization menunjukkan pergeseran perhatian riset terbaru menuju digital literacy, agile marketing, entrepreneurial branding, dan praktik pemasaran berbasis media sosial. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam memetakan perkembangan literatur pemasaran UKM pada sektor pariwisata serta menawarkan agenda riset masa depan terkait transformasi digital, kapabilitas pemasaran, pengalaman wisatawan, dan keberlanjutan kinerja UKM pariwisata secara lebih terarah bagi akademisi dan praktisi pemasaran pariwisata.</p>Rahmad Solling Hamid
##submission.copyrightStatement##
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0
2026-06-272026-06-27921542156510.36778/jesya.v9i2.2864Konstruksi Kepercayaan Konsumen pada UMKM Berkah Cheryle Souvenir Studi Etika Bisnis Digital
https://stiealwashliyahsibolga.ac.id/jurnal/index.php/jesya/article/view/2799
<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konvergensi antara internalisasi etika bisnis oleh pelaku UMKM dengan konstruksi kepercayaan konsumen (<em>consumer trust</em>) dalam ekosistem transaksi digital <em>pre-order</em> massal. Melalui pendekatan kualitatif dengan desain fenomenologi murni, penelitian ini mengeksplorasi esensi pengalaman nyata (<em>lived experience</em>) dari pemilik Berkah Cheryle Souvenir dan tiga informan konsumen yang dipilih menggunakan teknik <em>purposive sampling</em> hingga mencapai titik jenuh data (<em>data saturation</em>). Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam semi-terstruktur, observasi digital secara pasif pada media komunikasi transaksional, serta dokumentasi. Data dianalisis secara fenomenologis melalui tahapan <em>epoche (horizonalization)</em>, penyusunan unit makna, hingga sintesis tekstural-struktural. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa kepercayaan konsumen dikonstruksi melalui pemenuhan kontrak etis (<em>ethical contract</em>) oleh produsen yang bertransformasi menjadi <em>perceived value</em> dalam sistem adopsi teknologi transaksi. Keselarasan operasional ini terwujud dalam empat pilar utama: penegakan autentisitas informasi visual, transparansi finansial lewat <em>locked-pricing system</em>, keadilan prosedural (<em>procedural justice</em>) pada tata kelola antrean berbasis <em>first-come, first-served</em>, serta internalisasi nilai lingkungan (<em>green marketing value</em>) melalui material kayu mahoni bersertifikasi <em>food-grade</em>. Komitmen mitigasi risiko logistik berupa jaminan garansi ganti rugi penuh terbukti menjadi jangkar utama yang mereduksi kecemasan transaksional. Keterpaduan dimensi etika bisnis ini secara simultan memicu akumulasi bukti sosial (<em>social proof</em>) positif yang mendorong perilaku rekomendasi antarpribadi (<em>Word of Mouth</em>) secara organik. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis pada literatur manajemen perilaku konsumen mengenai pentingnya rekonsiliasi nilai etika produsen berbasis teori VTAM (<em>Value-driven Technology Acceptance Model</em>) di pasar digital.</p>Muhammad Arif WibowoQurotul AiniMuhammad Pudail
##submission.copyrightStatement##
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0
2026-06-272026-06-27921581158810.36778/jesya.v9i2.2799Pengaruh Direksi Finansial Expetise, Gender, Dan Tenure Terhadap Kinerja Perusahaan Perbankan Di Indonesia
https://stiealwashliyahsibolga.ac.id/jurnal/index.php/jesya/article/view/2858
<p>Penelitian mengenai pengaruh <em>financial expertise</em><em>, </em><em>gender</em><em>,</em> dan <em>tenure</em> direksi terhadap kinerja perusahaan masih menunjukkan hasil yang inkonsisten, khususnya pada sektor perbankan yang memiliki karakteristik tata kelola dan regulasi yang kompleks. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh <em>financial expertise</em><em>, </em><em>gender</em><em>,</em> dan <em>tenure</em> direksi terhadap kinerja perusahaan perbankan di Indonesia dengan <em>firm size</em> dan <em>leverage</em> sebagai variabel kontrol. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder dari 21 perusahaan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 2021–2024 sehingga diperoleh 84 observasi. Data dianalisis menggunakan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa <em>financial expertise</em> dan <em>gender</em> direksi tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja perusahaan, sedangkan <em>tenure</em> direksi berpengaruh positif signifikan. Secara simultan, seluruh variabel independen dan variabel kontrol berpengaruh signifikan terhadap kinerja perusahaan. Hasil penelitian ini memberikan kontribusi empiris terhadap <em>Agency Theory</em> dengan menunjukkan bahwa pengalaman direksi yang tercermin melalui masa jabatan lebih berperan dalam meningkatkan kinerja perusahaan dibandingkan keahlian keuangan dan gender pada industri perbankan Indonesia</p> <p> </p> <p> </p>Ninda UtamiLia Uzliawati
##submission.copyrightStatement##
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0
2026-07-012026-07-01921589159810.36778/jesya.v9i2.2858Pengembangan Model Pengelolaan Wakaf Yayasan Wakaf Ar-Risalah Berbasis Kolaboratif Untuk Meningkatkan Kesejahteraan Sebagai Manifestasi Maqashid Syariah
https://stiealwashliyahsibolga.ac.id/jurnal/index.php/jesya/article/view/2872
<p>Wakaf merupakan instrumen ekonomi Islam yang memiliki potensi besar dalam mendukung kesejahteraan masyarakat. Namun, pengelolaan wakaf pada berbagai lembaga masih menghadapi sejumlah tantangan, seperti belum optimalnya sinergi antar pemangku kepentingan, keterbatasan pengembangan aset wakaf produktif, serta belum terintegrasinya pengelolaan wakaf dengan tujuan maqashid syariah. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kondisi eksisting pengelolaan wakaf di Yayasan Wakaf Ar-Risalah, menganalisis kebutuhan pengelolaan wakaf, serta menghasilkan model pengelolaan wakaf berbasis kolaboratif untuk meningkatkan kesejahteraan sebagai manifestasi maqashid syariah. Penelitian ini menggunakan pendekatan *Research and Development* (R&D) dengan model ADDIE yang meliputi tahap *analysis, design, development, implementation,* dan *evaluation*. Tahap *analysis* dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, studi dokumentasi, analisis SWOT, dan *Focus Group Discussion* (FGD I) untuk mengidentifikasi kondisi eksisting dan kebutuhan pengelolaan wakaf. Tahap *design* menghasilkan rancangan awal model pengelolaan wakaf berbasis kolaboratif, sedangkan tahap *development* dilakukan melalui FGD II bersama pemangku kepentingan, FGD III bersama pakar, serta diskusi dengan Badan Wakaf Indonesia (BWI) sebagai regulator untuk menyempurnakan model. Tahap *implementation* dilaksanakan melalui sosialisasi model kepada para pemangku kepentingan di lingkungan Yayasan Wakaf Ar-Risalah, dan tahap *evaluation* dilakukan untuk menilai keterpahaman, penerimaan, serta kesiapan pengguna terhadap model yang dikembangkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan wakaf yang berjalan masih memerlukan penguatan pada aspek kolaborasi, koordinasi, dan integrasi peran para pemangku kepentingan. Analisis kebutuhan menunjukkan perlunya model pengelolaan yang mampu menghubungkan nazhir, wakif, penerima manfaat, lembaga pendidikan, pemerintah, dan masyarakat dalam satu sistem yang sinergis. Berdasarkan temuan tersebut, dikembangkan Model Pengelolaan Wakaf Berbasis Kolaboratif (TRANS-PIAR) yang dinilai layak secara konseptual, regulatif, dan syariah untuk diterapkan. Model ini mampu memperkuat tata kelola wakaf, meningkatkan efektivitas pemanfaatan aset wakaf, serta mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat sebagai manifestasi maqashid syariah. Dengan demikian, model yang dihasilkan dapat menjadi alternatif pengembangan pengelolaan wakaf yang lebih efektif, partisipatif, dan berkelanjutan.</p>Kamrizal Kamrizal
##submission.copyrightStatement##
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0
2026-07-012026-07-01921599161310.36778/jesya.v9i2.2872ANALISIS PENGARUH KOMPETENSI DAN BUDAYA ORGANISASI DENGAN PEMEDIASI KOMITMEN ORGANISASI TERHADAP KINERJA KARYAWAN (Study pada karyawan perusahaan PT.GFI)
https://stiealwashliyahsibolga.ac.id/jurnal/index.php/jesya/article/view/2882
<p>Industri peternakan sapi perah nasional dituntut untuk menerapkan prinsip green economy melalui pengelolaan aset yang andal guna meminimalkan downtime operasional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kompetensi dan budaya organisasi terhadap kinerja karyawan dengan komitmen organisasi sebagai variabel mediasi pada Departemen Operational Maintenance and Repair PT. Greenfield Indonesia (PT. GFI). Pendekatan penelitian menggunakan metode kuantitatif asosiatif berbasis filsafat positivisme. Data dikumpulkan melalui sampel total terhadap 39 personel teknis dari divisi Utility, Maintenance, EHS, dan Biogas menggunakan kuesioner digital skala Likert 5 poin. Teknik analisis data yang digunakan adalah Structural Equation Modeling - Partial Least Square (SEM-PLS) melalui perangkat software SmartPLS. Hasil analisis jalur menunjukkan bahwa secara parsial, kompetensi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan, sedangkan budaya organisasi dan komitmen organisasi tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja. Lebih lanjut, budaya organisasi terbukti berpengaruh signifikan dalam membentuk komitmen organisasi, namun kompetensi ditemukan tidak berpengaruh signifikan terhadap komitmen organisasi pekerja. Pada pengujian efek mediasi, komitmen organisasi tidak terbukti berperan sebagai variabel mediator baik dalam hubungan antara kompetensi terhadap kinerja maupun budaya organisasi terhadap kinerja. Temuan ini menegaskan bahwa aspek kapabilitas teknis riil memiliki pengaruh langsung yang jauh lebih dominan dalam mendongkrak produktivitas kerja di lapangan dibandingkan aspek nilai moral ataupun loyalitas normatif. Implikasi praktis bagi manajemen PT. GFI adalah perlunya menempatkan program pengembangan keahlian teknis, pelatihan terstruktur, dan sertifikasi profesional sebagai prioritas utama investasi perusahaan.</p>Awik Yuniawan MustofaAdya HermawatiMuchlis Mas'udNasharuddin MasChoirul Anam
