Horison Kemajuan Desa Menyelami Peranan Pemimpin dan Pemerintahan Desa
(Studi Kasus Penyelenggaraan Pemerintahan Desa Sidoasri Kecamatan Sumbermanjing Wetan Kabupaten Malang)
Abstract
Kepemimpinan merupakan proses kegiatan seseorang dalam memimpin, membimbing, mempengaruh atau mengontrol pikiran, perasaan atau tingkah laku orang. Salah satu kepemimpinan yaitu kepemimpinan Kepala Desa. Kepala desa sebagai seorang pemimpin memiliki peran yaitu mempengaruhi, memotivasi, mengerahkan, dan komunikasi. Peran kepemimpinan tersebut berhubungan dengan Tujuan Bumdes yaitu meningkatkan pendapatan desa, kebutuhan pokok desa, dan menjadikan desa sebagai desa mandiri. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan sumbangsih pemikiran kritis terhadap gejala sosial terkait dengan ranah pemerintahan desa. Mengingat kebutuhan akan implementasi UU No 6 Tahun 2014 tentang Desa, ketika terjadi pergeseran orientasi dalam konteks pembangunan desa yang sebelumnya mengacu pada model community-driven development menjadi village-driven development.Penelitian ini dalam mendapatkan datanya menggunakan teknik Most Significant Change, yaitu dengan mengumpulkan cerita-cerita perubahan yang didapat dari berbagai anggota masyarakat yang ditunjuk secara purposive yang kemudian di klarifikasi dan dipilih dari cerita yang terkumpul melalui kelompok diskusi terfokus (FGD). Diharapkan hasil dari penelitian ini adalah berupa pendapat dari masyarakat tentang peranan pemimpin desa dan pemerintahan desa, yang dapat memberikan manfaat terhadap pembuatan kebijakan desa dan penata kelolaan pemerintahan Desa Sidoasri lebih baik.
References
Creswell, John W. 2010, Research Design: Pendekatan Kualitatif, Kuantitatif dan Mixed. Pustaka Pelajar, Yogyakarta.
Davies, Rick dan JessDart, The “Most Significant Change” (MSC) Technique, A Guide do ItsUse, version 1.00, April 2005 (Availableat : www.mande.co.uk/docs/MSCGuide.htm, diakses 20 Januari 2015)
Eko, Sutoro, 2014, Kedudukan, Kewenangan dan Tata Kelola Desa, Forum Pengembangan Pembaharuan Desa (FPPD), Yogyakarta.
Hidayati, Nur, 2014, Modul Panduan Praktis Teknik Most Significant Change (MSC) Untuk Monitoring dan Evaluasi, Resultin Health (RIH), Netherlands.
Matose, F. 2008. Institutional Configurations around Forest Reserves in Zimbabwe: The Challenge of Nested Institutions for Resource Management. Local Environment Vol. 13 no 5, 2008.
Murtiono, Yusuf, Masrukhan, Widuri, Dyah, 2014, Pertangungjawaban Penyelenggaraan Pemerintah Desa, Forum Pengembangan Pembaharuan Desa (FPPD), Yogyakarta.
Rosyadi, Slamet dan Khairu Roojiqien Sobandi, 2014. Relasi Kuasa Antara Perhutani Dan Masyarakat Dalam Pengelolaan Sumberdaya Hutan Di Banyumas: Kepentingan Bisnis VS Community Empowerment, Jurnal KOMUNITAS: International Journal Of Indonesian Society And Culture Volume 6, No 1 (2014).
Suandi, 2014. Hubungan Modal Sosial Dengan Kesejahteraan Ekonomi Keluarga Di Daerah Pedesaan Jambi, Jurnal KOMUNITAS: International Journal Of Indonesian Society And Culture Volume 6, No 1 (2014).
SuHt, Edi, 2010, Membangun Masyarakat Memberdayakan Masyarakat: Kajian Strategis Pembangunan Kesejahteraan Sosial dan Pekerjaan Sosial, Refika Aditama, Bandung.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.


