Analisis Kebijakan Usaha Perkebunan Kelapa Sawit Dengan Penggunaan Pupuk Limbah Pabrik
Abstract
Manajemen penggunaan pupuk pada perkebunan kelapa sawit selama ini tidak bijaksana sehingga menyebabkan ketergantungan kepada pupuk kimia. Penggunaan pupuk kimia yang berlebih berdampak buruk pada kelestarian lahan dan lingkungan. Pengelolaan yang tidak ramah lingkungan pada akhirnya mengancam keberlanjutan industri kelapa sawit dalam jangka Panjang. Pendekatan yang telah dilakukan adalah dengan pemanfaatan limbah Pabrik Kelapa Sawit (PKS) sebagai pupuk organik untuk menggantikan pupuk kimia. Namun pemanfaatan limbah PKS sebagai pupuk belum banyak diterima secara luas dalam perkebunan kelapa sawit. Oleh sebab itu penelitian ini mengkaji aspek-aspek kelembagaan terkait dengan penggunaan pupuk organik yang berasal dari limbah PKS sebagai pupuk di perkebunan kelapa sawit.
Penelitiaan ini bertujuan untuk mengetahui peran kelembagaan dalam mendukung pemanfaatan pupuk organik dari bahan limbah PKS. Penelitian ini dilaksanakan di Kabupaten Asahan, dengan studi kasus pada PT. Padasa Enam Utama. Model yang digunakan dalam penelitian ini mencakup ISM (Interpretive Structural Modeling) untuk menganalisis kebijakan-kebijakan dominan yang mendukung pemanfaatan limbah tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kebijakan yang ditetapkan, dukungan manajemen, dan alokasi anggaran yang memadai turut memperkuat pencapaian efisiensi tersebut. Selain itu, sarana dan prasarana yang tersedia, keseragaman struktur organisasi, serta keselarasan persepsi antar pemangku kepentingan juga memainkan peran penting dalam kelancaran proses pengolahan limbah PKS. Meskipun ketersediaan lahan terbuka hijau memiliki peran yang lebih rendah dibandingkan dengan faktor lainnya, kontribusinya tetap signifikan dalam menjaga keseimbangan ekosistem yang diperlukan untuk mendukung keberlanjutan pengelolaan limbah dan pengelolaan perkebunan kelapa sawit secara keseluruhan
References
Adrinoviarini, A. (2022). The effect of organic fertilizer and mount Merapi volcanic ash to land rehabilitation. 2(2), 53–60. https://doi.org/10.30862/inornatus.v2i2.335
Bijlsma, R. M., Bots, P. W. G., Wolters, H. A., & Hoekstra, A. Y. (2011). An Empirical Analysis of Stakeholders ’ Influence on Policy Development : Ecology and Society, 16(1).
Bouhia, Y., Hafidi, M., Ouhdouch, Y., El, M., El, M., Chango, B., & Youssef, M. (2022). Conversion of waste into organo ‑ mineral fertilizers : current technological trends and prospects. Reviews in Environmental Science and Bio/Technology, 21(2), 425–446. https://doi.org/10.1007/s11157-022-09619-y
Clara, Aprilya, Kurniawan., Gusnawartati, G. (2021). Uji isolat bakteri selulolitik sebagai dekomposer pada dekomposisi tandan kosong kelapa sawit. AGROTEK, 5(1), 55–62. https://doi.org/doi: 10.33096/AGROTEK.V5I1.160
Fatemeh, P., Asha, R., Mahamd, E., & Ibrahim, H. (2017). Bioremediation of palm industry wastes using vermicomposting technology : its environmental application as green fertilizer. 3–10. https://doi.org/10.1007/s13205-017-0770-1
Galib, M. A. Al, Farzana, S., Tarek, M. K. H., Hossen, M. T., Ety, M. T. J., & Chakrobarty, T. (2022). Organic and Inorganic Fertilizer Management for Boro Rice Cultivation in a Single Boro Cropping Area. Asian Research Journal of Agriculture, November, 203–217. https://doi.org/10.9734/arja/2022/v15i4371
Harefa, T., Lubis, Y., & Martial, T. (2024). Improving the Efficiency and Sustainability of Oil Palm Plantations through Organic Fertilizer from Palm Oil Mill Waste. Agro Bali : Agricultural Journal, 7(3), 957–971.
Hettiarachchi, H., Bouma, J., Caucci, S., & Zhang, L. (2020). Organic Waste Composting Through Nexus Thinking : Linking Soil and Waste as a Substantial Contribution to Sustainable Development. 1–15.
Nuro, F., Priadi, D., & Mulyaningsih, E. S. (2016). KANGKUNG DARAT ( Ipomoea reptans Poir .) ( Effects of Organic Fertilizer on. Prosiding Seminar Nasional Hasil-Hasil PPM IPB, January, 28–39.
Onofrei, M., Gavrilu, A., Jitaru, G., Filip, B. F., & Laurent, C. (2020). Impacts of the Allocation of Governmental Resources for Improving the Environment . An Empirical Analysis on Developing European Countries. International Journal of Environmental Research and Public Health, 17(2783), 1–18.
Perubahan, D., Lahan, P., Strategi, D. A. N., Daerah, L., Kasus, S., & Bekasi, K. (2012). Dinamika Perubahan Penggunaan Lahan dan Strategi Ruang Hijau (Suwarli. Forum Pascasarjana, 35(1), 37–52.
Riaz, M., Yan, L., Wu, X., Hussain, S., Aziz, O., Wang, Y., Imran, M., & Jiang, C. (2018). Boron alleviates the aluminum toxicity in trifoliate orange by regulating antioxidant defense system and reducing root cell injury. Journal of Environmental Management, 208, 149–158. https://doi.org/https://doi.org/10.1016/j.jenvman.2017.12.008
Shoniyozov Bobur Kaldarboyevich, Turdiyev Umarjon Uchqun son, Ko’chgarov Islam Rustam son, Toshtemirova Sarvinoz Jorabek daughter, I. M. M. daughter. (2023). Prospects of Organic Fertilizer Preparation From Urban Waste. Eurasian Journal Of Academic Research, 3(2), 2022–2024.
Siagian, U. W. R., Wenten, I. G., & Khoiruddin, K. (2024). Circular Economy Approaches in the Palm Oil Industry: Enhancing Profitability through Waste Reduction and Product Diversification. Journal of Engineering and Technological Sciences, 56(1), 25–49. https://doi.org/10.5614/j.eng.technol.sci.2024.56.1.3
Statistik, B. P. (2024). Statistik Kelapa Sawit Indonesia (Vol. 17). Badan Pusat Statistik.
Zhang, Q., Xiao, N., Xu, H., Tian, Z., Li, B., Qiu, W., & Shi, W. (2022). Changes of Physicochemical Characteristics and Flavor during Suanyu Fermentation with Lactiplantibacillus plantarum and Saccharomyces cerevisiae. Foods (Basel, Switzerland), 11(24)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.