##submission.copyrightStatement##
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0
2026-07-022026-07-02921614163310.36778/jesya.v9i2.2882Pengaruh Fraud Triangle Theory Dalam Mendeteksi Financial Statement Fraud Pada Perusahaan Bumn Tahun 2020-2024
https://stiealwashliyahsibolga.ac.id/jurnal/index.php/jesya/article/view/2854
<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh elemen Fraud Triangle Theory terhadap financial statement fraud pada perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 2020–2024. Isu financial statement fraud menjadi penting untuk dikaji karena kecurangan dalam pelaporan keuangan dapat menurunkan kredibilitas perusahaan, merugikan pemangku kepentingan, serta melemahkan kepercayaan publik terhadap tata kelola perusahaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian kausal asosiatif. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang diperoleh dari laporan tahunan dan laporan keuangan perusahaan. Sampel penelitian ditentukan dengan teknik sampel jenuh, sehingga seluruh 30 perusahaan BUMN dijadikan objek penelitian, dengan total 150 observasi. Analisis data dilakukan melalui statistik deskriptif, uji asumsi klasik, dan regresi data panel. Berdasarkan hasil pengujian model, estimasi regresi yang digunakan adalah Random Effect Model. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pressure dan opportunity berpengaruh positif dan signifikan terhadap financial statement fraud, sedangkan rationalization tidak berpengaruh signifikan. Temuan ini mengindikasikan bahwa tekanan untuk mencapai kinerja keuangan tertentu serta adanya peluang akibat kelemahan pengawasan dan pengendalian internal merupakan faktor yang lebih dominan dalam mendorong terjadinya kecurangan laporan keuangan. Dengan demikian, penguatan sistem pengendalian internal, peningkatan efektivitas pengawasan, dan penerapan tata kelola perusahaan yang baik menjadi langkah penting dalam meminimalkan risiko financial statement fraud pada perusahaan BUMN.</p>Riswanto Riswanto
##submission.copyrightStatement##
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0
2026-07-032026-07-03921566158010.36778/jesya.v9i2.2854Pengaruh Pola Shift Kerja Dan Dukungan Sistem Digital M-Tix Terhadap Operational Turnaround Time Pada Xxi Cinema Kota Bandung
https://stiealwashliyahsibolga.ac.id/jurnal/index.php/jesya/article/view/2769
<p>Perkembangan teknologi digital telah mendorong perubahan pola operasional pada industri bioskop, termasuk dalam pengelolaan pelayanan dan efisiensi proses kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pola shift kerja dan dukungan sistem digital M-Tix terhadap operational turnaround time pada XXI Cinema. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 120 karyawan yang terlibat dalam operasional bioskop. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner dan dianalisis menggunakan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola shift kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap operational turnaround time dengan nilai koefisien beta sebesar 0,332 dan tingkat signifikansi 0,000. Dukungan sistem digital M-Tix juga berpengaruh positif dan signifikan dengan nilai koefisien beta sebesar 0,537 dan tingkat signifikansi 0,000. Hasil tersebut menunjukkan bahwa dukungan sistem digital memiliki kontribusi yang lebih besar dibandingkan pola shift kerja dalam meningkatkan efektivitas operasional. Pengujian simultan menghasilkan nilai F sebesar 107,284 dengan tingkat signifikansi 0,000, yang mengindikasikan bahwa kedua variabel secara bersama-sama memengaruhi operational turnaround time. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,648 menunjukkan bahwa 64,8% variasi operational turnaround time dapat dijelaskan oleh pola shift kerja dan dukungan sistem digital M-Tix, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian. Temuan ini memperkuat Resource-Based View dan Socio-Technical Systems Theory yang menekankan pentingnya integrasi antara kapabilitas sumber daya manusia dan teknologi digital dalam meningkatkan kinerja operasional. Penelitian ini memberikan implikasi bahwa optimalisasi penjadwalan kerja dan pemanfaatan data digital M-Tix dapat menjadi strategi untuk meningkatkan efisiensi pelayanan, mengurangi waktu tunggu pelanggan, serta mendukung keunggulan operasional XXI Cinema di era transformasi digital.</p>Devia DesiyantiDudi HaryadiAdi Praptika Jaya
##submission.copyrightStatement##
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0
2026-07-042026-07-04921581159510.36778/jesya.v9i2.2769Analisis Keberhasilan Aplikasi Online Food Delivery Menggunakan Model Electronic Commerce System Success pada Mahasiswa S1 Akuntansi Universitas Sumatera Utara
https://stiealwashliyahsibolga.ac.id/jurnal/index.php/jesya/article/view/2839
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengukur keberhasilan aplikasi <em>Online Food Delivery </em>pada mahasiswa/i aktif S1 Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sumatera Utara menggunakan model Electronic Commerce System Success. Dimensi yang diteliti meliputi <em>information quality, system quality, service quality, perceived value, user satisfaction, dan intention to reuse</em>. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross sectional dan metode survei terhadap 285 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pada penelitian ini data dikumpulkan dengan menyebarkan kuesioner kepada responden. Hasil penelitian ini menunjukkan <em>information quality, system quality, dan service quality</em> berpengaruh positif dan signifikan terhadap <em>perceived value</em> dan <em>user satisfaction</em>. Selain itu, <em>perceived value</em> berpengaruh positif dan signifikan terhadap <em>user satisfaction</em> dan <em>intention to reuse</em>. Kemudian, hasil penelitian juga menunjukkan <em>user satisfaction</em> berpengaruh positif dan signifikan terhadap <em>intention to reuse</em> aplikasi <em>Online Food Delivery</em>. Di antara seluruh hubungan yang diuji, pengaruh <em>user satisfaction</em> terhadap <em>intention to reuse</em> merupakan hubungan yang paling dominan, sedangkan <em>service quality</em> menjadi faktor yang paling kuat dalam membentuk <em>perceived value</em>. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan kualitas layanan berperan penting dalam menciptakan nilai yang dirasakan pengguna, sementara kepuasan pengguna menjadi faktor utama yang mendorong keberlanjutan penggunaan aplikasi <em>Online Food Delivery</em>. Penelitian ini memberikan kontribusi empiris dengan memperluas penerapan model <em>Electronic Commerce System Success</em> pada konteks aplikasi <em>Online Food Delivery</em> di kalangan mahasiswa Indonesia.</p>Sambas Ade KesumaVicken Dominick Febrian Marbun
##submission.copyrightStatement##
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0
2026-07-042026-07-04921596161510.36778/jesya.v9i2.2839Risk Dynamics and Profitability in Islamic Banking: Comparative Evidence from Saudi Arabia and the United Arab Emirates
https://stiealwashliyahsibolga.ac.id/jurnal/index.php/jesya/article/view/2740
<p>This study aims to analyze the influence of credit risk, leverage, and liquidity risk on the profitability of Islamic banks in Saudi Arabia and the United Arab Emirates for the period 2020–2024. This research gap is based on the inconsistency of previous empirical results regarding the impact of liquidity and capital structure on the financial performance of Islamic banks. Both countries were selected because they are the largest Islamic financial centers in the Gulf region with different structural characteristics. Saudi Arabia dominates the retail market, while the UAE excels in digital innovation and sukuk. The novelty of this study lies in the simultaneous comparative analysis approach in these two major markets to test the consistency of profitability determinants under different regulatory authorities. The research method used is a quantitative approach with panel data regression on 10 full Islamic banks. The results show that credit risk has a significant negative effect and leverage has a significant positive effect on profitability, while liquidity risk has no significant effect. This study contributes to the Islamic finance literature by providing a new empirical resolution to the sensitivity of profitability to productive assets, as well as providing a practical reference for bank management and regulators in optimizing leverage limits and credit screening efficiency.</p>Nadiva Fahriyyah Ayu DzakirahIndah YulianaMuhammad Sulhan
##submission.copyrightStatement##
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0
2026-07-042026-07-04921616163010.36778/jesya.v9i2.2740Global Mapping of Sustainability Accounting and Green Supply Chain Research: A Bibliometric Analysis
