Analisis Hubungan Fluktuasi Harga BBM (Solar) dengan Sustainable Livelihood Nelayan di Kecamatan Percut Sei Tuan Kabupaten Deli Serdang

  • Mardiah Radiatam
  • Yusrizal Yusrizal Universitas Islam Negeri Sumatera Utara, Sumatera Utara, Indonesia

Abstract

Fluktuasi harga bahan bakar minyak (BBM) solar merupakan salah satu kondisi ekonomi yang dihadapi nelayan karena BBM menjadi komponen penting dalam aktivitas penangkapan ikan. Perubahan harga BBM sering dikaitkan dengan kondisi ekonomi rumah tangga nelayan dan keberlanjutan penghidupan mereka. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara fluktuasi harga BBM (solar) dan sustainable livelihood nelayan di Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 30 nelayan aktif yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data primer diperoleh melalui kuesioner skala Likert yang mengukur persepsi nelayan mengenai fluktuasi harga BBM dan kondisi sustainable livelihood berdasarkan lima dimensi Sustainable Livelihood Framework (SLF), yaitu financial capital, human capital, physical capital, social capital, dan natural capital. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif dan korelasi Spearman Rank. Hasil penelitian menunjukkan bahwa financial capital memiliki skor rata-rata terendah (2,41), sedangkan social capital memiliki skor rata-rata tertinggi (3,76). Uji korelasi Spearman menunjukkan adanya hubungan negatif yang kuat dan signifikan antara fluktuasi harga BBM dan sustainable livelihood nelayan (rs = -0,83; p = 0,036). Temuan ini mengindikasikan bahwa nelayan yang merasakan tekanan ekonomi yang lebih tinggi terkait perubahan harga BBM cenderung memiliki kondisi sustainable livelihood yang lebih rendah. Penelitian ini memberikan gambaran mengenai keterkaitan antara fluktuasi harga BBM dan keberlanjutan penghidupan nelayan melalui pendekatan Sustainable Livelihood Framework.

Keywords: fluktuasi harga BBM, nelayan, sustainable livelihood, Sustainable Livelihood Framework, Kecamatan Percut Sei Tuan.

References

Abd. Rahim. (2011). Analisis pendapatan usaha penangkapan ikan dan faktor-faktor yang memengaruhinya. Makassar: Badan Penerbit Universitas Hasanuddin.
Aryanto, D. A., & Sudarti. (2017). Analisis tingkat kesejahteraan nelayan berdasarkan hasil tangkapan ikan. Jurnal Ilmu Ekonomi, 1(1), 16–29.
Chambers, R., & Conway, G. R. (1992). Sustainable rural livelihoods: Practical concepts for the 21st century (IDS Discussion Paper No. 296). Brighton, UK: Institute of Development Studies.
Chapra, M. U. (1992). Islam and the economic challenge. Leicester, UK: The Islamic Foundation.
Department for International Development. (1999). Sustainable livelihoods guidance sheets. London, UK: Department for International Development.
Ellis, F. (2000). Rural livelihoods and diversity in developing countries. Oxford, UK: Oxford University Press.
Gitosudarmo, I. (2014). Manajemen pemasaran (Edisi ke-2). Yogyakarta: BPFE.
Hadi, S. (2016). Model ekonomi berkelanjutan untuk nelayan. Jurnal Pembangunan Ekonomi, 17(2), 45–58.
Kasmir. (2013). Kewirausahaan. Jakarta: Rajawali Pers.
Khan, M. A. (2007). Islamic economics: Theory and practice. Leicester, UK: The Islamic Foundation.
Kotler, P., & Keller, K. L. (2009). Marketing management (13th ed.). Upper Saddle River, NJ: Pearson Education.
Lasut, S. J., Kumaat, R. J., & Rotinsulu, D. C. (2019). Analisis pengaruh harga bahan bakar minyak dan perubahan cuaca terhadap pendapatan nelayan di Kecamatan Tuminting Manado. Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi, 19(1), 1–10.
Lestari, A. P. (2014). Hukum laut internasional dan pengaturannya di Indonesia. Jurnal Rechts Vinding, 3(3), 427–442.
Putra, G. E. A. B. (2019). Analisis faktor-faktor yang memengaruhi produksi dan pendapatan nelayan di Desa Batununggul Kecamatan Nusa Penida. E-Jurnal Ekonomi Pembangunan Universitas Udayana, 8(5), 1093–1120.
Putra, R. (2021). Pengaruh harga BBM terhadap kesejahteraan nelayan. Jurnal Sosial Ekonomi Kelautan dan Perikanan, 16(2), 145–156.
Rahman, A. (2018). Biaya operasional dan pendapatan nelayan. Jurnal Ekonomi Kelautan, 10(1), 55–66.
Safri, M. F. (2017). Analisis pendapatan nelayan dalam menangkap ikan di perairan Pantai Utara Kecamatan Percut Sei Tuan. Jurnal Agrica, 10(2), 87–96.
Santika, D. (2020). Analisis dampak fluktuasi harga BBM terhadap usaha nelayan. Repository UIN Raden Intan Lampung.
Sari, N. (2017). Kebijakan subsidi BBM dan dampaknya pada nelayan. Jurnal Kebijakan Publik, 8(1), 33–44.
Sugiyono. (2017). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Sumarno, B. (2015). Teori pendapatan nelayan dan dinamika ekonomi pesisir. Bogor: IPB Press.
Tjiptono, F. (2014). Pemasaran jasa: Prinsip, penerapan, dan penelitian. Yogyakarta: Andi.
Wahyuni, L. (2019). Peran pemerintah dalam mendukung sustainable livelihood nelayan. Jurnal Pemerintahan dan Kebijakan Publik, 6(2), 89–101.
Wijaya, R. A., & Saptanto, S. (2014). Persepsi dan strategi adaptasi nelayan terhadap isu pencabutan subsidi BBM. Jurnal Kebijakan Sosial Ekonomi Kelautan dan Perikanan, 4(2), 151–162.
     Plum Analytic Metrics

Published
2026-06-14
How to Cite
Radiatam, M., & Yusrizal, Y. (2026). Analisis Hubungan Fluktuasi Harga BBM (Solar) dengan Sustainable Livelihood Nelayan di Kecamatan Percut Sei Tuan Kabupaten Deli Serdang. Jesya, 9(2), 2466-2481. https://doi.org/https://doi.org/10.36778/jesya.v9i2.2850

Most read articles by the same author(s)

Obs.: This plugin requires at least one statistics/report plugin to be enabled. If your statistics plugins provide more than one metric then please also select a main metric on the admin's site settings page and/or on the journal manager's settings pages.