Apakah Likuiditas dan Leverage Masih Penting? Penilaian Kembali Terhadap Pertumbuhan Laba di Perusahaan Telekomunikasi Indonesia
Abstract
Penelitian ini mengkaji faktor rasio keuangan yang memengaruhi pertumbuhan laba pada perusahaan telekomunikasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2019–2023, mengingat adanya fluktuasi pertumbuhan laba pada beberapa emiten selama periode tersebut. Meskipun Current Ratio (CR) dan Debt to Equity Ratio (DER) sering digunakan untuk menilai kinerja keuangan, temuan studi terdahulu masih tidak konsisten terkait pengaruh Current Ratio dan Debt to Equity Ratio terhadap pertumbuhan laba, sehingga diperlukan pengujian empiris pada konteks subsektor telekomunikasi di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengetahui pengaruh Current Ratio, dan Debt to Equity Ratio, Terhadap Pertumbuhan Laba Pada Perusahaan Sub Sektor Telekomunikasi Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia. Penelitian ini merupakan penelitian asosiatif. Data yang digunakan adalah data sekunDebt to Equity Ratio. Metode analisis data yang digunakan adalah regresi linier berganda data panel. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh perusahaan telekomunikasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia berjumlah 22 perusahaan. Sampel penelitian ini adalah 18 perusahaan dengan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Current Ratio berpengaruh negatif namun tidak signifikan terhadap pertumbuhan laba, sedangkan Debt to Equity Ratio berpengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan laba. Temuan ini mengindikasikan bahwa, pada konteks subsektor telekomunikasi, struktur pendanaan (leverage) lebih berperan dalam mendorong pertumbuhan laba dibandingkan kemampuan likuiditas jangka pendek. Kontribusi penelitian ini adalah memberikan bukti empiris yang memperjelas ketidakkonsistenan hasil studi sebelumnya serta memperkuat pemahaman mengenai relevansi Debt to Equity Ratio sebagai indikator pertumbuhan laba pada subsektor telekomunikasi. Implikasinya, manajemen perlu mengoptimalkan kebijakan struktur modal dan pengelolaan utang secara produktif untuk meningkatkan pertumbuhan laba, sementara investor dapat menjadikan Debt to Equity Ratio sebagai indikator penting dalam menilai prospek pertumbuhan laba, dengan mempertimbangkan bahwa Current Ratio tidak dapat dijadikan prediktor utama pada periode pengamatan ini.
References
Arvina. (2018). The influence of Financial Ratios to Predict Profit Growth at the Company’s Manufacturing Sector Industry Goods Consumption Listed in BEI Period 2014-2016.
Brigham. (2018). Dasar-dasar Manajemen Keuangan Dalam Memprediksi Laba Pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Jakarta: Salemba Empat.
Darsono. (2018). Pedoman Praktis Memahami Laporan Keuangan (Tips Bagi Investor, Direksi dan Pemegang Saham). Yogyakarta: ANDI.
Desmond. (2011). Analisis Fundamental Saham. Jakarta: Exceed.
Fahmi. (2017). Analisis Laporan Keuangan. Bandung: Alfabeta.
Febrianti. (2024). Analisis Current Ratio, Debt to Asset Ratio, Debt to Equity Ratio, Net Profit Margin, Return on Asset dan Return on Equity Terhadap Pertumbuhan Laba Periode Triwulan Dari Tahun 2016-2022 (Studi Pada Perusahaan Telekomunikasi Indonesia yang Terdaftar di BE.
Ginting. (2024). Pengaruh Current Ratio, Debt to Equity Ratio dan Net Profit Margin Terhadap Pertumbuhan Laba Pada Perusahaan BUMN yang Terdaftar di BEI Tahun 2019-2022.
Gunawan. (2013). Pengaruh Rasio Keuangan Terhadap Pertumbuhan Laba pada Perusahaan Perdagangan di Indonesia. Gunawan.
Hanafi. (2012). Analisis Laporan Keuangan. Yogyakarta (UPP) STIM YPKN.
Harahap. (2018). Analisis Kritis atas Laporan Keuangan. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.
Juliana. (2012). Manfaat Rasio Keuangan dalam Memprediksi Perubahan Laba pada Perusahaan Manufaktur. Jurnal Bisnis dan Manajemen Vol 3.
Karolin. (2024). Pengaruh Current Ratio dan Debt to Equity Ratio Terhadap Pertumbuhan Laba Pada Perusahaan PT. Perkebunan Nusantara III (Persero) Tahun 2017-2021.
Kasmir. (2018). Analisis Laporan Keuangan. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.
Lestari. (2015). Pengaruh Current Ratio Terhadap Perubahan Laba Pada Perusahaan Sektor Industri Barang Konsumsi Yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia.
Rahmadini. (2013). Faktor - Faktor Yang Mempengaruhi Kebijakan Pembayaran Dividen Pada Perusahaan Non Keuangan yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia.
Safitri. (2016). Pengaruh rasio keuangan terhadap Pertumbuhan Laba pada Perusahaan Kalbe Farma Tbk (2007-2014).
Soemarso. (2014). Akuntansi Suatu Pengantar. Jakarta: Salemba Empat.
Subramanyam. (2018). Analisis Laporan Keuangan. Jakarta: Salemba Empat.
Sugiyono. (2017). Metode Penelitian dan Pengembangan Research and Development. Bandung : Alfabeta.
Supriyanto. (2014). Pengaruh Debt to Equity Ratio Terhadap Pertumbuhan Laba.
Syamsuddin, L. (2011). Manajemen Keuangan Perusahaan. Konsep Aplikasi dalam Perencanaan, Pengawasan, dan Pengambilan Keputusan. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.
Wardiyah. (2017). Analisis Laporan Keuangan. Jakarta: Mitra Wacana Media.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.