https://stiealwashliyahsibolga.ac.id/jurnal/index.php/jesya/article/view/2646
<p>This study addresses an underexplored research gap in the sustainability literature: despite the parallel growth of sustainability accounting (SA) and green supply chain management (GSCM) over the past two decades, their intellectual integration remains insufficiently mapped. Existing bibliometric reviews examine each domain in isolation, leaving the structural and thematic linkages between accounting-based sustainability measurement and supply chain-level environmental practices largely uncharted. This study fills this gap by conducting a comprehensive bibliometric analysis of 6,356 peer-reviewed journal articles indexed in Scopus (2005–2025) using VOSviewer. Beyond conventional bibliometric mapping, this study introduces a conceptual framework linking SA and GSCM through three bridging mechanisms: measurement, governance, and strategic alignment. The analysis covers publication trends, intellectual foundations (co-citation networks), thematic evolution (keyword co-occurrence and bibliographic coupling), and an overlay visualization of temporal keyword shifts. Findings reveal a post-2021 surge in publications, strong disciplinary anchoring in business, management, and environmental sciences, and the emergence of five integrated thematic clusters. A future research agenda is proposed across five emerging frontiers: AI for sustainability accounting, ESG analytics, blockchain-based sustainability reporting, green digital supply chains, and carbon accounting ecosystems. This study contributes conceptually by positioning SA as the measurement infrastructure of GSCM, theoretically by integrating institutional theory and resource-based view perspectives, and practically by offering implications for managers, policymakers, and researchers.</p>Royanti SinagaArsy Annisa AstiMahlian Elyana
##submission.copyrightStatement##
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0
2026-07-042026-07-04921631164810.36778/jesya.v9i2.2646Pengaruh Kebijakan Dividen, Manajemen Aset, dan Kebijakan Pembiayaan terhadap Nilai Perusahaan: Bukti pada Sektor Healthcare Indonesia
https://stiealwashliyahsibolga.ac.id/jurnal/index.php/jesya/article/view/2878
<p>Kemajuan ekonomi dan kualitas hidup masyarakat sama-sama didukung oleh berbagai sektor industri penting, dan sektor healthcare tidak terkecuali. Melonjaknya tren gaya hidup sehat, meningkatnya kesadaran akan kesehatan, serta regulasi pemerintah yang mendorong investasi di bidang layanan kesehatan merupakan faktor utama yang menggerakkan industri ini ke depan. Sebagai akibat dari beragam faktor tersebut, nilai perusahaan telah menjadi tolok ukur penting untuk mengevaluasi kesuksesan dan potensi masa depan suatu perusahaan di pasar modal. Beragam perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia di sektor healthcare dari tahun 2020 hingga 2025 akan menjadi fokus studi ini, yang bertujuan untuk menilai pengaruh kebijakan dividen, pengelolaan aset, dan kebijakan pembiayaan terhadap nilai perusahaan. PBV ialah ukuran nilai perusahaan, DPR mengukur kebijakan dividen, TATO mengukur manajemen aset, serta DER mengukur kebijakan pembiayaan. Metodologi kuantitatif yang menggabungkan teknik deskriptif dan konfirmatif dipergunakan dalam studi ini. Tujuh belas perusahaan dipilih secara acak mempergunakan teknik sampling purposif untuk studi ini. Penulis mempergunakan regresi data panel untuk menganalisis informasi yang dikumpulkan dari laporan keuangan dan laporan tahunan yang mencakup periode tahun 2020–2025. Temuan memperlihatkan bahwasanya ketiga kebijakan tersebut, yaitu kebijakan dividen, pengelolaan aset, dan kebijakan pembiayaan, secara signifikan memengaruhi nilai perusahaan jika dipertimbangkan secara bersama-sama. Meskipun Kebijakan Pembiayaan berdampak positif dan signifikan terhadap Nilai Perusahaan, Kebijakan Dividen dan Pengelolaan Aset hanya berdampak sedikit. Perusahaan, investor, dan peneliti di masa depan mungkin dapat mengacu pada hasil ini sebagai bukti bahwa strategi keuangan memainkan peran yang lebih signifikan dalam meningkatkan nilai perusahaan.</p>Grace Catherine WondalDwi Urip Wardoyo
##submission.copyrightStatement##
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0
2026-07-052026-07-05921649166510.36778/jesya.v9i2.2878PENGARUH MOTIVASI TERHADAP KINERJA PEGAWAI PADA KANTOR CAMAT SIBOLGA SAMBAS KOTA SIBOLGA
https://stiealwashliyahsibolga.ac.id/jurnal/index.php/jesya/article/view/2904
<table width="574"> <tbody> <tr> <td width="472"> <p>Penelitian untuk mengetahui ada tidaknya Pengaruh Motivasi Terhadap Kinerja Pegawai Pada Kantor Camat Sibolga Sambas Kota Sibolga. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Sampel dalam penelitian ini adalah pegawai yang ada pada Kantor Camat Sibolga Sambas Kota Sibolga dengan penyebaran kuesioner berjumlah 72 responden<strong>. </strong>Hasil penelitian diketahui bahwa koefisien korelasi diperoleh hasil terdapat hubungan yang kuat antara Motivasi dengan Kinerja Pegawai 0,762. Berdasarkan analisis Koefisien Determinasi yang diperoleh sebesar 0,581 hal ini berarti bahwa yang terjadi pada variasi variabel terikat Kinerja Pegawai 58,1% ditentukan oleh variabel bebas Motivasi dan sisanya sebesar 41,9% ditentukan oleh faktor lain yang tidak dibahas dalam penelitian ini. Dari hasil uji t pada penelitian diketahui bahwa nilai t hitung Motivasi (X<sub>1</sub>) sebesar 9,857 > t tabel 1,994, maka hipotesis menyatakan Motivasi secara parsial atau individu berpengaruh signifikan terhadap Kinerja Pegawai pada Kantor Camat Sibolga Sambas Kota Sibolga dapat diterima.</p> <p> </p> </td> </tr> </tbody> </table>Nova Zulfani PanggabeanAlfansuri TanjungMansur TanjungSucipto SuciptoHeriyawan Hutagalung
##submission.copyrightStatement##
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0
2026-07-062026-07-06921666167510.36778/jesya.v9i2.2904The Influence of Double-Date Promotional Events and Financial Technology Literacy on Students' Financial Management Behavior: The Mediating Role of Self-Control
https://stiealwashliyahsibolga.ac.id/jurnal/index.php/jesya/article/view/2891
<p>The rapid growth of e-commerce and digital financial services has transformed students' purchasing behavior, particularly during double-date promotional events. Although previous studies have extensively examined promotional campaigns, financial technology literacy, and consumer behavior, limited evidence explains how these factors jointly influence students' Financial Management Behavior through the mediating role of Self-Control. Therefore, this study investigates the effects of Double-Date Promotional Events and Financial Technology Literacy on students' Financial Management Behavior, with Self-Control serving as an intervening variable. This study employed a quantitative research design involving Management students at Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara. The sample was determined using the Slovin formula, and data were collected through structured questionnaires. The proposed research model was analyzed using Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS) with SmartPLS 4. The results indicate that Double-Date Promotional Events, Financial Technology Literacy, and Self-Control significantly influence students' Financial Management Behavior. In addition, Double-Date Promotional Events and Financial Technology Literacy significantly affect Self-Control, which further mediates their relationships with Financial Management Behavior. These findings demonstrate that students' financial management is influenced not only by external promotional stimuli but also by digital financial capability and individual self-regulation.This study contributes to the literature by integrating Double-Date Promotional Events, Financial Technology Literacy, and Self-Control into a single conceptual framework explaining students' Financial Management Behavior. The findings also provide practical implications for universities and digital financial service providers in strengthening financial literacy and promoting responsible financial decision-making among university students.</p>Nur QholilaNovien Rialdy
##submission.copyrightStatement##
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0
2026-07-102026-07-10921676169010.36778/jesya.v9i2.2891Human Capital Development and Employee Performance in the Indonesian Telecommunications Sector
https://stiealwashliyahsibolga.ac.id/jurnal/index.php/jesya/article/view/2890
<p>Despite extensive research examining the relationship between training, career development, and employee performance, empirical findings remain inconsistent, particularly in the telecommunications industry, where rapid technological change requires continuous human capital development. This study aims to analyze the effects of training and career development on employee performance at PT Telkomsel Medan Branch while providing empirical evidence from the perspective of Human Capital Theory. A quantitative approach was employed using a survey of 140 employees selected through the Slovin formula. Data were collected using structured questionnaires and analyzed using multiple linear regression with the assistance of SPSS software. The findings indicate that both training and career development have a positive and significant effect on employee performance, both partially and simultaneously (p < 0.05). Career development demonstrates a stronger contribution to employee performance than training, highlighting the importance of integrating competency development with long-term career opportunities. These findings reinforce Human Capital Theory by emphasizing that organizational investment in employee competencies and career development contributes to improved organizational performance. The study provides practical implications for designing integrated human resource development strategies in the telecommunications sector.</p>Willy YusnandarIrwan Syari Tanjung
