Pengaruh Motivasi, Kompetensi, dan Disiplin Kerja terhadap Kinerja Karyawan: Studi pada Sektor Jasa Keuangan di Indonesia
Abstract
Kinerja karyawan merupakan faktor kunci dalam menentukan keberhasilan organisasi, khususnya pada sektor jasa keuangan yang menuntut efisiensi operasional dan kualitas layanan yang tinggi. Meskipun berbagai penelitian telah mengkaji faktor-faktor yang memengaruhi kinerja, hasil empiris terkait pengaruh motivasi dan disiplin kerja masih menunjukkan inkonsistensi. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh motivasi, kompetensi, dan disiplin kerja terhadap kinerja karyawan dalam konteks organisasi jasa keuangan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei. Data dikumpulkan dari 150 responden yang merupakan karyawan pada beberapa unit operasional PT Pegadaian (Persero) menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan dengan menggunakan regresi linier berganda untuk menguji pengaruh simultan dan parsial antar variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan motivasi, kompetensi, dan disiplin kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Secara parsial, ketiga variabel juga menunjukkan pengaruh signifikan, dengan kompetensi sebagai variabel yang paling dominan. Nilai koefisien determinasi (R²) yang tinggi mengindikasikan bahwa model penelitian memiliki kemampuan yang kuat dalam menjelaskan variasi kinerja karyawan. Temuan ini mengonfirmasi bahwa kinerja karyawan merupakan hasil interaksi antara faktor psikologis, kemampuan, dan perilaku kerja. Selain itu, penelitian ini memberikan kontribusi dalam menjelaskan inkonsistensi hasil penelitian sebelumnya dengan menunjukkan bahwa pengaruh variabel-variabel tersebut bersifat kontekstual, khususnya dalam sektor jasa keuangan. Secara praktis, organisasi perlu memprioritaskan pengembangan kompetensi karyawan tanpa mengabaikan peran motivasi dan disiplin kerja sebagai faktor pendukung dalam meningkatkan kinerja.
References
Crosti, R. (2013). Competence and performance in organizational settings. International Journal of Business and Management, 8(12), 45–53.
Deci, E. L., & Ryan, R. M. (2000). The “what” and “why” of goal pursuits: Human needs and the self-determination of behavior. Psychological Inquiry, 11(4), 227–268. https://doi.org/10.1207/S15327965PLI1104_01
Gujarati, D. N., & Porter, D. C. (2009). Basic econometrics (5th ed.). McGraw-Hill.
Hair, J. F., Black, W. C., Babin, B. J., & Anderson, R. E. (2010). Multivariate data analysis (7th ed.). Pearson.
Hasibuan, M. S. P. (2016). Manajemen sumber daya manusia (Revisi ed.). Bumi Aksara.
Luhur, S. (2014). Pengaruh motivasi terhadap kinerja karyawan dalam konteks organisasi. Jurnal Manajemen Indonesia, 14(2), 120–130.
Nunnally, J. C., & Bernstein, I. H. (1994). Psychometric theory (3rd ed.). McGraw-Hill.
Riyanto, S., Sutrisno, A., & Ali, H. (2017). The impact of motivation and discipline on employee performance. International Journal of Economics and Business Administration, 5(3), 56–67.
Robbins, S. P., & Judge, T. A. (2017). Organizational behavior (17th ed.). Pearson.
Safitriani, S. (2016). Pengaruh disiplin kerja terhadap kinerja pegawai. Jurnal Ilmu Manajemen, 4(1), 45–52.
Sekaran, U., & Bougie, R. (2016). Research methods for business: A skill-building approach (7th ed.). Wiley.
Spencer, L. M., & Spencer, S. M. (1993). Competence at work: Models for superior performance. Wiley.
Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.


