STIE Al Washliyah Lakukan Kerja Sama Internasional MoU, MoA dan IA dengan Universiti Malaya Malaysia
MALAYSIA – Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Al Washliyah Sibolga-Tapanuli Tengah terus memperluas jejaring akademik internasional. Hal ini dibuktikan dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) serta MoA dengan Universiti Malaya di Malaysia, Kamis, (21 Agustus 2025).
Kunjungan akademik tersebut disambut langsung oleh Rektor Universiti Malaya, Prof. Dr. Mohd. Fauzi Bin Hamat, beserta jajaran pimpinan universitas. Dalam pertemuan itu, kedua belah pihak sepakat memperkuat kerja sama di berbagai bidang strategis pendidikan.
Dalam kegiatan ini, turut hadir Wakil Ketua I Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Wakil Ketua II Bidang Administrasi dan Keuangan, Ketua Lembaga Penjamin Mutu (LPM) dan Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat.
MoU (Memorandum of Understanding) ini menjadi payung hukum bagi perguruan tinggi, khususnya dalam mengadakan perjanjian kerja sama lanjutan atau penyusunan Memorandum of Agreement (MoA) atau Nota Kesepakatan, sebuah dokumen kesepakatan atas kerja sama yang telah disepakati sebelumnya.
Bentuk kerja sama ini bertujuan untuk memberikan keuntungan yang seimbang antar pihak, mengimplementasikan nilai-nilai Tri Dharma Perguruan tinggi, dan menerapkan kurikulum Merdeka Belajar Kampus Merdeka, yang ditandai dengan adanya pertukaran mahasiswa.
Kegiatan ini diharapkan mampu mengkolaborasikan berbagai kebutuhan dan kepentingan antar lembaga sesuai harapan. Perguruan tinggi harus mau membuka diri selebar-lebarnya untuk berkolaborasi.

Ketua STIE Al Washliyah Sibolga-Tapteng, Dr. Mansur Tanjung, SE., MM, menjelaskan bahwa ruang lingkup kerja sama ini mencakup peningkatan mutu pendidikan mahasiswa, penelitian dosen, pertukaran pelajar, hingga pengabdian masyarakat lintas negara.
“MoU ini merupakan langkah maju untuk menghadirkan atmosfer akademik bertaraf internasional di kampus kami. Insya Allah, tahun depan STIE Al Washliyah akan memberangkatkan sekitar 40 mahasiswa mengikuti program akademik di kampus mitra luar negeri,” ungkap Dr. Mansur Tanjung. Langkah internasionalisasi ini menjadi bukti keseriusan STIE Al Washliyah Sibolga-Tapteng dalam mencetak sumber daya manusia yang berdaya saing global, sekaligus berkontribusi nyata bagi pembangunan pendidikan di kawasan Tapanuli Tengah dan sekitarnya. (Humas STIE AW/Hanna).