##submission.copyrightStatement##
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0
2026-07-102026-07-10921691170010.36778/jesya.v9i2.2890The Influence of Social Media Marketing and Product Quality on Mykonos Perfume Purchase Decisions: The Mediating Role of Streamer Setiawan Ade
https://stiealwashliyahsibolga.ac.id/jurnal/index.php/jesya/article/view/2889
<table width="574"> <tbody> <tr> <td width="472"> <p>The rapid growth of digital marketing has encouraged perfume companies to utilize social media and streamers to influence consumer purchasing decisions. However, previous studies have provided limited evidence regarding the mediating role of streamers in explaining how social media marketing and product quality influence purchase decisions in the perfume industry. Therefore, this study aims to analyze the influence of social media marketing and product quality on Mykonos perfume purchase decisions through the mediating role of Streamer Setiawan Ade. This study employed a quantitative approach with an associative research design involving 120 respondents selected using purposive sampling. Data were collected through questionnaires and analyzed using Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS) with SmartPLS software. The findings reveal that social media marketing and product quality do not have a significant direct effect on purchase decisions. However, both variables significantly influence the role of the streamer, while the streamer significantly affects consumers' purchase decisions. Furthermore, the streamer significantly mediates the relationships between social media marketing and purchase decisions as well as between product quality and purchase decisions. These findings highlight the importance of streamer credibility as a mediating mechanism in improving the effectiveness of digital marketing strategies within the perfume industry.</p> </td> </tr> </tbody> </table>Rahmad Fauzan HsbWilly Yusnandar
##submission.copyrightStatement##
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0
2026-07-102026-07-10921701171210.36778/jesya.v9i2.2889Analisis Efektivitas Penggunaan E-Wallet Melalui Technology, Organization, Environment (Toe) Framework: Studi Pada Umkm Warung Kopi Di Kota Medan
https://stiealwashliyahsibolga.ac.id/jurnal/index.php/jesya/article/view/2840
<p>Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas penggunaan <em>e-wallet</em> pada Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) warung kopi di Kota Medan dengan menggunakan <em>Technology</em>, <em>Organization</em>, <em>Environment</em> (TOE) Framework. Meskipun penggunaan <em>e-wallet</em> terus meningkat, efektivitas implementasinya pada UMKM masih menghadapi berbagai kendala, seperti keterbatasan kesiapan teknologi, dukungan organisasi, dan tekanan lingkungan bisnis. Selain itu, penelitian terdahulu mengenai TOE lebih banyak berfokus pada keputusan adopsi teknologi, sedangkan kajian mengenai efektivitas penggunaan <em>e-wallet</em> setelah diimplementasikan pada sektor UMKM masih relatif terbatas. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan survei terhadap 138 responden yang terdiri atas pemilik, manajer, dan kasir UMKM warung kopi di Kota Medan. Analisis dilakukan menggunakan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel <em>technology</em>, <em>organization</em>, dan <em>environment</em> secara simultan maupun parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap efektivitas penggunaan <em>e-wallet</em>. Variabel <em>environment</em> merupakan faktor yang memiliki pengaruh paling dominan, diikuti oleh <em>organization</em> dan <em>technology</em>. Temuan ini memperluas bukti empiris mengenai penerapan TOE Framework dalam mengevaluasi efektivitas penggunaan <em>e-wallet</em> pada UMKM sektor kuliner serta memberikan implikasi bagi pelaku usaha dan penyedia layanan pembayaran digital dalam meningkatkan keberhasilan transformasi digital UMKM.</p>Sambas Ade KesumaChyntia Afifah
##submission.copyrightStatement##
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0
2026-07-132026-07-13921713172310.36778/jesya.v9i2.2840Dari Motif Investasi ke Perilaku Konsumen: Peran Mediasi Kepuasan Pelanggan pada Kualitas Layanan dan Harga terhadap Keputusan Pembelian Jasa Laundry di Pontianak Barat
https://stiealwashliyahsibolga.ac.id/jurnal/index.php/jesya/article/view/2836
<p>Penelitian ini bertujuan menganalisis peran mediasi kepuasan pelanggan pada hubungan kualitas layanan dan harga terhadap keputusan pembelian jasa laundry di Kota Pontianak Barat. Pendekatan kuantitatif kausal digunakan dengan melibatkan 150 responden pengguna jasa laundry yang dipilih melalui <em>purposive sampling</em>. Data dikumpulkan melalui kuesioner berskala Likert dan dianalisis menggunakan SEM-PLS dengan perangkat lunak WarpPLS 7.0. Variabel penelitian terdiri dari kualitas layanan dan harga sebagai variabel bebas, kepuasan pelanggan sebagai variabel mediasi, serta keputusan pembelian sebagai variabel terikat. Kualitas layanan diukur dengan model SERVQUAL (<em>tangible, reliability, responsiveness, assurance, empathy</em>). Seluruh instrumen memenuhi uji validitas dan reliabilitas, serta model memenuhi <em>Goodness of Fit</em> dengan nilai Tenenhaus GoF sebesar 0,637 (kategori besar). Hasil pengujian menunjukkan: (1) kualitas layanan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pelanggan (<em>β</em> = 0,473; p < 0,001); (2) harga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pelanggan (<em>β</em> = 0,324; p < 0,001); (3) kualitas layanan tidak berpengaruh langsung terhadap keputusan pembelian (<em>β</em> = 0,061; p = 0,224); (4) harga berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian (<em>β</em> = 0,413; p < 0,001); (5) kepuasan pelanggan berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian (<em>β</em> = 0,387; p < 0,001); (6) kepuasan pelanggan memediasi pengaruh kualitas layanan terhadap keputusan pembelian (<em>β</em> = 0,183; p < 0,001); serta (7) kepuasan pelanggan memediasi pengaruh harga terhadap keputusan pembelian (<em>β</em> = 0,125; p = 0,014). Penelitian ini menegaskan bahwa kepuasan pelanggan berperan strategis sebagai mediator antara kualitas layanan dan harga terhadap keputusan pembelian jasa laundry. Pelaku usaha disarankan untuk meningkatkan kualitas layanan sekaligus menetapkan harga yang kompetitif guna menciptakan kepuasan pelanggan yang pada akhirnya mendorong keputusan pembelian secara berkelanjutan.</p>Tukkot Hamonangan Immanuel
##submission.copyrightStatement##
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0
2026-07-142026-07-14921724174410.36778/jesya.v9i2.2836Technopreneurial Mindset dan Knowledge Management di Kalangan Wirausahawan Perempuan: Peningkatan Produktivitas dan Kinerja
https://stiealwashliyahsibolga.ac.id/jurnal/index.php/jesya/article/view/2914
<p>Dominasi perempuan dalam sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) merupakan pilar utama stabilitas ekonomi nasional, namun keberlanjutannya di era Industri 4.0 terhambat oleh keterbatasan literasi digital, <em>digital anxiety </em>, dan rendahnya efisiensi operasional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh <em>Technopreneurial mindset </em> terhadap <em>Performance Growth</em> melalui peran mediasi ganda dari <em>Knowledge Management</em> dan <em>Productivity</em> pada UMKM yang dipimpin oleh perempuan. Berlandaskan integrasi <em>Theory of Planned Behaviour </em> (TPB) dan <em>Resource-Based View </em>(RBV), riset ini menggunakan pendekatan kuantitatif kausal-asosiatif. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner campuran (<em>mixed-mode</em>) kepada 158 wirausahawan perempuan di Kabupaten Bekasi, khususnya di koridor industri Jababeka, menggunakan teknik <em>purposive sampling</em>. Analisis data dieksekusi dengan metode <em>Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Squares</em> (SEM-PLS). Hasil analisis struktural (<em>inner model</em>) membuktikan bahwa seluruh hipotesis yang diajukan diterima dengan tingkat signifikansi yang sangat kuat. <em>Technopreneurial mindset </em> terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap <em>knowledge management</em>. Selanjutnya, <em>knowledge management</em> ditemukan berkontribusi positif dan signifikan secara langsung baik terhadap <em>Productivity</em> maupun <em>Performance Growth</em>. Analisis jalur juga mengonfirmasi bahwa <em>Productivity</em> harian memiliki pengaruh positif signifikan dalam mendorong <em>Performance Growth</em> usaha jangka panjang. Temuan ini menegaskan bahwa kesiapan mental berbasis teknologi tidak secara otomatis memicu pertumbuhan bisnis, melainkan membutuhkan kapabilitas <em>knowledge management</em> sebagai <em>intangible resource</em> untuk menyerap keterampilan teknis dan mengoptimalkan produktivitas operasional. Implikasi riset ini menekankan pentingnya program pendampingan teknologi terstruktur bagi UMKM perempuan guna mentransformasikan pola pikir inovatif menjadi ketahanan ekonomi yang riil agar mampu naik kelas dan keluar dari lingkaran ekonomi subsisten.</p>Nining YuningsihIlham Muhammad MardiputraEka Avianti AyuningtyasM R Rafli RamdaniFitria Amalia
