Strategi Kolaborasi dalam Pengembangan dan Keberlanjutan Pasar Tematik Wisata Jelajah Danau Ranau Lumbok Seminung Kabupaten Lampung Barat
Abstract
The West Lampung Regency Government has allocated IDR 70 billion for the development of the Lake Ranau Lumbok Seminung Thematic Tourism Market as part of its tourism-based economic development strategy. This market is designed around the concepts of tourism, culture, and shopping to attract visitors and enhance the welfare of local communities. However, the primary challenge lies in ensuring the market's sustainability and effective utilization so that it does not experience the same fate as previous tourism facilities in the area, which suffered from suboptimal usage and sustainability. This policy paper employs a qualitative descriptive approach, utilizing Focus Group Discussions (FGDs), field studies, and policy analysis. The study’s findings indicate that the development and sustainability of the market require robust regulations, cross-sector collaboration, and community empowerment. Therefore, it is recommended that a Regent Regulation be enacted to systematically manage thematic markets, integrate a tourism curriculum into local education, and prioritize the designation of market locations in community and MSME empowerment programs. The implementation of this policy is expected to support inclusive economic growth, enhance the attractiveness of regional tourism, and ensure the sustainability of thematic tourism markets as strategic assets for West Lampung Regency.
References
Bama, E. A. , & Irwanto, A. (2022). Pengelolaan Pariwisata Berkelanjutan di Indonesia. Jurnal Pariwisata Dan Pengembangan Wilayah, 10(3), 205–217.
Choirunnisa, & Karmilah. (2021). Strategi Pengembangan Pariwisata Budaya Studi Kasus: Kawasan Pecinan Lasem, Kampung Lawas Maspati, Desa Selumbung. Jurnal Kajian Ruang, 1.
Damanik, J. , & Arafah, I. (2021). Kolaborasi Stakeholder dalam Pengembangan Pariwisata Berkelanjutan di Kabupaten Lampung Barat. Jurnal Pembangunan Pariwisata, 7(2), 99-110.
Gautama, Budhi Pamungkas, Yuliawati, A. K., Nurhayati, N. S., Fitriyani, E., & Pratiwi, I. I. (2020). Pengembangan Desa Wisata Melalui Pendekatan Pemberdayaan Masyarakat. BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(4), 355–369. https://doi.org/10.31949/jb.v1i4.414
Hasibuan, S. N. , & Tarigan, E. (2020). Strategi Pengembangan Pasar Tematik Wisata di Indonesia. Jurnal Ekonomi Pariwisata, 15(1), 34–45.
Hidayat, R. A. (2019). Pemasaran Destinasi Wisata Berbasis Budaya: Studi Kasus di Lampung Barat. Jurnal Manajemen Pariwisata, 12(4), 310–321.
Irawan, D. H. , & Fauzi, M. (2018). Peran Pemerintah Daerah dalam Pengembangan Wisata Tematik. Jurnal Pengembangan Pariwisata, 6(3), 150-162.
Oktaviana, S. , & Sinaga, M. (2020). Ekonomi Kreatif dalam Pengembangan Wisata Berkelanjutan: Konsep dan Implementasi. Jurnal Ekonomi Dan Bisnis Pariwisata, 8(1), 44-59.
Panjaitan, dkk. (2019). Analisis Dampak Pembangunan Infrastruktur Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Inklusif Provinsi Sumatera Utara. Jurnal Ekonomi dan Kebijakan Pembangunan . Jurnal Ekonomi Dan Kebijakan Pembangunan .
Pemerintah Republik Indonesia. (2021a). Peraturan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia nomor 9 tahun 2021 tentang Pedoman Destinasi Pariwisata Berkelanjutan.
Pemerintah Republik Indonesia. (2021b). Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 7 tahun 2021 tentang Kemudahan, Perlindungan, dan Pemberdayaan Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah.
Pemerintah Republik Indonesia. (2024). Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 12 tahun 2024 tentang Kurikulum Pada Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, Dan Jenjang Pendidikan Menengah.
Sahabat Alam Konsultan. (2024). Kajian Studi Kelayakan Perencanaan Pasar Tematik Wisata Danau Ranau.
Septiana, dkk. (2022). Kebijakan publik : teori, formulasi dan aplikasi. PT Global Eksekutif Teknologi.
Tumanggor, & Santoso. (2019). Analisis Kebijakan Pengelolaan Sampah di Kabupaten Tegal. Departemen Administrasi Publik Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik Universitas Diponegoro.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.