##submission.copyrightStatement##
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0
2026-07-142026-07-14921745176010.36778/jesya.v9i2.2914Pengaruh Strategi Pemasaran Event dan Digital Media terhadap Tingkat Brand Awareness Dongker
https://stiealwashliyahsibolga.ac.id/jurnal/index.php/jesya/article/view/2911
<p data-path-to-node="3">The independent music industry currently faces major challenges in the form of intense market competition and content saturation in the digital space, which often hinders the growth of brand awareness. This study examines a case study on the Bandung-based punk band, Dongker, which conducted a unique marketing strategy for the release of their collaborative album “I Don’t Know and I Dongker” in 2025. This study aims to analyze the partial and simultaneous effects of event marketing and digital media strategies on the level of brand awareness among Dongker's listeners. A quantitative explanatory approach was employed to explain the causal relationships between variables. Using a purposive sampling technique, primary data were collected through an online 5-point Likert scale questionnaire from 105 respondents selected in Bandung. The data were further analyzed using multiple linear regression and classical assumption testing via IBM SPSS version 25. The partial test results indicate that the event marketing strategy has a positive and significant effect on brand awareness. Furthermore, it is proven that the digital media variable also has a positive and largely significant impact on brand awareness. Practically, physical event activities exert a slightly higher influence than digital media, attributed to the sociological characteristics of the Bandung music community, which places greater value on real, ground-level interactions. Simultaneously, event marketing and digital media together significantly influence the brand awareness of the band Dongker in Bandung. The Coefficient of Determination value demonstrates that the combination of these two strategies accounts for 61.5% of the influence on brand awareness, while the remaining 38.5% is affected by other factors outside the scope of this study model. These findings conclude that a structured integration of physical and cyber touchpoints is key to successful promotion in the independent music market.</p> <p data-path-to-node="4"><strong data-path-to-node="4" data-index-in-node="0">Keywords:</strong> Event Marketing, Digital Media, Brand Awareness, Marketing Management, Independent Music.</p>Al Gifran SutardiAstri WulandariSampurno Wibowo
##submission.copyrightStatement##
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0
2026-07-142026-07-14921761177610.36778/jesya.v9i2.2911Keberhasilan Coretax pada Wajib Pajak Orang Pribadi: Analisis Model DeLone & McLean
https://stiealwashliyahsibolga.ac.id/jurnal/index.php/jesya/article/view/2838
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi keberhasilan <em>coretax</em> pada wajib pajak orang pribadi di KPP Pratama Medan Petisah. Dimensi yang diteliti meliputi <em>information quality, system quality, service quality, user satisfaction, </em>dan <em>net benefits.</em> Penelitian ini menggunakan pendekatan survei dengan desain <em>cross sectional</em>. Adapun populasi penelitian ini, yaitu seluruh wajib pajak orang pribadi di KPP Pratama Medan Petisah dengan teknik pengambilan sampel yang digunakan yakni <em>cluster proportional sampling</em>. Pada penelitian ini, data dianalisis dengan metode <em>Partial Least Squares</em> <em>Structural Equation Model</em> (PLS-SEM). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa <em>system quality</em> dan <em>service quality</em> berpengaruh positif dan signifikan terhadap <em>user satisfaction</em>. Sebaliknya, <em>information quality</em> tidak berpengaruh signifikan terhadap <em>user satisfaction</em>. Kemudian, hasil penelitian ini menunjukkan <em>user satisfaction </em>berpengaruh positif dan signifikan terhadap <em>net benefits</em>. Temuan ini menunjukkan bahwa kualitas sistem dan kualitas layanan menjadi perhatian utama dalam meningkatkan kepuasan wajib pajak terhadap <em>coretax</em> yang kemudian merefleksikan manfaat yang dirasakan dari penggunaannya.</p>Sambas Ade KesumaEvita Christina Zeffanya PAbdillah Arif NasutionTaufik Akbar Parluhutan
##submission.copyrightStatement##
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0
2026-07-162026-07-16921777179310.36778/jesya.v9i2.2838Pengaruh Kompetensi dan Penguasaan Teknologi Informasi Terhadap Kinerja Pegawai dengan Perilaku Kerja Inovatif Sebagai Variabel Mediasi
https://stiealwashliyahsibolga.ac.id/jurnal/index.php/jesya/article/view/2923
<table width="574"> <tbody> <tr> <td width="472"> <p>Guna menguji peran mediasi dari perilaku kerja inovatif dalam hubungan antara kompetensi dan penguasaan teknologi informasi terhdap kinerja pegawai, riset bernuansa eksplanatif kuantitatif ini digelar pada Tenaga Penyuluh Keluarga Berencana Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga Perwakilan Nusa Tenggara Barat. Penarikan sampel menghasilkan angka 157 sampel dari keseluruhan populasi yang berjumlah 679 pegawai ASN (terdiri atas PNS dan PPPK), di mana ketentuannya merujuk pada kalkulasi rumus Slovin serta metode <em>propotional stratified random sampling.</em> Data kuesioner yang terkumpul diproses melalui pemodelan persamaan struktural berbasis <em>Partial Least Squares </em>(PLS-SEM) menggunakan aplikasi SmartPLS 4. Rangkaian pembuktian hipotesis menonfirmasi bahwa keterandalan kompetensi beserta penguasaan teknologi informasi berdampak positif dan bermakna kepada kinerja pegawai sekaligus dorongan perilaku kerja inovatif. Manifestasi perilaku kerja inovatif pun terbukti secara opini memiliki pengaruh langsung yang positif dan substansial, baik secara langsung pada kinerja pegawai maupun terhadap pembentukan perilaku kerja inovatif. Di sisi lain, perilaku kerja inovatif itu sendiri terbukti secara nyata mendongkrak pencapaian kinerja pegawai. Hasil uji efek perantara mempertegas bahwa keberadaan perilaku kerja inovatif secara bena memediasi keterkaitan antara kompetensi maupun penguasaan teknologi informasi terhadap kinerja akhir aparatur.</p> <p>Implikasi dari temuan ini menyatakan bahwasanya kapabilitas individu dan penguasaan teknologi harus diintegrasikan dengan stimulasi perilaku inovatif guna merealisasikan performa kerja yang maksimal. Secara praktis, studi ini menjadi pijakan strategis bagi manajemen organisasi dalam merumuskan kebijakan pengembangan sumber daya manusia melalui penguatan kapasitas, optimalisasi sarana digital, serta pembentukan ekosistem kerja yang inovatif.</p> <p> </p> </td> </tr> </tbody> </table>Ahmad AhmadSurvival SurvivalAna SopanahHanif Rani IswariChoirul Anam
##submission.copyrightStatement##
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0
2026-07-172026-07-17921794180810.36778/jesya.v9i2.2923ANALISIS PENGARUH BUDAYA ORGANISASI DAN QUALITY OF WORK LIFE TERHADAP KINERJA PEGAWAI YANG DIMEDIASI OLEH EMPLOYEE ENGAGEMENT (Studi Pegawai pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Madiun)
https://stiealwashliyahsibolga.ac.id/jurnal/index.php/jesya/article/view/2922
<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Budaya Organisasi dan Quality of Work Life terhadap Kinerja Pegawai dengan Employee Engagement sebagai variabel mediasi pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Madiun. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh belum optimalnya kinerja pegawai yang ditunjukkan oleh rendahnya realisasi anggaran pada awal tahun, penumpukan penyelesaian pekerjaan pada akhir tahun, serta masih rendahnya keterlibatan pegawai dalam pelaksanaan tugas. Kondisi tersebut menunjukkan pentingnya penguatan budaya organisasi, peningkatan kualitas kehidupan kerja, dan keterikatan pegawai dalam mendukung peningkatan kinerja organisasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis explanatory research. Populasi penelitian adalah seluruh pegawai Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Madiun. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode sensus sehingga seluruh anggota populasi dijadikan responden penelitian. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner menggunakan skala Likert. Analisis data dilakukan menggunakan Structural Equation Modeling–Partial Least Square (SEM-PLS) untuk menguji hubungan langsung maupun tidak langsung antarvariabel penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Budaya Organisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap Employee Engagement dan Kinerja Pegawai. Quality of Work Life juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap Employee Engagement serta Kinerja Pegawai. Selanjutnya, Employee Engagement berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Pegawai. Hasil pengujian mediasi menunjukkan bahwa Employee Engagement mampu memediasi secara signifikan pengaruh Budaya Organisasi terhadap Kinerja Pegawai dengan bentuk partial mediation. Namun demikian, Employee Engagement tidak mampu memediasi pengaruh Quality of Work Life terhadap Kinerja Pegawai, sehingga pengaruh Quality of Work Life terhadap Kinerja Pegawai terjadi secara langsung tanpa melalui variabel Employee Engagement.</p>Sendy Alyandari ParilaAdya HerawatiChoirum Rindah IstiqarohMuchlis Mas'udChoirul Anam
##submission.copyrightStatement##
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0
2026-07-172026-07-17921808182410.36778/jesya.v9i2.2922Pengaruh Intellectual Capital Dan Kepemilikan Manajerial Terhadap Kinerja Keuangan Perusahaan Perusahaan Consumer Goods dan Miscellaneous Industry di Indonesia
https://stiealwashliyahsibolga.ac.id/jurnal/index.php/jesya/article/view/2892
<p>This study aims to examine the influence of intellectual capital and managerial ownership on the financial performance of companies listed on the Indonesia Stock Exchange, focusing on the consumer goods and miscellaneous industry sectors during 2017–2022. The study employs a quantitative approach using panel data regression based on financial statements from 50 companies selected through purposive sampling. Intellectual capital is measured using the Value Added Intellectual Coefficient (VAIC), managerial ownership is measured by the proportion of shares owned by management, while financial performance is proxied by Return on Assets (ROA) and Return on Equity (ROE). The findings indicate that intellectual capital has a positive and significant effect on financial performance, whereas managerial ownership has no significant individual effect. Nevertheless, both variables jointly exert a significant influence on firm financial performance. The novelty of this study lies in integrating the Resource-Based View and Agency Theory to explain the simultaneous role of intellectual capital and managerial ownership using panel data within two strategic manufacturing sectors in Indonesia. This study contributes to the literature by providing empirical evidence that intellectual capital plays a more dominant role than managerial ownership in improving financial performance in emerging market firms and offers managerial implications for strengthening intellectual capital management and corporate governance practices.</p>Eko Darmawan SuwandiAkhmad Syarifudin
##submission.copyrightStatement##
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0
2026-07-172026-07-17921825183710.36778/jesya.v9i2.2892Pengaruh Brand Awareness Dan Kualitas Pelayanan Terhadap Kepuasan Pelanggan Dengan Kepercayaan Sebagai Variabel Mediasi Di Laboratorium Klinik Pramita Madiun
https://stiealwashliyahsibolga.ac.id/jurnal/index.php/jesya/article/view/2924
<table width="574"> <tbody> <tr> <td width="472"> <p>Transformasi sektor kesehatan pasca-pandemi telah memicu persaingan ketat pada industri laboratorium klinik di Kota Madiun, yang ditandai dengan tren penurunan kunjungan pasien dan fluktuasi kepuasan di Laboratorium Klinik Pramita Madiun selama periode 2023–2025. Penelitian kuantitatif eksplanatori ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Brand Awareness dan Kualitas Pelayanan terhadap Kepuasan Pelanggan dengan menempatkan Kepercayaan sebagai variabel mediasi. Data primer dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur dari 80 responden yang merupakan pelanggan aktif laboratorium tersebut. Teknik analisis data menggunakan Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Square (SEM-PLS) dengan bantuan perangkat lunak SmartPLS. Hasil evaluasi outer model mengonfirmasi bahwa seluruh indikator telah memenuhi syarat validitas konvergen, validitas diskriminan, serta reliabilitas konstruk yang andal. Pengujian inner model menunjukkan kemampuan prediksi yang sangat kuat, di mana nilai untuk variabel Kepercayaan adalah sebesar 0,989 dan Kepuasan Pelanggan sebesar 0,967. Hasil uji hipotesis pengaruh langsung menunjukkan bahwa Brand Awareness, Kualitas Pelayanan, dan Kepercayaan berpengaruh signifikan terhadap pembentukan nilai endogen targetnya. Sementara itu, uji mediasi membuktikan bahwa Kepercayaan secara signifikan memediasi pengaruh Brand Awareness terhadap Kepuasan Pelanggan dengan sifat mediasi sebagian Menariknya, Kepercayaan terbukti memediasi pengaruh Kualitas Pelayanan terhadap Kepuasan Pelanggan secara penuh. Temuan ini menegaskan bahwa dalam industri jasa kesehatan, performa teknis medis dan pelayanan fungsional sama sekali tidak akan mampu menciptakan kepuasan pelanggan yang riil kecuali jika seluruh rangkaian layanan tersebut berhasil melewati gerbang pembentukan rasa percaya terlebih dahulu.</p> <p> </p> </td> </tr> </tbody> </table>Wahyu Agung PranataMuryati MuryatiNasharudin MasAji SurajiMuchlis Mas'ud
##submission.copyrightStatement##
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0
2026-07-202026-07-20921837185410.36778/jesya.v9i2.2924Digital Transformation and Destination Branding as Drivers of Destination Brand Experience: Evidence from Medan City, Indonesia
https://stiealwashliyahsibolga.ac.id/jurnal/index.php/jesya/article/view/2912
<p>The rapid advancement of digital technologies has transformed the tourism industry, requiring tourism destinations to strengthen their digital capabilities and branding strategies to create memorable visitor experiences. Despite the growing attention given to Digital Transformation and Destination Branding, empirical evidence examining their combined effects on Destination Brand Experience remains limited, particularly within the context of urban tourism destinations in Indonesia. Therefore, this study aims to examine the effects of Digital Transformation and Destination Branding on Destination Brand Experience among tourists visiting tourism destinations in Medan City, Indonesia. A quantitative explanatory research design was employed using a cross-sectional survey. Data were collected from 150 tourists through purposive sampling using a structured questionnaire. The data were analyzed using descriptive statistics, validity and reliability tests, classical assumption tests, and multiple linear regression analysis with IBM SPSS Statistics. The findings indicate that both Digital Transformation and Destination Branding have positive and significant effects on Destination Brand Experience. Digital Transformation positively influences tourists' experiences by enhancing digital communication, service accessibility, tourist interaction, and personalized tourism services. Likewise, Destination Branding strengthens destination identity, emotional attachment, perceived uniqueness, and effective communication, thereby improving tourists' overall destination experiences. The regression model demonstrates satisfactory explanatory power, indicating that both independent variables jointly contribute to explaining Destination Brand Experience. This study contributes to tourism marketing literature by integrating Digital Transformation and Destination Branding within a unified conceptual framework and provides practical implications for tourism destination managers and policymakers in developing digitally integrated and experience-oriented urban tourism destinations.</p> <p> </p>Maulidina MaulidinaOnan Marakali SiregarSri Eka WulandariHidayah Yoanna Putri
##submission.copyrightStatement##
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0
2026-07-232026-07-23921855186710.36778/jesya.v9i2.2912Arsitektur Pengelolaan Dam Haji Berbasis Financial Technology: Studi Kelayakan Implementasi di Indonesia
https://stiealwashliyahsibolga.ac.id/jurnal/index.php/jesya/article/view/2690
<table width="574"> <tbody> <tr> <td width="472"> <p>Pengelolaan dana dam haji telah lama menghadapi trilema krusial: inefisiensi logistik, kurangnya transparansi transaksi, dan kegagalan dalam merespons kebutuhan sosial mendesak seperti penanggulangan bencana. Meskipun studi terdahulu telah memvalidasi legitimasi teologis (fiqh) substitusi hewan ke uang tunai, kesenjangan signifikan masih terjadi terkait arsitektur teknis dan regulasi untuk implementasi nasional. Penelitian ini bertujuan untuk mengoperasionalkan mandat UU No. 14 Tahun 2025 yang bervisi membentuk ekosistem ekonomi haji dengan merancang <em>Integrated Digital Dam System</em> (IDDS). Mengadopsi pendekatan sosio-legal, riset ini menringulasi data dari analisis regulasi dan wawancara mendalam dengan pemangku kepentingan kunci, termasuk regulator, ulama, dan pakar fintech. Kelayakan model yang diusulkan dievaluasi menggunakan kerangka kerja TELOS. Temuan menunjukkan bahwa pembentukan Kementerian memberikan otoritas institusional yang diperlukan untuk mengakhiri kekosongan regulasi yang sebelumnya menyuburkan <em>shadow economy</em>. Secara teknis, arsitektur IDDS memanfaatkan <em>smart contracts</em> untuk mengotomatisasi mekanisme pembagian dana antara kepatuhan ritual di Arab Saudi dan dana abadi bencana di Indonesia sehingga mengeliminasi biaya logistik distribusi daging fisik. Studi menyimpulkan bahwa IDDS menawarkan cetak biru kebijakan yang sangat layak bagi Kementerian Haji dan Umrah untuk mentransformasi aset keagamaan pasif menjadi jaring pengaman sosial yang aktif, mengharmonisasikan kesucian ritual (<em>Hifz ad-Din</em>) dengan ketahanan kemanusiaan (<em>Hifz an-Nafs</em>).</p> <p><sub> </sub></p> <p> </p> </td> </tr> </tbody> </table> <p> </p>Hilma Fanniar RohmanAndy Putra WijayaKetina WidianaIlham Zulaiman
##submission.copyrightStatement##
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0
2026-07-242026-07-24921869188110.36778/jesya.v9i2.2690Pengaruh Sosialisasi Dan Sanksi Pajak Terhadap Tingkat Kepatuhan Wajib Pajak Kendaraan Bermotor
https://stiealwashliyahsibolga.ac.id/jurnal/index.php/jesya/article/view/2927
<p>Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan secara empiris pengaruh dari Sosialisasi Pajak dan Sanksi Pajak Terhadap Tingkat Kepatuhan Wajib Pajak Kendaraan Bermotor di Kota Medan. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah hasil Kuisioner dan sumber data berupa data primer. Data primer dalam penelitian ini adalah data yang diperoleh dari responden melalui kuisioner dengan nara sumber dan hasil kuisioner tersebut harus diolah lagi. Populasi dalam penelitian ini adalah 100 Wajib Pajak Kendaraan Kota Medan. Sampel penelitian dalam penelitian ini menggunakan teknik <em>Accidental sampling </em>Teknik analisis data dengan menggunakan metode analisis regresi linear berganda. Dari analisis tersebut diperoleh hasil analisis regresi yang memberikan persamaan Kepatuhan Wajib Pajak = 27.809 + 0,564 Sosialisasi Pajak + 1,283 Sanksi Pajak + e . Hasil analisis penelitian ini menunjukkan bahwa Sosialisasi Pajak berpengaruh signifikan terhadap Kepatuhan Wajib Pajak secara parsial yaitu thitung > ttabel yaitu 4,065 > 1,98447 dan nilai signifikansi 0,000 < 0,05 dan Sanksi Pajak berpengaruh signifikan terhadap Kepatuhan Wajib Pajak. secara parsial yaitu thitung > ttabel yaitu 5,798 > 1,98447 dan nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Hasil analisis penelitian menunjukkan bahwa sosialisasi pajak dan sanksi pajak berpengaruh signifikan terhadap tingkat kepatuhan wajib pajak secara simultan yaitu Fhitung > Ftabel yaitu 48,266 > 3,09 dan nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Hasil penelitian ini didukung oleh nilai <em>R Square </em>= 0,499 atau 49,9% yang artinya 49,9% variabel variabel Kepatuhan Wajib Pajak dapat dijelaskan oleh variabel Sosialisasi Pajak dan Sanksi Pajak. Sedangkan sisanya sebesar 50,1% variabel Kepatuhan Wajib Pajak dapat dijelaskan oleh variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini seperti pelayanan pajak dan pemeriksaan pajak</p>Nova Yesyca NaiposposKhairunnida KhairunnidaIndra SuryaAnwar Anwar
##submission.copyrightStatement##
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0
2026-07-262026-07-26921882189410.36778/jesya.v9i2.2927Analisis Pengaruh Kelengkapan Dokumen Rekam Medis, Ketepatan Koding, Dan Sistem Informasi Rumah Sakit Terhadap Jumlah Pending Klaim Bpjs Dimoderasi Oleh Dukungan Manajemen Di Rsu Ananda Srengat Blitar
https://stiealwashliyahsibolga.ac.id/jurnal/index.php/jesya/article/view/2925
<table width="574"> <tbody> <tr> <td width="472"> <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kelengkapan dokumen rekam medis, ketepatan koding, dan sistem informasi rumah sakit terhadap jumlah pending klaim BPJS Kesehatan dengan dukungan manajemen sebagai variabel moderasi di RSU Ananda Srengat Blitar. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih terjadinya pending klaim BPJS Kesehatan, yang pada tahun 2025 mencapai 753 kasus, terdiri atas 350 kasus rawat jalan dan 403 kasus rawat inap. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional. Populasi penelitian berjumlah 103 pegawai yang terlibat dalam proses pengelolaan klaim BPJS Kesehatan, dengan sampel sebanyak 69 responden yang ditentukan menggunakan rumus Slovin dan teknik proportionate stratified random sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan metode Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelengkapan dokumen rekam medis, ketepatan koding, dan sistem informasi rumah sakit masing-masing berpengaruh negatif dan signifikan terhadap jumlah pending klaim BPJS Kesehatan. Secara simultan, ketiga variabel tersebut berpengaruh signifikan terhadap jumlah pending klaim. Dukungan manajemen mampu memoderasi pengaruh kelengkapan dokumen rekam medis dan sistem informasi rumah sakit terhadap jumlah pending klaim, tetapi tidak mampu memoderasi pengaruh ketepatan koding. Temuan penelitian menunjukkan bahwa peningkatan kelengkapan dokumen rekam medis, ketepatan koding, dan optimalisasi sistem informasi rumah sakit merupakan faktor penting dalam menekan pending klaim BPJS Kesehatan. Manajemen rumah sakit perlu memperkuat pengawasan, koordinasi, evaluasi, pengembangan kompetensi sumber daya manusia, serta pemanfaatan sistem informasi secara berkelanjutan guna meningkatkan efektivitas pengelolaan klaim.</p> </td> </tr> </tbody> </table>Yovita Nur LatifahAdya HermawatiNasharudin MasAji SurajiIrfany Rupiwardani
##submission.copyrightStatement##
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0
2026-07-272026-07-27921895191110.36778/jesya.v9i2.2925Pengaruh Celebrity Endorsement terhadap Persepsi Merek pada Industri Skincare Lokal: Studi pada Konsumen MS Glow di Muara Enim
https://stiealwashliyahsibolga.ac.id/jurnal/index.php/jesya/article/view/2919
<p>Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh <em>celebrity endorsement</em> terhadap persepsi merek pada konsumen produk skincare MS Glow di Kabupaten Muara Enim. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksplanatori. Sampel penelitian terdiri atas 100 responden yang dipilih melalui teknik <em>purposive sampling</em>, dengan kriteria mengetahui atau pernah menggunakan produk MS Glow serta pernah melihat promosi MS Glow yang melibatkan selebritas di media sosial. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner berskala Likert tujuh poin dan dianalisis melalui metode <em>Partial Least Squares–Structural Equation Modeling</em> menggunakan SmartPLS 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa <em>celebrity endorsement</em> berpengaruh positif dan signifikan terhadap persepsi merek, dengan koefisien jalur sebesar 0,906, nilai <em>t-statistic</em> sebesar 35,438, dan <em>p-value</em> kurang dari 0,001. Nilai R-square sebesar 0,821 menunjukkan bahwa <em>celebrity endorsement</em> mampu menjelaskan 82,1% variasi persepsi merek. Temuan tersebut mengindikasikan bahwa kredibilitas, keterikatan emosional, kesesuaian figur publik dengan merek, pemanfaatan media sosial, dan kualitas komunikasi visual berperan dalam membentuk evaluasi positif konsumen terhadap MS Glow. Namun, nilai HTMT sebesar 0,929 menunjukkan adanya kedekatan empiris antara kedua konstruk, sehingga hasil penelitian perlu diinterpretasikan secara hati-hati. Secara praktis, perusahaan perlu memilih endorser berdasarkan kredibilitas, relevansi, kesesuaian dengan identitas merek, dan karakteristik konsumen sasaran.</p>Tirta PrasatiaLeni Cahyani
##submission.copyrightStatement##
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0
2026-08-022026-08-02921912192510.36778/jesya.v9i2.2919The Influence of Leadership Style, Organizational Communication Satisfaction, and Organizational Support on Employee Work Motivation Moderated by Psychological Resilience at Cilandak Marines Hospital
https://stiealwashliyahsibolga.ac.id/jurnal/index.php/jesya/article/view/2847
<p>Digital transformation requires organizations to strengthen human motivation and resilience. This study aims to examine the influence of Leadership Style, Organizational Communication Satisfaction, and Organizational Support on Employee Work Motivation, with Psychological Resilience as a moderating variable at Cilandak Marines Hospital. This research applied a quantitative approach using a survey method involving employees at Cilandak Marines Hospital. Data were analyzed using Partial Least Square–Structural Equation Modeling (PLS-SEM) through SmartPLS. The analysis consisted of measurement model evaluation, structural model evaluation, and hypothesis testing using bootstrapping. The model examined direct relationships between variables and the moderating effect of Psychological Resilience. The results show that all hypotheses are accepted. Leadership Style has a positive and significant effect on Employee Work Motivation with an original sample value of 0.284, t-statistic 3.921, and p-value 0.000. Organizational Communication Satisfaction also has a significant effect with an original sample value of 0.231, t-statistic 3.115, and p-value 0.002. Organizational Support provides the strongest influence with an original sample value of 0.356, t-statistic 5.284, and p-value 0.000. Furthermore, Psychological Resilience significantly strengthens the relationship between Leadership Style, Organizational Communication Satisfaction, and Organizational Support toward Employee Work Motivation. The study concludes that organizational factors and employee psychological resilience are essential in improving motivation. Organizations should develop supportive leadership, effective communication, employee support systems, and resilience programs to sustain employee performance and motivation.</p>ARYA WIRA TAMAAKHIYAR MEIDERI
##submission.copyrightStatement##
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0
2026-08-042026-08-04921926194510.36778/jesya.v9i2.2847Efektivitas Program Keluarga Harapan (Pkh) Terhadap Kesejahteraan Lansia Penerima Manfaat Di Desa Bolapapu Kecamatan Kulawi Kabupaten Sigi
https://stiealwashliyahsibolga.ac.id/jurnal/index.php/jesya/article/view/2921
<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas Program Keluarga Harapan (PKH) terhadap kesejahteraan lansia penerima manfaat di Desa Bolapapu, Kecamatan Kulawi, Kabupaten Sigi. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan sampel 30 lansia penerima manfaat PKH yang dipilih menggunakan teknik <em>purposive sampling.</em> Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner dengan skala Likert. Efektivitas program diukur berdasarkan indikator yang diusulkan oleh Budiani (2007), yaitu ketepatan sasaran program, sosialisasi program, pemantauan program, dan tujuan program. Indikator tujuan program diukur melalui aspek kesejahteraan ekonomi, kesehatan, dan sosial. Analisis data dilakukan menggunakan rumus efektivitas dengan membandingkan skor yang diperoleh dengan skor ideal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas Program Harapan Keluarga (PKH) terhadap kesejahteraan lansia penerima manfaat memperoleh persentase 89,11% dan termasuk dalam kategori sangat efektif. Persentase setiap indikator adalah akurasi target program sebesar 96,44%, sosialisasi program sebesar 81,33%, pemantauan program sebesar 88,00%, dan pencapaian tujuan program sebesar 89,89%. Hasil ini menunjukkan bahwa Program Keluarga Harapan (PKH) telah berjalan dengan baik dan telah meningkatkan kesejahteraan lansia penerima manfaat di Desa Bolapapu.</p>Chyntia DeswitaPatta TopeKalvin A. ParindingSitti RahmawatiHadira Thumanina Jibril
##submission.copyrightStatement##
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0
2026-08-072026-08-07921946196010.36778/jesya.v9i2.2921Dukungan Manajemen Memoderasi Dampak Digitalisasi Rekam Medis dan Beban Kerja Administrasi terhadap Burnout
https://stiealwashliyahsibolga.ac.id/jurnal/index.php/jesya/article/view/2932
<p>Kelelahan mental dan fisik (<em>burnout</em>) di lingkungan tenaga kesehatan kian mengemuka seiring masifnya digitalisasi serta tingginya preskripsi tugas-tugas administratif di rumah sakit. Studi ini menguji dampak penerapan Rekam Medis Elektronik (RME) dan beban tugas administrasi terhadap tingkat <em>burnout </em>personel medis, dengan menempatkan dukungan manajemen sebagai pemoderasi di RSUD Kota Madiun. Melalui rancangan kuantitatif eksploratif (<em>explanatory research</em>), instrumen kuesioner disebarkan kepada 199 tenaga kesehatan yang ditentukan via kalkulasi rumus Slovin. Pengolahan data dilakukan memanfaatkan <em>Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Square</em> (SEM-PLS) pada perangkat lunak SmartPLS 4. Temuan empiris mengonfirmasi bahwa transisi menuju sistem RME berpotensi memicu kelelahan kerja pada staf medis. Di sisi lain, akumulasi beban administratif menjadi pendorong utama yang paling dominan dalam memperberat risiko <em>burnout</em>. Peran intervensi manajemen teruji efektif memitigasi tekanan teknis akibat pengoperasian RME, namun tidak sanggup meredam eskalasi kelelahan yang bersumber dari tuntutan administrasi. Secara konseptual, fenomena ini memperlihatkan bahwa pada fase adaptasi teknologi, integrasi RME dan beban kerja dokumentatif rentan memicu kelelahan staf. Kehadiran dukungan manajemen terbukti lebih ampuh menekan resistensi teknologis dibanding mengurai persoalan administrasi yang bersifat sistemik. Oleh sebab itu, pihak pengelola rumah sakit direkomendasikan untuk menata ulang efisiensi administrasi, menjamin keandalan infrastruktur RME, serta menghadirkan bentuk dukungan manajemen yang aplikatif.</p>Sri Wahyu HandayaniArmanu ThoyibChoirum Rindah IstiqarohAji SurajiSodik SodikAdya Hermawati
##submission.copyrightStatement##
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0
2026-08-072026-08-07921961197410.36778/jesya.v9i2.2932Efisiensi Kerja sebagai Mediator Pengaruh Rekam Medis Elektronik dan Kualitas Pelayanan terhadap Kepuasan Perawat
https://stiealwashliyahsibolga.ac.id/jurnal/index.php/jesya/article/view/2933
<table width="574"> <tbody> <tr> <td width="472"> <p>Transformasi digital melalui implementasi Rekam Medis Elektronik (RME) diharapkan mampu meningkatkan efisiensi kerja dan kepuasan perawat. Selain itu, kualitas pelayanan internal juga berperan dalam mendukung kinerja tenaga kesehatan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh Rekam Medis Elektronik dan Kualitas Pelayanan terhadap Kepuasan Perawat dengan Efisiensi Kerja sebagai variabel mediasi pada RSUD dr. Zainal Umar Sidiki Kabupaten Gorontalo Utara. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik <em>total sampling</em> terhadap 60 perawat. Data dianalisis menggunakan <em>Partial Least Squares Structural Equation Modeling</em> (<em>PLS-SEM</em>) melalui SmartPLS 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Rekam Medis Elektronik berpengaruh positif terhadap Efisiensi Kerja dan Kepuasan Perawat, sedangkan Kualitas Pelayanan berpengaruh positif terhadap Kepuasan Perawat. Sebaliknya, Kualitas Pelayanan tidak berpengaruh terhadap Efisiensi Kerja, dan Efisiensi Kerja tidak berpengaruh terhadap Kepuasan Perawat. Efisiensi Kerja juga tidak mampu memediasi pengaruh Rekam Medis Elektronik maupun Kualitas Pelayanan terhadap Kepuasan Perawat. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan kepuasan perawat lebih dipengaruhi oleh implementasi Rekam Medis Elektronik dan kualitas pelayanan secara langsung dibandingkan melalui Efisiensi Kerja.</p> </td> </tr> </tbody> </table>Algivar Dial Prima DaudArmanu ThoyibAri Damayanti WahyuningrumFitri MarisaAsih Tri Rachmi NuswantariAdya Hermawati
##submission.copyrightStatement##
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0
2026-08-072026-08-07921975198910.36778/jesya.v9i2.2933Minat Masyarakat dalam Membayar Zakat melalui Platform Zakat Digital: Peran Persepsi Kemudahan dan Persepsi Kemanfaatan dengan Transparansi sebagai Variabel Moderasi
https://stiealwashliyahsibolga.ac.id/jurnal/index.php/jesya/article/view/2937
<table width="574"> <tbody> <tr> <td width="472"> <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh persepsi kemanfaatan dan persepsi kemudahan terhadap minat masyarakat dalam membayar zakat melalui platform zakat digital, serta menguji peran transparansi sebagai variabel moderasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksplanatori. Data yang digunakan merupakan data primer yang diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada 77 responden pengguna platform zakat digital dengan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linear berganda dan Moderated Regression Analysis (MRA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi kemanfaatan berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat penggunaan (t = 2,772; p = 0,000), serta persepsi kemudahan juga berpengaruh positif dan signifikan (t = 2,561; p = 0,002). Selain itu, transparansi terbukti berpengaruh signifikan terhadap minat penggunaan (t = 2,167; p = 0,032). Dalam analisis moderasi, transparansi tidak mampu memoderasi hubungan antara persepsi kemanfaatan dan minat penggunaan (t = 1,160; p = 0,250), namun mampu memoderasi hubungan antara persepsi kemudahan dan minat penggunaan (t = 2,282; p = 0,024). Hasil ini menunjukkan bahwa kemudahan penggunaan dan transparansi menjadi faktor kunci dalam meningkatkan minat masyarakat dalam menggunakan platform zakat digital. Oleh karena itu, peningkatan kualitas layanan digital dan transparansi pengelolaan dana zakat menjadi strategi penting dalam mengoptimalkan penghimpunan zakat secara digital.</p> <p> </p> </td> </tr> </tbody> </table>Maulana Ridwan LubisYenni Samri Juliati NasutionAnnio Indah Lestari Nasution
##submission.copyrightStatement##
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0
2026-08-102026-08-10921990200510.36778/jesya.v9i2.2937FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KINERJA PETUGAS LAPANGAN PADA DINAS LINGKUNGAN HIDUP DAN KEBERSIHAN KEC. ALAK, KOTA KUPANG
https://stiealwashliyahsibolga.ac.id/jurnal/index.php/jesya/article/view/2939
<p>This study aims to examine the association between work motivation, work discipline, and work facilities and the performance of field officers at the Kupang City Environmental and Sanitation Office (DLHK). A quantitative research method with a causal associative approach was employed. Data were collected through questionnaires distributed to 80 field officers selected using proportional random sampling from a total population of 400 officers. The data analysis technique used was multiple linear regression analysis to test the partial and simultaneous associations between work motivation, work discipline, and work facilities with officer performance. Prior to regression analysis, data were tested through validity tests, reliability tests, and classical assumption tests. The results showed that work motivation, work discipline, and work facilities each had a positive and statistically significant association with the performance of field officers at DLHK Kupang City. The partial test results showed that work motivation had a calculated t-value of 4.976 (sig. = 0.000), work discipline had a t-value of 3.976 (sig. = 0.000), and work facilities had a t-value of 4.142 (sig. = 0.000). The simultaneous test showed that the three variables jointly had a significant association with officer performance, with an F-value of 239.695 (sig. = 0.000) and an Adjusted R Square value of 0.901 (90.1%). These findings indicate that the three variables together explain 90.1% of the statistical variation in officer performance, while the remaining 9.9% is associated with other variables outside the model. Given the cross-sectional survey design, findings reflect statistical associations rather than experimental causation.</p>Msyukur Dwi RiansyahPuji MuniartyChiristin Mariana Kameo
##submission.copyrightStatement##
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0
2026-08-182026-08-18922006201810.36778/jesya.v9i2.2939